Kemenkum Sulsel Dorong Optimalisasi Penyerapan Anggaran Triwulan III
Sabtu, 08 Agu 2026 21:24
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus mendorong optimalisasi pengelolaan anggaran dan peningkatan kinerja organisasi melalui pelaksanaan Apel Sore, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung virtual tersebut diikuti oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, pejabat manajerial dan non-manajerial, serta jajaran ASN dan PPPK Kanwil Kemenkum Sulsel.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Analis Anggaran Madya, Khomaini, menyampaikan sejumlah arahan terkait percepatan realisasi anggaran pada Triwulan III. Ia meminta seluruh pemangku kebijakan segera merealisasikan anggaran sesuai dengan Rencana Penarikan Dana (RPD) yang telah disusun pada awal Triwulan III.
Setiap kegiatan yang telah direncanakan juga diharapkan segera dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan target pelaksanaan RPD bulan Agustus, sehingga penyerapan anggaran dapat berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Khomaini turut mengingatkan seluruh penanggung jawab pada masing-masing bagian agar memberikan perhatian khusus terhadap capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) selama Triwulan III. Optimalisasi realisasi anggaran, percepatan penyelesaian administrasi, serta ketepatan waktu penyampaian pertanggungjawaban uang persediaan dinilai penting dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran dan meningkatkan nilai IKPA satuan kerja.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menegaskan bahwa optimalisasi penyerapan anggaran harus dibarengi dengan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang terukur.
“Setiap bagian perlu memastikan kegiatan yang telah direncanakan dapat direalisasikan sesuai jadwal dan RPD. Tidak hanya mengejar penyerapan, tetapi juga memastikan seluruh proses administrasi dan pertanggungjawaban dilaksanakan secara tertib dan tepat waktu,” ujar Meydi.
Menurutnya, koordinasi antarbagian juga perlu terus diperkuat agar setiap kendala dalam pelaksanaan kegiatan maupun pengelolaan anggaran dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menekankan pentingnya menjadikan pengelolaan anggaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
“Anggaran merupakan instrumen untuk mendukung pencapaian target organisasi. Karena itu, setiap jajaran harus memastikan anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif, efisien, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Andi Basmal.
Ia juga meminta jajaran untuk tidak menunda pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan serta memastikan seluruh proses administrasi dan pertanggungjawaban berjalan sesuai ketentuan.
“Yang kita dorong bukan hanya percepatan penyerapan, tetapi juga kualitas pelaksanaannya. Setiap rupiah yang digunakan harus memberikan manfaat dan mendukung pencapaian kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran juga diimbau untuk berpartisipasi dalam kegiatan Fun Walk yang akan dilaksanakan pada Minggu (9/8/2026) pukul 06.00 WITA di Kantor Balai Harta Peninggalan Makassar. Peserta diharapkan hadir tepat waktu dengan mengenakan atasan berwarna putih.
Melalui pelaksanaan Apel Sore Virtual, Kanwil Kemenkum Sulsel terus memperkuat koordinasi, kedisiplinan, serta akuntabilitas pelaksanaan program dan anggaran. Optimalisasi penyerapan anggaran diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan organisasi.
Kegiatan yang berlangsung virtual tersebut diikuti oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, pejabat manajerial dan non-manajerial, serta jajaran ASN dan PPPK Kanwil Kemenkum Sulsel.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Analis Anggaran Madya, Khomaini, menyampaikan sejumlah arahan terkait percepatan realisasi anggaran pada Triwulan III. Ia meminta seluruh pemangku kebijakan segera merealisasikan anggaran sesuai dengan Rencana Penarikan Dana (RPD) yang telah disusun pada awal Triwulan III.
Setiap kegiatan yang telah direncanakan juga diharapkan segera dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan target pelaksanaan RPD bulan Agustus, sehingga penyerapan anggaran dapat berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Khomaini turut mengingatkan seluruh penanggung jawab pada masing-masing bagian agar memberikan perhatian khusus terhadap capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) selama Triwulan III. Optimalisasi realisasi anggaran, percepatan penyelesaian administrasi, serta ketepatan waktu penyampaian pertanggungjawaban uang persediaan dinilai penting dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran dan meningkatkan nilai IKPA satuan kerja.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menegaskan bahwa optimalisasi penyerapan anggaran harus dibarengi dengan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang terukur.
“Setiap bagian perlu memastikan kegiatan yang telah direncanakan dapat direalisasikan sesuai jadwal dan RPD. Tidak hanya mengejar penyerapan, tetapi juga memastikan seluruh proses administrasi dan pertanggungjawaban dilaksanakan secara tertib dan tepat waktu,” ujar Meydi.
Menurutnya, koordinasi antarbagian juga perlu terus diperkuat agar setiap kendala dalam pelaksanaan kegiatan maupun pengelolaan anggaran dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menekankan pentingnya menjadikan pengelolaan anggaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
“Anggaran merupakan instrumen untuk mendukung pencapaian target organisasi. Karena itu, setiap jajaran harus memastikan anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif, efisien, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Andi Basmal.
Ia juga meminta jajaran untuk tidak menunda pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan serta memastikan seluruh proses administrasi dan pertanggungjawaban berjalan sesuai ketentuan.
“Yang kita dorong bukan hanya percepatan penyerapan, tetapi juga kualitas pelaksanaannya. Setiap rupiah yang digunakan harus memberikan manfaat dan mendukung pencapaian kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran juga diimbau untuk berpartisipasi dalam kegiatan Fun Walk yang akan dilaksanakan pada Minggu (9/8/2026) pukul 06.00 WITA di Kantor Balai Harta Peninggalan Makassar. Peserta diharapkan hadir tepat waktu dengan mengenakan atasan berwarna putih.
Melalui pelaksanaan Apel Sore Virtual, Kanwil Kemenkum Sulsel terus memperkuat koordinasi, kedisiplinan, serta akuntabilitas pelaksanaan program dan anggaran. Optimalisasi penyerapan anggaran diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan organisasi.
(GUS)
Berita Terkait
News
MPDN Kota Makassar Periksa Protokol Notaris, Pastikan Keautentikan Akta Terjaga
Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kota Makassar melaksanakan Pemeriksaan Berkala Protokol Notaris di wilayah hukumnya selama periode 8-23 September 2026.
Rabu, 23 Sep 2026 15:12
News
Matangkan Pelaksanaan SKD Poltekpin 2026, 132 Peserta Siap Ikuti Seleksi
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mematangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia
Selasa, 22 Sep 2026 19:28
News
Tekankan Prinsip HAM Pembentukan Ranperda Ketenteraman dan Ketertiban Umum Bantaeng
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Bantaeng
Selasa, 22 Sep 2026 06:49
News
Kemenkum Sulsel Ikuti Rapat Persiapan Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti arahan dan persiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) di lingkungan Kementerian Hukum Tahun Anggaran
Senin, 21 Sep 2026 18:58
News
Perkuat Ekosistem Paten untuk Dorong Kedaulatan Teknologi
Indonesia saat ini menguasai sekitar 25 persen pangsa paten di kawasan ASEAN. Namun, kontribusi ekonomi dari pemanfaatan paten tersebut masih sangat kecil, hanya sekitar 0,08 persen.
Minggu, 20 Sep 2026 21:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban