Opini
25 Tahun Partai Demokrat, Sebuah Pengingat
Jum'at, 25 Sep 2026 19:55
Ketua Demokrat Sulsel, Nimatullah bersama sekretarisnya Haidar Majid berfoto dengan Ketua Umum DPP Demokrat, AHY. Foto: Istimewa
Ni'matullah,
Ketua DPD Demokrat Sulsel
Apa itu Partai Politik..?
Parpol adalah institusi sah yang strategis dlm sistem politik pada suatu negara.
Pada sisi masyarakat, Parpol adalah alat perjuangan bersama atau saluran aspirasi.
Senada dgn hal tersebut di atas, maka pandangan dasar atau platform Partai Demokrat adalah wadah perjuangan bersama dgn misi utama adalah membangun Tradisi Politik Baru, melahirkan Tokoh2 Politik Baru yang Demokratis dan mendorong serta mengupayakan perdamaian.
Tradisi, adalah kebiasaan-kebiasaan yang berulang dan menjadi semacam pola perilaku di masyarakat. Partai Demokrat memandang bahwa dinamika politik di Indonesia telah memunculkan tradisi-tradisi buruk yg destruktif, seperti money politics, berbagai keputusan politik ditentukan oleh pertukaran jumlah uang (transaksional), fitnah dan intrik politik yg kejam demi menjatuhkan 'lawan politik', serta perilaku lain yang memecah belah masyarakat, karena itu partai demokrat hadir dan dilahirkan dengan keinginan kuat untuk memberi dan menghadirkan alternatif tradisi-tradisi politik baru yang lebih elegan, beradab dan konstruktif.
Partai Demokrat juga menyadari bahwa salah satu yang menentukan kuatnya institusi, adalah man behind the gun. Karena itu, rekruitmen, kaderisasi dan dinamika internal partai demokrat didesain untuk hadir dan lahirnya tokoh-tokoh politik baru yang relatif belum terkontaminasi oleh tradisi-tradisi politik yang buruk, supaya bisa menghadirkan institusi eksekutif dan legislatif yang kuat dan peduli rakyat dalam bekerja.
Saat itu, dalam skala besar, konflik Ambon dan konflik Aceh serta sejumlah konflik dalam skala kecil menjadi semacam potensi perpecahan bangsa yang sudah sangat mengkhawatirkan, bahkan sudah mengarah ke disintegrasi.
Bagi Demokrat, perdamaian dan kedamaian adalah prasyarat dasar stabiltas bangsa untuk bisa mendorong perbaikan dan kemajuan masyarakat. Karena itu, Partai Demokrat menjadikan upaya mendamaikan dan menjaga kedamaian sebagai salah satu Misi Utama Partai.
Itu Ontologisnya, akar yang membuat Partai Demokrat berbeda atau sedikit berbeda dari Parpol lain di Indonesia.
Karena itu, posisi partai demokrat adalah "Partai Tengah", tidak ke faham 'kiri' atau ke faham 'kanan', dengan semboyan Nasionalis Religius.
Ciri utama Partai Demokrat dan Kader-kadernya, adalah CERDAS, SANTUN DAN BERSIH.
Bagi Demokrat, kader dan terutama pengurus harus mengutamakan peningkatan kapasitas intelektual, baik melalui pendidikan formal, maupun keinginan untuk terus mau belajar dan membaca. Hal ini, Cerdas, adalah kualitas utama Kader Demokrat.
Lalu, Kader dan Pengurus harus mampu menjaga perilakunya secara ketat dalam berkomunikasi untuk tidak menggunakan cara dan kata-kata kasar, arogan dan jorok, yg dapat membuat orang lain atau masyarakat menjadi tersinggung atau tersakiti. Ini, Santun, adalah identitas utama Kader Demokrat.
Terakhir, Kader dan Pengurus, harus berpenampilan yg rapih, pantas dan sebisanya mathcing, tidak sembrono dan awut-awutan. Karena cover atau penampilan, adalah penilaian awal orang pada diri kita.
Selanjutnya, dalam hal mencari penghasilan dan mengumpulkan harta, maka Kader Demokrat sangat dianjurkan untuk menggunakan cara-cara yang baik dan bermartabat, sama sekali bukan berasal dari hasil Korupsi, tipu-tipu, pemerasan, atau cara kotor lainnya. Hal ini, Bersih, adalah Nilai utama kader demokrat.
Itu Epistomologisnya, Cara kita mengenali sosok partai demokrat dan kader-kadernya.
Tulisan singkat ini, mungkin sebagian besar kita sudah pernah membaca dan mendengarnya, tapi mengulang-ulang kebaikan terkadang juga diperlukan.
Sekaligus memberi kita perspektif yang layak dan akademis dalam menilai dan mengevaluasi keberadaan dan perjalanan Partai Demokrat yang kita cintai sepenuh hati, pada Ultahnya yang cukup dewasa, 25 Tahun.
Supaya kita tidak terjebak dalam penilaian semata statistikal dan kulit luar yang samar dan menipu, sehingga pertanyaan-pertanyaan sederhana perlu diajukan sebagai pengingat.
Apakah kita masih berjalan di atas rel niat baik pendirian partai..?
Atau apakah tanpa sadar kita sudah mengingkari relevansi pendirian partai..?
Kejujuran pada sendiri sangat menentukan masa depan partai.
Ketua DPD Demokrat Sulsel
Apa itu Partai Politik..?
Parpol adalah institusi sah yang strategis dlm sistem politik pada suatu negara.
Pada sisi masyarakat, Parpol adalah alat perjuangan bersama atau saluran aspirasi.
Senada dgn hal tersebut di atas, maka pandangan dasar atau platform Partai Demokrat adalah wadah perjuangan bersama dgn misi utama adalah membangun Tradisi Politik Baru, melahirkan Tokoh2 Politik Baru yang Demokratis dan mendorong serta mengupayakan perdamaian.
Tradisi, adalah kebiasaan-kebiasaan yang berulang dan menjadi semacam pola perilaku di masyarakat. Partai Demokrat memandang bahwa dinamika politik di Indonesia telah memunculkan tradisi-tradisi buruk yg destruktif, seperti money politics, berbagai keputusan politik ditentukan oleh pertukaran jumlah uang (transaksional), fitnah dan intrik politik yg kejam demi menjatuhkan 'lawan politik', serta perilaku lain yang memecah belah masyarakat, karena itu partai demokrat hadir dan dilahirkan dengan keinginan kuat untuk memberi dan menghadirkan alternatif tradisi-tradisi politik baru yang lebih elegan, beradab dan konstruktif.
Partai Demokrat juga menyadari bahwa salah satu yang menentukan kuatnya institusi, adalah man behind the gun. Karena itu, rekruitmen, kaderisasi dan dinamika internal partai demokrat didesain untuk hadir dan lahirnya tokoh-tokoh politik baru yang relatif belum terkontaminasi oleh tradisi-tradisi politik yang buruk, supaya bisa menghadirkan institusi eksekutif dan legislatif yang kuat dan peduli rakyat dalam bekerja.
Saat itu, dalam skala besar, konflik Ambon dan konflik Aceh serta sejumlah konflik dalam skala kecil menjadi semacam potensi perpecahan bangsa yang sudah sangat mengkhawatirkan, bahkan sudah mengarah ke disintegrasi.
Bagi Demokrat, perdamaian dan kedamaian adalah prasyarat dasar stabiltas bangsa untuk bisa mendorong perbaikan dan kemajuan masyarakat. Karena itu, Partai Demokrat menjadikan upaya mendamaikan dan menjaga kedamaian sebagai salah satu Misi Utama Partai.
Itu Ontologisnya, akar yang membuat Partai Demokrat berbeda atau sedikit berbeda dari Parpol lain di Indonesia.
Karena itu, posisi partai demokrat adalah "Partai Tengah", tidak ke faham 'kiri' atau ke faham 'kanan', dengan semboyan Nasionalis Religius.
Ciri utama Partai Demokrat dan Kader-kadernya, adalah CERDAS, SANTUN DAN BERSIH.
Bagi Demokrat, kader dan terutama pengurus harus mengutamakan peningkatan kapasitas intelektual, baik melalui pendidikan formal, maupun keinginan untuk terus mau belajar dan membaca. Hal ini, Cerdas, adalah kualitas utama Kader Demokrat.
Lalu, Kader dan Pengurus harus mampu menjaga perilakunya secara ketat dalam berkomunikasi untuk tidak menggunakan cara dan kata-kata kasar, arogan dan jorok, yg dapat membuat orang lain atau masyarakat menjadi tersinggung atau tersakiti. Ini, Santun, adalah identitas utama Kader Demokrat.
Terakhir, Kader dan Pengurus, harus berpenampilan yg rapih, pantas dan sebisanya mathcing, tidak sembrono dan awut-awutan. Karena cover atau penampilan, adalah penilaian awal orang pada diri kita.
Selanjutnya, dalam hal mencari penghasilan dan mengumpulkan harta, maka Kader Demokrat sangat dianjurkan untuk menggunakan cara-cara yang baik dan bermartabat, sama sekali bukan berasal dari hasil Korupsi, tipu-tipu, pemerasan, atau cara kotor lainnya. Hal ini, Bersih, adalah Nilai utama kader demokrat.
Itu Epistomologisnya, Cara kita mengenali sosok partai demokrat dan kader-kadernya.
Tulisan singkat ini, mungkin sebagian besar kita sudah pernah membaca dan mendengarnya, tapi mengulang-ulang kebaikan terkadang juga diperlukan.
Sekaligus memberi kita perspektif yang layak dan akademis dalam menilai dan mengevaluasi keberadaan dan perjalanan Partai Demokrat yang kita cintai sepenuh hati, pada Ultahnya yang cukup dewasa, 25 Tahun.
Supaya kita tidak terjebak dalam penilaian semata statistikal dan kulit luar yang samar dan menipu, sehingga pertanyaan-pertanyaan sederhana perlu diajukan sebagai pengingat.
Apakah kita masih berjalan di atas rel niat baik pendirian partai..?
Atau apakah tanpa sadar kita sudah mengingkari relevansi pendirian partai..?
Kejujuran pada sendiri sangat menentukan masa depan partai.
(UMI)
Berita Terkait
News
Demokrat Jeneponto Gelar Gerakan Langit Biru, Kader dan Warga Cat Masjid Nur Maghfira
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggelar Gerakan Langit Biru dalam rangka menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat Bersama Rakyat, Jumat (14/8/2026).
Jum'at, 14 Agu 2026 14:16
Makassar City
Perkuat Konsolidasi Eksternal, DPC Demokrat Makassar Kunjungi Jajaran Forkopimda
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kamis, 06 Agu 2026 12:55
Sulsel
Sikap Muzakkir Aqil Soal Peluangnya Maju di Musda Demokrat Sulsel
Anggota DPR RI, Andi Muzakkir Aqil membeberkan sejumlah tugasnya dari DPP usai dirinya diamanahkan sebagai Plt Ketua DPC Demokrat Makassar.
Selasa, 04 Agu 2026 13:18
Sulsel
Andi Muzakkir Aqil Ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II, Andi Muzakkir Aqil, resmi menerima amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar.
Minggu, 26 Jul 2026 12:11
Sulsel
Mantan Anggota DPRD Maros Amirullah Nur Saenong Perkuat SOKSI Sulsel Jelang Musda Golkar
Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Maros yang juga pengusaha dan mantan anggota DPRD Maros, Amirullah Nur Saenong, resmi bergabung dengan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), salah satu organisasi pendiri Partai Golkar.
Jum'at, 17 Jul 2026 08:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
2
Pattallassang Memorial Estate, Pemakaman Muslim Premium dengan Layanan All-in-One di Gowa
3
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
4
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
5
Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
2
Pattallassang Memorial Estate, Pemakaman Muslim Premium dengan Layanan All-in-One di Gowa
3
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
4
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
5
Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka