18.971 Peserta Ikuti UTBK-SNBT 2026 di Unhas, Dibagi Jadi 16 Sesi
Selasa, 21 Apr 2026 14:49
Suasana sesi konferensi pers UTBK-SNBT di Ruang Senat Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, Selasa (21/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memulai pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam rangka Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2026, Selasa (21/4/2026).
Hari pertama pelaksanaan ditandai dengan monitoring dan evaluasi (monev) oleh jajaran pimpinan universitas bersama tim monev nasional untuk memastikan kelancaran teknis serta keamanan ujian.
Kepala Pusat UTBK Unhas, Prof Muhammad Ruslin, menjelaskan pelaksanaan UTBK di Unhas berlangsung selama 16 sesi pada 21–28 April 2026.
"Untuk kegiatan UTBK tahun 2026 ini, itu kita lakukan secara nasional dijadwalkan mulai hari ini sampai dengan tanggal 30 April 2026. Sedangkan untuk di Unhas, kita melakukannya mulai hari ini sesi pertama karena tiap hari ada dua sesi. Untuk sesi pertama pagi dan siangnya jam pukul 13.30 untuk sesi yang kedua," jelasnya.
UTBK di Unhas dilaksanakan di 15 lokasi yang tersebar di dua kampus utama, yakni 12 lokasi di Kampus Tamalanrea dan 3 lokasi di Kampus Gowa.
Sebanyak 43 ruang ujian disiapkan untuk melayani 18.971 peserta. Tahun ini juga terjadi peningkatan minat calon mahasiswa. Tercatat 33.600 pendaftar memilih program studi di Unhas, naik dari 31.856 pendaftar pada tahun sebelumnya.
Secara nasional, panitia tetap memberikan kesempatan bagi peserta difabel untuk mengikuti ujian. Di Unhas, tercatat enam peserta difabel yang terdiri atas tiga tuna rungu, satu tuna wicara, dan dua tuna daksa.
"Namun di Unhas tidak terdapat peserta tuna netra yang mengikuti UTBK dan penempatan difabel tuna netra diatur dan ditentukan oleh pusat dari seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru. Untuk di Unhas, kita di peserta disabilitasnya ada 3 tuna rungu, 1 tuna wicara, dan 2 tuna daksa, dan semuanya nanti akan mengikuti ujian tes berbasis komputer yang dijadwalkan pada hari Rabu tanggal 22 April sesi pagi yang berlokasi di Fakultas Hukum," sebut Prof Ruslin.
Ia menegaskan seluruh peserta, termasuk difabel, dilarang membawa pendamping ke dalam ruang ujian.
Terkait kesiapan pelaksanaan, Unhas telah melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari survei web, koordinasi panitia, hingga pengecekan infrastruktur seperti listrik, air, CCTV, dan genset.
"Untuk persiapan UTBK-SNBT di tahun 2026 ini, atas perintah Bapak Rektor kita sudah melakukan beberapa persiapan, tahapan-tahapan persiapan mulai dari web survey, koordinasi awal panitia, pengecekan listrik, air, CCTV, genset, semua infrastruktur ini harus siap dan mudah-mudahan dalam penyelenggaraan dari tanggal 21 hari ini sampai tanggal 28 nanti tidak ada masalah teknis yang akan terjadi," tambahnya.
Panitia juga memperkuat langkah antisipasi kecurangan dengan berkoordinasi dengan admin server serta menambah perangkat jammer di seluruh ruang ujian. Rektor Unhas turut meninjau langsung kesiapan perangkat tersebut di lapangan.
Selain itu, panitia menyiapkan kebutuhan alat tulis peserta, buku saku panduan, serta memastikan dukungan infrastruktur dari mitra seperti listrik, air, dan telekomunikasi.
"Kemudian kita memperkuat dengan pengadaan ATK peserta dan ujian, penyusunan buku saku untuk menjadi pedoman baik untuk peserta, penanggung jawab lokasi, maupun wakil penanggung jawab lokasi serta para pengawas. Tentu kita selalu koordinasi dengan mitra untuk dukungan infrastruktur seperti air, listrik, dan telekomunikasi untuk kita terus di-backup," terangnya.
Sementara itu, Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan SNBT merupakan agenda nasional yang krusial dalam proses seleksi mahasiswa baru.
"Kita tidak bisa mengatakan bahwa ini hanya sekadar kegiatan biasa. Ini adalah seleksi nasional. Di sinilah kemudian pemimpin bangsa disaring, diuji untuk bagaimana lolos ke perguruan tinggi favorit masing-masing untuk anak-anak kita yang berjuang," tegasnya.
Ia menambahkan, Unhas berkomitmen menjaga kenyamanan peserta melalui fasilitas ruang berpendingin udara serta pengamanan yang ketat.
"Kami di Unhas berusaha semaksimal mungkin, sehingga seluruh pimpinan sudah harus menggunakan berbagai ilmu dan kita berharap juga akan melibatkan seluruh aparat keamanan yang sesuai kebutuhan untuk sekali lagi menjaga anak-anak kita dari perasaan ataukah pikiran yang terganggu akibat adanya pihak-pihak yang berusaha untuk curang di dalam ujian," imbuhnya.
Meski demikian, ia mengakui potensi celah keamanan tetap ada seiring upaya sindikat kecurangan yang terus berkembang.
"Kami pun di Unhas, walaupun telah berusaha semaksimal mungkin, kami sadari ada saja waktu, ada saja momen, ada saja cara, metode di mana sindikat-sindikat yang masih berkeliaran itu berusaha untuk membobol pertahanan," tutupnya.
Hari pertama pelaksanaan ditandai dengan monitoring dan evaluasi (monev) oleh jajaran pimpinan universitas bersama tim monev nasional untuk memastikan kelancaran teknis serta keamanan ujian.
Kepala Pusat UTBK Unhas, Prof Muhammad Ruslin, menjelaskan pelaksanaan UTBK di Unhas berlangsung selama 16 sesi pada 21–28 April 2026.
"Untuk kegiatan UTBK tahun 2026 ini, itu kita lakukan secara nasional dijadwalkan mulai hari ini sampai dengan tanggal 30 April 2026. Sedangkan untuk di Unhas, kita melakukannya mulai hari ini sesi pertama karena tiap hari ada dua sesi. Untuk sesi pertama pagi dan siangnya jam pukul 13.30 untuk sesi yang kedua," jelasnya.
UTBK di Unhas dilaksanakan di 15 lokasi yang tersebar di dua kampus utama, yakni 12 lokasi di Kampus Tamalanrea dan 3 lokasi di Kampus Gowa.
Sebanyak 43 ruang ujian disiapkan untuk melayani 18.971 peserta. Tahun ini juga terjadi peningkatan minat calon mahasiswa. Tercatat 33.600 pendaftar memilih program studi di Unhas, naik dari 31.856 pendaftar pada tahun sebelumnya.
Secara nasional, panitia tetap memberikan kesempatan bagi peserta difabel untuk mengikuti ujian. Di Unhas, tercatat enam peserta difabel yang terdiri atas tiga tuna rungu, satu tuna wicara, dan dua tuna daksa.
"Namun di Unhas tidak terdapat peserta tuna netra yang mengikuti UTBK dan penempatan difabel tuna netra diatur dan ditentukan oleh pusat dari seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru. Untuk di Unhas, kita di peserta disabilitasnya ada 3 tuna rungu, 1 tuna wicara, dan 2 tuna daksa, dan semuanya nanti akan mengikuti ujian tes berbasis komputer yang dijadwalkan pada hari Rabu tanggal 22 April sesi pagi yang berlokasi di Fakultas Hukum," sebut Prof Ruslin.
Ia menegaskan seluruh peserta, termasuk difabel, dilarang membawa pendamping ke dalam ruang ujian.
Terkait kesiapan pelaksanaan, Unhas telah melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari survei web, koordinasi panitia, hingga pengecekan infrastruktur seperti listrik, air, CCTV, dan genset.
