Milad ke-34 FK UMI Diramaikan Studium Generale hingga Layanan Kesehatan Gratis
Jum'at, 05 Jun 2026 09:12
Foto bersama para pimpinan FK UMI, di Ruang Dekan FK UMI, Kamis (4/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan menggelar rangkaian peringatan Milad ke-34 pada 6-8 Juni 2026. Mengusung tema "Berdampak", perayaan tahun ini menjadi momentum bagi FK UMI untuk memperkuat pengembangan institusi, termasuk menargetkan akreditasi internasional dan ekspansi program studi.
Dekan FK UMI, Dr dr Nasrudin Andi Mappaware, mengatakan pada usia ke-34 tahun, fakultas tersebut berkomitmen memperluas kontribusi di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
"Setelah pada usia 30 tahun kemarin kami berhasil meraih Akreditasi Unggul dan Akreditasi A. Maka pada momentum Milad ke-34 ini, target utama kami adalah meraih Akreditasi Internasional. Pak Rektor (Prof Hambali Thalib) bahkan telah mempercayakan FK UMI sebagai pilot project (proyek percontohan) akreditasi internasional pertama dari 13 fakultas dan 68 program studi yang ada di UMI," ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Menurut Nasrudin, FK UMI saat ini juga fokus mengembangkan program pendidikan spesialis. Salah satu target yang tengah dipersiapkan adalah pembukaan Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn).
"Kita menjadi fakultas swasta pertama yang mengelola program Spesialis Obgyn ini. Selain itu, tahun ini kami juga menargetkan untuk membuka program S2 Biomedik, serta menambah lagi program studi spesialis lainnya. Mudah-mudahan Allah meridai rencana kita untuk membuka spesialis Radiologi, Anestesiologi, Bedah, dan Mata. Nantinya FK UMI juga akan membuka Program S3 Kedokteran," katanya.
Nasrudin yang juga menjabat Ketua Pengurus Besar Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI) mengatakan momentum milad tahun ini bertepatan dengan masa penerimaan mahasiswa baru.
"Tentu kita sangat berharap melalui momentum milad dan penerimaan mahasiswa baru ini, masyarakat bisa betul-betul melihat secara transparan dan objektif bahwa FK UMI bukan fakultas kedokteran yang hanya standar saja. Insyaallah, FK UMI sudah menjadi institusi yang unggul," ungkapnya.
Rangkaian Kegiatan
Peringatan Milad ke-34 FK UMI akan berlangsung selama tiga hari dengan sejumlah agenda akademik, sosial, dan keagamaan.
Pada Sabtu, 6 Juni 2026, FK UMI akan menggelar Studium Generale dan Kelas Inspirasi di Auditorium Al-Jibra.
"Pada Sabtu, 6 Juni akan ada kegiatan Studium Generale dan Kelas Inspirasi. Kita berangkat dari tema bagaimana FK UMI ini bisa 'Berdampak'. Kata 'Berdampak' ini merupakan sebuah tagline ilmiah yang merupakan akronim dari Berkarya, Empati, Responsif, Dedikatif, Aktif, dan Kolaboratif untuk Kesehatan dan Kemanusiaan," lanjut Nasrudin.
Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti 1.500 hingga 2.000 peserta yang terdiri atas mahasiswa sarjana, profesi, spesialis, dosen, dan tenaga kependidikan.
"Target peserta kita sekitar 1.200 mahasiswa Sarjana Kedokteran, hampir 500 mahasiswa profesi, ditambah mahasiswa spesialis, dosen, dan tenaga kependidikan. Mudah-mudahan target kita bisa mencapai 1.500 hingga 2.000 peserta di Al-Jibra nanti," ujarnya.
Pada Minggu, 7 Juni 2026, FK UMI akan menggelar kegiatan sosial dan edukatif di kawasan Monumen Mandala saat Car Free Day.
"Kita akan mengadakan kegiatan syiar di Monumen Mandala saat Car Free Day di Jalan Jenderal Sudirman. Insyaallah, kami prediksikan minimal dihadiri oleh 1.000 sampai 1.500 orang. Di sana akan ada dua agenda utama yang juga bersifat 'Berdampak', yaitu jalan santai dan senam pagi. Aksi sosial berupa donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau RJP (Resusitasi Jantung Paru) untuk masyarakat awam," imbuhnya.
Sementara itu, puncak perayaan akan berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 yang merupakan hari lahir FK UMI.
"Mengapa menjadi puncak? Karena tanggal 8 Juni adalah hari lahir FK UMI, 8 Juni 1992 hingga 8 Juni 2026. Jadi momennya pas dan tidak bergeser. Supaya acaranya lebih berkah, kami memilih melaksanakannya pada sore hari. Insyaallah, kami akan mengadakan acara puncak tersebut yang diisi dengan zikir, doa bersama, penandatanganan sekitar 7 MoU. Kemudian ditutup dengan acara Buka Puasa Bersama. Sebab, budaya di FK UMI ini, kami terbiasa melaksanakan puasa sunah Senin-Kamis. Jadi, Insyaallah untuk keberkahannya, acara puncak kita adakan bertepatan dengan waktu berbuka puasa pada hari Senin," urainya.
Nasrudin menegaskan seluruh agenda tersebut bertujuan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap FK UMI sebagai institusi pendidikan kedokteran.
"Tentu semua ini merupakan hasil kolaborasi kita bersama yayasan, universitas, sivitas akademika UMI, serta rumah sakit jejaring. Kami akan terus bermitra erat dengan rumah sakit pendidikan karena mereka adalah mitra utama kami, baik rumah sakit milik sendiri maupun rumah sakit utama FK UMI," terangnya.
Menurut dia, berbagai langkah strategis tersebut menjadi bagian dari upaya FK UMI mewujudkan visi menuju World Class University.
"Kita tidak hanya ingin berdampak di dalam negeri, tetapi juga berbagi dan berdampak di luar negeri. Begitu pula sebaliknya, pihak luar dapat membangun kerja sama dengan kita untuk maju bersama menuju World Class University," harapnya.
Ketua Panitia Milad ke-34 FK UMI, dr Muh. Fauzul Azhim, mengatakan persiapan kegiatan saat ini telah mencapai 80 persen.
Pada agenda Studium Generale, panitia akan menghadirkan para alumni senior untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada mahasiswa.
"Ada sekitar 1.200 mahasiswa FK UMI yang nantinya akan kita hadirkan. Kami mengundang seluruh alumni untuk memotivasi serta menceritakan sejarah terbentuknya Fakultas Kedokteran UMI hingga hari ini, dengan jumlah alumni yang saat ini sudah mencapai 3.437 orang," bebernya.
Fauzul menambahkan, kegiatan pada 7 Juni juga akan diisi simulasi pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat umum.
"Hal ini penting karena tren masyarakat hari ini banyak yang menyukai olahraga ekstrem, seperti lari dan sebagainya. Jadi, nanti simulasi tersebut akan kita buat dengan dipandu oleh pelatih (trainer) yang sudah berpengalaman. Mungkin itu saja tambahan sedikit dari saya," pungkasnya.
Hingga saat ini, FK UMI telah melahirkan 3.437 alumni yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring kelulusan mahasiswa pada tahun ini.
FK UMI juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai Islami dalam pendidikan kedokteran. Upaya tersebut dilakukan untuk melahirkan dokter yang Muhsin, yakni dokter yang memadukan kompetensi medis, profesionalisme, dan keluhuran adab dalam melayani masyarakat.
Melalui sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan, FK UMI berupaya mencetak dokter yang kompeten, profesional, dan berkarakter, sekaligus menjadikan para alumninya sebagai bagian dari syiar dan dakwah di tengah masyarakat.
Dekan FK UMI, Dr dr Nasrudin Andi Mappaware, mengatakan pada usia ke-34 tahun, fakultas tersebut berkomitmen memperluas kontribusi di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
"Setelah pada usia 30 tahun kemarin kami berhasil meraih Akreditasi Unggul dan Akreditasi A. Maka pada momentum Milad ke-34 ini, target utama kami adalah meraih Akreditasi Internasional. Pak Rektor (Prof Hambali Thalib) bahkan telah mempercayakan FK UMI sebagai pilot project (proyek percontohan) akreditasi internasional pertama dari 13 fakultas dan 68 program studi yang ada di UMI," ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Menurut Nasrudin, FK UMI saat ini juga fokus mengembangkan program pendidikan spesialis. Salah satu target yang tengah dipersiapkan adalah pembukaan Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn).
"Kita menjadi fakultas swasta pertama yang mengelola program Spesialis Obgyn ini. Selain itu, tahun ini kami juga menargetkan untuk membuka program S2 Biomedik, serta menambah lagi program studi spesialis lainnya. Mudah-mudahan Allah meridai rencana kita untuk membuka spesialis Radiologi, Anestesiologi, Bedah, dan Mata. Nantinya FK UMI juga akan membuka Program S3 Kedokteran," katanya.
Nasrudin yang juga menjabat Ketua Pengurus Besar Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI) mengatakan momentum milad tahun ini bertepatan dengan masa penerimaan mahasiswa baru.
"Tentu kita sangat berharap melalui momentum milad dan penerimaan mahasiswa baru ini, masyarakat bisa betul-betul melihat secara transparan dan objektif bahwa FK UMI bukan fakultas kedokteran yang hanya standar saja. Insyaallah, FK UMI sudah menjadi institusi yang unggul," ungkapnya.
Rangkaian Kegiatan
Peringatan Milad ke-34 FK UMI akan berlangsung selama tiga hari dengan sejumlah agenda akademik, sosial, dan keagamaan.
Pada Sabtu, 6 Juni 2026, FK UMI akan menggelar Studium Generale dan Kelas Inspirasi di Auditorium Al-Jibra.
"Pada Sabtu, 6 Juni akan ada kegiatan Studium Generale dan Kelas Inspirasi. Kita berangkat dari tema bagaimana FK UMI ini bisa 'Berdampak'. Kata 'Berdampak' ini merupakan sebuah tagline ilmiah yang merupakan akronim dari Berkarya, Empati, Responsif, Dedikatif, Aktif, dan Kolaboratif untuk Kesehatan dan Kemanusiaan," lanjut Nasrudin.
Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti 1.500 hingga 2.000 peserta yang terdiri atas mahasiswa sarjana, profesi, spesialis, dosen, dan tenaga kependidikan.
"Target peserta kita sekitar 1.200 mahasiswa Sarjana Kedokteran, hampir 500 mahasiswa profesi, ditambah mahasiswa spesialis, dosen, dan tenaga kependidikan. Mudah-mudahan target kita bisa mencapai 1.500 hingga 2.000 peserta di Al-Jibra nanti," ujarnya.
Pada Minggu, 7 Juni 2026, FK UMI akan menggelar kegiatan sosial dan edukatif di kawasan Monumen Mandala saat Car Free Day.
"Kita akan mengadakan kegiatan syiar di Monumen Mandala saat Car Free Day di Jalan Jenderal Sudirman. Insyaallah, kami prediksikan minimal dihadiri oleh 1.000 sampai 1.500 orang. Di sana akan ada dua agenda utama yang juga bersifat 'Berdampak', yaitu jalan santai dan senam pagi. Aksi sosial berupa donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau RJP (Resusitasi Jantung Paru) untuk masyarakat awam," imbuhnya.
Sementara itu, puncak perayaan akan berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 yang merupakan hari lahir FK UMI.
"Mengapa menjadi puncak? Karena tanggal 8 Juni adalah hari lahir FK UMI, 8 Juni 1992 hingga 8 Juni 2026. Jadi momennya pas dan tidak bergeser. Supaya acaranya lebih berkah, kami memilih melaksanakannya pada sore hari. Insyaallah, kami akan mengadakan acara puncak tersebut yang diisi dengan zikir, doa bersama, penandatanganan sekitar 7 MoU. Kemudian ditutup dengan acara Buka Puasa Bersama. Sebab, budaya di FK UMI ini, kami terbiasa melaksanakan puasa sunah Senin-Kamis. Jadi, Insyaallah untuk keberkahannya, acara puncak kita adakan bertepatan dengan waktu berbuka puasa pada hari Senin," urainya.
Nasrudin menegaskan seluruh agenda tersebut bertujuan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap FK UMI sebagai institusi pendidikan kedokteran.
"Tentu semua ini merupakan hasil kolaborasi kita bersama yayasan, universitas, sivitas akademika UMI, serta rumah sakit jejaring. Kami akan terus bermitra erat dengan rumah sakit pendidikan karena mereka adalah mitra utama kami, baik rumah sakit milik sendiri maupun rumah sakit utama FK UMI," terangnya.
Menurut dia, berbagai langkah strategis tersebut menjadi bagian dari upaya FK UMI mewujudkan visi menuju World Class University.
"Kita tidak hanya ingin berdampak di dalam negeri, tetapi juga berbagi dan berdampak di luar negeri. Begitu pula sebaliknya, pihak luar dapat membangun kerja sama dengan kita untuk maju bersama menuju World Class University," harapnya.
Ketua Panitia Milad ke-34 FK UMI, dr Muh. Fauzul Azhim, mengatakan persiapan kegiatan saat ini telah mencapai 80 persen.
Pada agenda Studium Generale, panitia akan menghadirkan para alumni senior untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada mahasiswa.
"Ada sekitar 1.200 mahasiswa FK UMI yang nantinya akan kita hadirkan. Kami mengundang seluruh alumni untuk memotivasi serta menceritakan sejarah terbentuknya Fakultas Kedokteran UMI hingga hari ini, dengan jumlah alumni yang saat ini sudah mencapai 3.437 orang," bebernya.
Fauzul menambahkan, kegiatan pada 7 Juni juga akan diisi simulasi pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat umum.
"Hal ini penting karena tren masyarakat hari ini banyak yang menyukai olahraga ekstrem, seperti lari dan sebagainya. Jadi, nanti simulasi tersebut akan kita buat dengan dipandu oleh pelatih (trainer) yang sudah berpengalaman. Mungkin itu saja tambahan sedikit dari saya," pungkasnya.
Hingga saat ini, FK UMI telah melahirkan 3.437 alumni yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring kelulusan mahasiswa pada tahun ini.
FK UMI juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai Islami dalam pendidikan kedokteran. Upaya tersebut dilakukan untuk melahirkan dokter yang Muhsin, yakni dokter yang memadukan kompetensi medis, profesionalisme, dan keluhuran adab dalam melayani masyarakat.
Melalui sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan, FK UMI berupaya mencetak dokter yang kompeten, profesional, dan berkarakter, sekaligus menjadikan para alumninya sebagai bagian dari syiar dan dakwah di tengah masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
Program Pascasarjana UMI memulai rangkaian awal Internasional Conference on Sustainable Development and Its Impact in Asian and Global Context, Kamis (4/6/2026).
Kamis, 04 Jun 2026 12:33
Sulsel
FSIKP UMI dan Balai Bahasa Sulsel Perkuat Kerja Sama Pengembangan Literasi
Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) UMI bersama Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan menjajaki penguatan kerja sama di bidang kebahasaan, sastra, dan literasi.
Selasa, 02 Jun 2026 19:44
News
Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
Dr Muhsin Palinrungi resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) periode 2026–2031.
Minggu, 31 Mei 2026 18:51
Makassar City
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
FSIKP UMI menggelar Silaturahmi Nasional dan Musyawarah Komisariat (Muskom) Ikatan Alumni (IKA) di Aula Al Jibra, Kampus II UMI Makassar, Jalan Urip Sumoharjo KM 5, Sabtu (30/5/2026).
Sabtu, 30 Mei 2026 12:46
Sulsel
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar membuka layanan Easy Passport dalam rangkaian Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Jum'at, 29 Mei 2026 08:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Sambut Piala Dunia 2026, PHI Hadirkan Program Semarak Bola Gembira di Makassar
4
Asmo Sulsel Dukung Workshop UMKM, Hadirkan Edukasi Bisnis Kuliner di Makassar
5
Pemkab Gowa dan Kejari Gowa Perkuat Kerja Sama Pendampingan Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Sambut Piala Dunia 2026, PHI Hadirkan Program Semarak Bola Gembira di Makassar
4
Asmo Sulsel Dukung Workshop UMKM, Hadirkan Edukasi Bisnis Kuliner di Makassar
5
Pemkab Gowa dan Kejari Gowa Perkuat Kerja Sama Pendampingan Hukum