DJKI Optimalkan Teknis Penulisan Deskripsi Paten di Lingkungan Kampus

Senin, 14 Sep 2026 22:13
DJKI Optimalkan Teknis Penulisan Deskripsi Paten di Lingkungan Kampus
Bimbingan Teknis Penulisan Deskripsi Paten untuk Mendukung Hilirisasi dalam Rangka Penguatan Tugas dan Fungsi Sentra KI Perguruan Tinggi. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Penguatan kualitas paten menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong hasil penelitian dan inovasi perguruan tinggi agar tidak berhenti pada tahap invensi, tetapi dapat berlanjut hingga proses hilirisasi dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui peningkatan kemampuan teknis dalam menyusun deskripsi paten yang tepat dan sesuai dengan ketentuan pemeriksaan.

Hal tersebut menjadi fokus dalam Bimbingan Teknis Penulisan Deskripsi Paten untuk Mendukung Hilirisasi dalam Rangka Penguatan Tugas dan Fungsi Sentra KI Perguruan Tinggi yang berlangsung pada 14–18 September 2026 di Aula Lantai 5 Gedung Fakultas Kedokteran UMI. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama LP2S UMI bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan diikuti para peneliti serta inventor Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Sulawesi Selatan dinilai memiliki potensi besar dalam menghasilkan invensi, didukung oleh keberadaan akademisi dan peneliti yang terus mengembangkan berbagai inovasi. Namun, potensi tersebut masih menghadapi tantangan berupa pemahaman yang terbatas terhadap aspek pelindungan hukum, khususnya dalam penyusunan spesifikasi dan deskripsi paten.

Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang DJKI, Dr Andrieansjah, yang diwakili Pemeriksa Paten Ahli Utama DJKI, Johani Siregar, menyampaikan bahwa peningkatan pemahaman teknis menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas permohonan paten. Edukasi diberikan agar inventor memahami prosedur pemeriksaan substantif sekaligus mampu menyusun strategi pengajuan paten secara tepat.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman teknis, memberikan edukasi yang mendalam kepada inventor mengenai prosedur pemeriksaan substantif dan strategi pengajuan paten yang benar, serta mengoptimalkan penyusunan deskripsi untuk mengurangi risiko penolakan,” ujar Johani.

Penguatan kemampuan tersebut diharapkan dapat mendongkrak kualitas paten sekaligus membangun ekosistem kekayaan intelektual yang semakin kuat. Interaksi antara inventor dengan pemeriksa paten menjadi ruang penting untuk memastikan kesiapan dokumen berjalan lebih efisien dan sesuai dengan aspek teknis yang diperlukan dalam proses pemeriksaan.

UMI ditetapkan sebagai pilot project dalam pelaksanaan penguatan tersebut. Penetapan ini diharapkan dapat mendorong UMI menjadi role model dalam tata kelola paten di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga riset dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang berorientasi pada hilirisasi.

Wakil Rektor V UMI Ir Setyawati Yani yang mewakili Rektor UMI, menilai penguatan pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual menjadi kebutuhan penting bagi kalangan peneliti. Kerja sama bersama DJKI dinilai strategis untuk mengarahkan hasil penelitian agar tidak hanya memperoleh pelindungan hukum, tetapi juga dapat dikembangkan hingga menghasilkan nilai tambah melalui hilirisasi.

Para peserta juga didorong untuk proaktif berinteraksi dengan pemeriksa paten selama kegiatan berlangsung. Interaksi tersebut diharapkan dapat membantu mempersiapkan dokumen secara lebih baik sehingga invensi yang diajukan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh status granted, menarik perhatian industri, dan selanjutnya dapat memasuki pasar.

Dukungan terhadap penguatan ekosistem tersebut turut ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal yang diwakili Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, bersama Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Andi Haris. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas perguruan tinggi dalam mengelola kekayaan intelektual, khususnya paten, secara lebih optimal.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal menegaskan dukungannya terhadap penguatan kapasitas teknis penulisan deskripsi paten di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, peningkatan kualitas pengajuan paten perlu berjalan seiring dengan upaya mendorong hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat nyata melalui hilirisasi.

“Kami mendukung langkah DJKI dalam memperkuat kemampuan perguruan tinggi, khususnya para peneliti dan inventor, dalam menyusun deskripsi paten secara tepat. Paten tidak cukup hanya tercatat sebagai hasil invensi, tetapi harus memiliki kualitas pelindungan yang baik dan didorong agar dapat dihilirisasi sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, perguruan tinggi, dan dunia industri,” ujar Andi Basmal.

Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, dan industri dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual di Sulawesi Selatan. Dengan kualitas dokumen dan pemahaman teknis yang semakin baik, hasil penelitian diharapkan memiliki landasan pelindungan yang kuat sekaligus peluang lebih besar untuk dikembangkan menjadi inovasi yang bernilai ekonomi.
(GUS)
Berita Terkait
Kanwil Kemenkum Sulsel Harmonisasi Enam Produk Hukum Luwu Utara
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Harmonisasi Enam Produk Hukum Luwu Utara
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap enam Rancangan Produk Hukum Daerah Kabupaten Luwu Utara.
Selasa, 06 Okt 2026 20:10
Menkum Lantik Sejumlah Pejabat, Kakanwil Kemenkum Sulsel Bergeser ke Sultra
News
Menkum Lantik Sejumlah Pejabat, Kakanwil Kemenkum Sulsel Bergeser ke Sultra
Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, melantik sejumlah pejabat manajerial di lingkungan Kementerian Hukum dalam sebuah upacara yang digelar di Graha Pengayoman Kementerian Hukum RI, Senin (5/10/2026).
Selasa, 06 Okt 2026 09:29
Kemenkum Sulsel Harmonisasi Tiga Produk Hukum Kabupaten Toraja Utara
Sulsel
Kemenkum Sulsel Harmonisasi Tiga Produk Hukum Kabupaten Toraja Utara
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) telah melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap tiga rancangan produk hukum Kabupaten Toraja Utara.
Senin, 05 Okt 2026 22:14
Lantik PPNS dan Notaris Pengganti, Tekankan Integritas dan Kepastian Hukum
News
Lantik PPNS dan Notaris Pengganti, Tekankan Integritas dan Kepastian Hukum
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Selatan serta pengambilan sumpah Notaris Pengganti Kota Makassar, Jumat (2/10).
Jum'at, 02 Okt 2026 19:21
Perkuat Silaturahmi, Andi Basmal Kunjungi Kakanwil Kementerian HAM Sulsel
News
Perkuat Silaturahmi, Andi Basmal Kunjungi Kakanwil Kementerian HAM Sulsel
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan, Daniel Rumsowek, Kamis (1/10).
Jum'at, 02 Okt 2026 16:04
Berita Terbaru