Penjualan Sapi Kurban di Maros Meningkat Meski Harga Naik
Senin, 27 Apr 2026 17:29
Lokasi penjualan sapi kurban di Jalan Poros Bantimurung, Desa Alletengae, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Menjelang Hari Raya Iduladha, penjualan sapi kurban di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai mengalami peningkatan. Meski harga naik, minat masyarakat untuk berkurban tetap tinggi.
Aktivitas jual beli terlihat ramai di salah satu lokasi penjualan sapi kurban di Jalan Poros Bantimurung, Desa Alletengae, Kecamatan Bantimurung. Sejumlah warga tampak mendatangi lapak pedagang untuk mencari hewan kurban.
Salah seorang pedagang sapi, H Pacong, mengatakan, penjualan sapi kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya meski harga mengalami kenaikan.
"Alhamdulillah untuk tahun ini ada peningkatan penjualan sapi. Walaupun harga naik, masyarakat tetap berkurban," ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (27/4/2026).
Ia menyebutkan, harga sapi kurban saat ini berkisar antara Rp14 juta hingga Rp85 juta per ekor, tergantung jenis dan bobotnya.
Menurutnya, sapi Bali menjadi jenis yang paling terjangkau, sementara sapi limousin dan simental menjadi yang paling mahal.
"Jenis sapi Bali menjadi yang paling terjangkau, sementara limousin dan simental menjadi yang paling mahal," terangnya.
H Pacong menjelaskan, kenaikan harga sapi kurban tahun ini mencapai sekitar 5 persen. Hal itu dipicu oleh terbatasnya pasokan sapi dan meningkatnya biaya operasional.
"Penyebabnya karena stok sapi berkurang dan biaya operasional seperti bahan bakar meningkat," jelasnya.
Dari total sekitar 200 ekor sapi yang disiapkan, sekitar 60 persen di antaranya telah terjual.
Di sisi lain, pembeli mengaku tetap membeli sapi kurban meski harga mengalami kenaikan. Salah satunya, Andi Muhammad Irdan, yang mengaku sudah lama menjadi pelanggan di lokasi tersebut.
"Saya sudah langganan di sini kurang lebih 10 tahun. Pelayanannya bagus dan kesehatan hewannya terjamin, jadi saya tidak ragu," katanya.
Ia bahkan berencana membeli lebih dari satu ekor sapi untuk kebutuhan kurban keluarganya tahun ini.
Selain harga dan pelayanan, faktor kesehatan hewan juga menjadi pertimbangan utama pembeli. Pedagang memastikan sapi yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan dan sebagian besar telah divaksin.
Penjualan hewan kurban di Maros diperkirakan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Iduladha.
Aktivitas jual beli terlihat ramai di salah satu lokasi penjualan sapi kurban di Jalan Poros Bantimurung, Desa Alletengae, Kecamatan Bantimurung. Sejumlah warga tampak mendatangi lapak pedagang untuk mencari hewan kurban.
Salah seorang pedagang sapi, H Pacong, mengatakan, penjualan sapi kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya meski harga mengalami kenaikan.
"Alhamdulillah untuk tahun ini ada peningkatan penjualan sapi. Walaupun harga naik, masyarakat tetap berkurban," ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (27/4/2026).
Ia menyebutkan, harga sapi kurban saat ini berkisar antara Rp14 juta hingga Rp85 juta per ekor, tergantung jenis dan bobotnya.
Menurutnya, sapi Bali menjadi jenis yang paling terjangkau, sementara sapi limousin dan simental menjadi yang paling mahal.
"Jenis sapi Bali menjadi yang paling terjangkau, sementara limousin dan simental menjadi yang paling mahal," terangnya.
H Pacong menjelaskan, kenaikan harga sapi kurban tahun ini mencapai sekitar 5 persen. Hal itu dipicu oleh terbatasnya pasokan sapi dan meningkatnya biaya operasional.
"Penyebabnya karena stok sapi berkurang dan biaya operasional seperti bahan bakar meningkat," jelasnya.
Dari total sekitar 200 ekor sapi yang disiapkan, sekitar 60 persen di antaranya telah terjual.
Di sisi lain, pembeli mengaku tetap membeli sapi kurban meski harga mengalami kenaikan. Salah satunya, Andi Muhammad Irdan, yang mengaku sudah lama menjadi pelanggan di lokasi tersebut.
"Saya sudah langganan di sini kurang lebih 10 tahun. Pelayanannya bagus dan kesehatan hewannya terjamin, jadi saya tidak ragu," katanya.
Ia bahkan berencana membeli lebih dari satu ekor sapi untuk kebutuhan kurban keluarganya tahun ini.
Selain harga dan pelayanan, faktor kesehatan hewan juga menjadi pertimbangan utama pembeli. Pedagang memastikan sapi yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan dan sebagian besar telah divaksin.
Penjualan hewan kurban di Maros diperkirakan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Iduladha.
(MAN)
Berita Terkait
News
SMA Islam Athirah Makassar Salurkan Ratusan Kilogram Daging Kurban
SMA Islam Athirah Makassar kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui pelaksanaan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Sabtu (30/5/2026).
Sabtu, 30 Mei 2026 17:02
News
Idul Adha, PT Vale Berbagi Hewan Kurban di Wilayah Pemberdayaan
Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Vale Indonesia Tbk menyalurkan enam ekor sapi kurban kepada masyarakat di wilayah pemberdayaan perusahaan di Blok Sorowako.
Jum'at, 29 Mei 2026 22:41
News
Momen Idul Adha, PLN UIP Sulawesi Salurkan 13 Hewan Kurban
PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melaksanakan penyembelihan dan penyaluran 13 hewan qurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Jum'at, 29 Mei 2026 14:24
News
PNM Serentak Potong Sapi Kurban di 18 Cabang, Warga Makassar Ikut Rasakan Manfaatnya
Iduladha menjadi momentum untuk kembali memaknai arti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
Jum'at, 29 Mei 2026 11:10
News
Telkomsel Salurkan 590 Hewan Kurban, Jangkau 40 Ribu Penerima Manfaat
Tahun ini, Telkomsel menyalurkan 590 hewan kurban yang terdiri dari 109 sapi dan 481 kambing/domba kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Kamis, 28 Mei 2026 20:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali