Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
Sabtu, 25 Jul 2026 22:14
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat diwawancarai di Hotel Gammara, Sabtu (25/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya percepatan eksekusi anggaran pada awal tahun untuk menghindari keterlambatan program yang kerap berulang.
Hal itu ia sampaikan setelah agenda Forum Group Discussion (FDD) pelaksanaan program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kepala perangkat daerah Kota Makassar, di Hotel Gammara, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, perencanaan dan pola belanja daerah harus dirombak total agar penyerapan anggaran dapat berjalan maksimal sejak awal bulan tahun anggaran berjalan.
"Kita mau cepat (penyerapan anggaran), maka kita butuh anggaran. Nah, ini ada anggarannya dan harus dipercepat. Inilah agar saya tidak mau lagi ada keterlambatan yang terjadi seperti ini di tahun depan," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menambahkan, kesiapan bahan dan dokumen yang besar harus segera ditindaklanjuti.
"Makanya di awal pokok tahun depan ini harus cepat dieksekusi di awal-awal bulan. Kan bahannya itu banyak sekali, dan itu persentasenya bisa mencapai 34% sampai di sana," tambah Munafri.
Appi menilai bahwa sertifikasi dari LKPP sangat krusial agar para pejabat memahami sistem secara utuh.
"Itu sebenarnya mandatori, harus, supaya apa? Mengerti sistemnya. Jadi kan, tidak semua keterlambatan ini karena proses-proses teknis. Ada juga hal-hal non-teknis," jelasnya kepada wartawan.
Sebagai langkah tindak lanjut untuk mengatasi kendala penyerapan anggaran, Munafri memastikan bahwa seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Padahal, sebenarnya ketakutan itu tidak pernah ada kalau kita menguasai apa yang menjadi knowledge dari sistem pengadaan barang khususnya saya," lanjut Munafri.
Wali Kota juga menyampaikan perlunya perubahan strategi agar program dapat segera dipercepat sejak awal perencanaan.
"Dengan cara yang sama, tentu meski hasilnya berbeda, ini kita harus dipercepat di depan. Perencanaannya ini harus dirubah. Sistem perencanaannya ini untuk mengeksekusi, kita akan membagi beberapa apa namanya, pola belanja yang harus kita lihat yang bisa tereksekusi di awal tahun," sebutnya.
Selain itu, Munafri akan menerapkan terkait pemberian sanksi dan penghargaan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyerapan belanja daerah ke depan.
"Itu akan saya jalankan (pemberian dam penghargaan sanksi) pasti! Pasti. Ya, sudah adil dong! Kalau saya sudah bekerja keras dengan serapan yang sangat maksimal, lalu si B santai-santai, tidak mau melakukan terus. Sama-sama kita punya TPP, itu beda," tutupnya.
Hal itu ia sampaikan setelah agenda Forum Group Discussion (FDD) pelaksanaan program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kepala perangkat daerah Kota Makassar, di Hotel Gammara, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, perencanaan dan pola belanja daerah harus dirombak total agar penyerapan anggaran dapat berjalan maksimal sejak awal bulan tahun anggaran berjalan.
"Kita mau cepat (penyerapan anggaran), maka kita butuh anggaran. Nah, ini ada anggarannya dan harus dipercepat. Inilah agar saya tidak mau lagi ada keterlambatan yang terjadi seperti ini di tahun depan," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menambahkan, kesiapan bahan dan dokumen yang besar harus segera ditindaklanjuti.
"Makanya di awal pokok tahun depan ini harus cepat dieksekusi di awal-awal bulan. Kan bahannya itu banyak sekali, dan itu persentasenya bisa mencapai 34% sampai di sana," tambah Munafri.
Appi menilai bahwa sertifikasi dari LKPP sangat krusial agar para pejabat memahami sistem secara utuh.
"Itu sebenarnya mandatori, harus, supaya apa? Mengerti sistemnya. Jadi kan, tidak semua keterlambatan ini karena proses-proses teknis. Ada juga hal-hal non-teknis," jelasnya kepada wartawan.
Sebagai langkah tindak lanjut untuk mengatasi kendala penyerapan anggaran, Munafri memastikan bahwa seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Padahal, sebenarnya ketakutan itu tidak pernah ada kalau kita menguasai apa yang menjadi knowledge dari sistem pengadaan barang khususnya saya," lanjut Munafri.
Wali Kota juga menyampaikan perlunya perubahan strategi agar program dapat segera dipercepat sejak awal perencanaan.
"Dengan cara yang sama, tentu meski hasilnya berbeda, ini kita harus dipercepat di depan. Perencanaannya ini harus dirubah. Sistem perencanaannya ini untuk mengeksekusi, kita akan membagi beberapa apa namanya, pola belanja yang harus kita lihat yang bisa tereksekusi di awal tahun," sebutnya.
Selain itu, Munafri akan menerapkan terkait pemberian sanksi dan penghargaan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyerapan belanja daerah ke depan.
"Itu akan saya jalankan (pemberian dam penghargaan sanksi) pasti! Pasti. Ya, sudah adil dong! Kalau saya sudah bekerja keras dengan serapan yang sangat maksimal, lalu si B santai-santai, tidak mau melakukan terus. Sama-sama kita punya TPP, itu beda," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Kemendagri Usul Reward dan Punishment untuk Dongkrak Kinerja OPD Makassar
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat realisasi belanja daerah dan meningkatkan akurasi perencanaan anggaran.
Sabtu, 25 Jul 2026 23:12
News
Dukung Program Munafri-Aliyah, Perumda Air Minum Makassar Gencarkan Transaksi QRIS
Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar sosialisasi penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai di Kantor Wilayah Pelayanan IV, Jalan Ratulangi, Jumat (24/7/2026).
Jum'at, 24 Jul 2026 13:19
Sulsel
Perumda Pasar Makassar dan IBK Nitro Buka Beasiswa untuk Anak Pedagang
Perumda Pasar Makassar Raya bersama Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar membuka Program Beasiswa Jalur Kerja Sama bagi anak-anak pedagang pasar.
Rabu, 22 Jul 2026 23:05
Makassar City
DPRD Makassar Desak Pemkot Segera Sediakan Lahan Pemakaman Baru
Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, meminta pemerintah kota segera menyediakan lahan TP baru. Menurutnya, keterbatasan lahan pemakaman telah menjadi kebutuhan mendesak.
Rabu, 22 Jul 2026 20:23
News
PDAM Makassar Bantah Lonjakan Tagihan Dipicu Kenaikan Tarif, Data Stand Meter Jadi Acuan
Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar menegaskan lonjakan tagihan yang dikeluhkan salah seorang pelanggan di Jalan Daeng Siraju, Kelurahan Bara-Baraya Utara, Kecamatan Makassar, bukan disebabkan adanya kenaikan tarif air
Selasa, 21 Jul 2026 06:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Temukan Sejumlah Persoalan di Green River View, PSU hingga Air Bersih
2
DPRD Makassar Telusuri Legalitas Rumah Contoh di Jalan Metro Tanjung Bunga
3
FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar di Wilayah Cabang Makassar II
4
DJSN, BPJS, dan UIN Alauddin Perkuat Literasi Jaminan Sosial bagi Mahasiswa
5
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Ibu Hamil Cegah Anemia Lewat Tablet Tambah Darah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Temukan Sejumlah Persoalan di Green River View, PSU hingga Air Bersih
2
DPRD Makassar Telusuri Legalitas Rumah Contoh di Jalan Metro Tanjung Bunga
3
FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar di Wilayah Cabang Makassar II
4
DJSN, BPJS, dan UIN Alauddin Perkuat Literasi Jaminan Sosial bagi Mahasiswa
5
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Ibu Hamil Cegah Anemia Lewat Tablet Tambah Darah