"Untuk persiapan UTBK-SNBT di tahun 2026 ini, atas perintah Bapak Rektor kita sudah melakukan beberapa persiapan, tahapan-tahapan persiapan mulai dari web survey, koordinasi awal panitia, pengecekan listrik, air, CCTV, genset, semua infrastruktur ini harus siap dan mudah-mudahan dalam penyelenggaraan dari tanggal 21 hari ini sampai tanggal 28 nanti tidak ada masalah teknis yang akan terjadi," tambahnya.
Panitia juga memperkuat langkah antisipasi kecurangan dengan berkoordinasi dengan admin server serta menambah perangkat jammer di seluruh ruang ujian. Rektor Unhas turut meninjau langsung kesiapan perangkat tersebut di lapangan.
Selain itu, panitia menyiapkan kebutuhan alat tulis peserta, buku saku panduan, serta memastikan dukungan infrastruktur dari mitra seperti listrik, air, dan telekomunikasi.
"Kemudian kita memperkuat dengan pengadaan ATK peserta dan ujian, penyusunan buku saku untuk menjadi pedoman baik untuk peserta, penanggung jawab lokasi, maupun wakil penanggung jawab lokasi serta para pengawas. Tentu kita selalu koordinasi dengan mitra untuk dukungan infrastruktur seperti air, listrik, dan telekomunikasi untuk kita terus di-backup," terangnya.
Sementara itu, Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan SNBT merupakan agenda nasional yang krusial dalam proses seleksi mahasiswa baru.
"Kita tidak bisa mengatakan bahwa ini hanya sekadar kegiatan biasa. Ini adalah seleksi nasional. Di sinilah kemudian pemimpin bangsa disaring, diuji untuk bagaimana lolos ke perguruan tinggi favorit masing-masing untuk anak-anak kita yang berjuang," tegasnya.
Ia menambahkan, Unhas berkomitmen menjaga kenyamanan peserta melalui fasilitas ruang berpendingin udara serta pengamanan yang ketat.
"Kami di Unhas berusaha semaksimal mungkin, sehingga seluruh pimpinan sudah harus menggunakan berbagai ilmu dan kita berharap juga akan melibatkan seluruh aparat keamanan yang sesuai kebutuhan untuk sekali lagi menjaga anak-anak kita dari perasaan ataukah pikiran yang terganggu akibat adanya pihak-pihak yang berusaha untuk curang di dalam ujian," imbuhnya.
Meski demikian, ia mengakui potensi celah keamanan tetap ada seiring upaya sindikat kecurangan yang terus berkembang.
"Kami pun di Unhas, walaupun telah berusaha semaksimal mungkin, kami sadari ada saja waktu, ada saja momen, ada saja cara, metode di mana sindikat-sindikat yang masih berkeliaran itu berusaha untuk membobol pertahanan," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Unhas Bikin Sejarah, Kampus Pertama dengan Dapur MBG di Lingkup PTN-BH
Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di samping Masjid Ikhtiar, Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 16:49
News
Unhas Jadi Tuan Rumah U25 Leaders Forum PTN-BH
Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi tuan rumah Pembukaan Pertemuan U25 Leaders Forum Rektor Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) se-Indonesia, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 12:42
News
Rektor Unhas Tegaskan Tak Tolerir Pelaku Kekerasan di Lingkungan Kampus
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan pada periode kepemimpinannya.
Selasa, 28 Apr 2026 09:51
News
Prof Jamaluddin Jompa Simpan Rapat Nama Para Wakil Rektor Unhas
Pascadilantik untuk periode kedua sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa tak mau buru-buru membahas sosok Wakil Rektor (WR) yang akan mendampinginya empat tahun ke depan.
Senin, 27 Apr 2026 22:01
News
Bukan Sekadar Kuliah, Unhas Kini Siapkan Drone Pertanian dan Prodi AI
Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memulai babak baru di bawah kepemimpinan Prof Jamaluddin Jompa, Senin (27/4/2026).
Senin, 27 Apr 2026 18:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
4
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
4
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi