PIK-R Sekolah Rakyat Dorong Remaja Jadi Penggerak Generasi Unggul
Senin, 28 Sep 2026 18:00
BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat peran remaja sebagai penggerak perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Upaya memperkuat ketahanan remaja dan membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, serta memiliki perencanaan masa depan terus dilakukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Melalui kegiatan Workshop Empowering The Youth, Building Excellent Generation yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Sekolah Rakyat Tahun 2026, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat peran remaja sebagai penggerak perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (28/9/2026), diikuti secara hybrid oleh peserta dari Sekolah Rakyat, pembina PIK-R, Forum Genre, OPD KB kabupaten/kota, serta mitra terkait. Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kesamaan pemahaman dan komitmen dalam mengembangkan PIK-R sebagai wadah pemberdayaan remaja.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Fatmawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa remaja memiliki posisi strategis dalam pembangunan keluarga karena berada pada fase pembentukan karakter, penanaman nilai, dan persiapan menuju kehidupan dewasa. Kelompok remaja merupakan potensi besar yang perlu dibina agar mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, produktif, inovatif, dan berdaya saing.
Menurut Fatmawati, tantangan yang dihadapi remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, perundungan (bullying), tekanan mental, hingga risiko penyalahgunaan zat berbahaya. Karena itu, pembinaan remaja tidak cukup hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga perlu diperkuat melalui pembentukan karakter dan keterampilan hidup (life skills).
“Melalui PIK-R, kita ingin menghadirkan ruang bagi remaja untuk berkembang, memperoleh informasi yang benar, membangun kepemimpinan, serta mampu merencanakan masa depan dengan baik,” ujar Fatmawati.
Sulawesi Selatan juga mencatatkan capaian positif dalam penguatan PIK-R di Sekolah Rakyat. Dari total 14 Sekolah Rakyat yang telah terbentuk, seluruhnya telah berhasil membentuk PIK-R, sehingga capaian pembentukan PIK-R di Sekolah Rakyat untuk Sulawesi Selatan mencapai 100 persen dengan 14 PIK-R telah terbentuk.
Keberadaan dan Pelantikan PIK-R di Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi wadah informasi dan berhenti disini, tetapi juga ruang pengembangan kapasitas, konseling sebaya, serta penguatan keterampilan hidup bagi peserta didik.
Sementara itu, Direktur Bina Ketahanan Remaja Kemendukbangga/BKKBN, dr. Irma Adriana, MAPS, menegaskan bahwa PIK-R sejatinya dibangun dengan prinsip “dari, oleh, dan untuk remaja”.
Menurutnya, PIK-R harus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan remaja yang memberikan ruang bagi mereka untuk berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi generasinya.
Dalam arahannya, dr Irma juga mengingatkan pentingnya pendampingan remaja dalam menghadapi berbagai fase transisi kehidupan, mulai dari menjaga kesehatan dan menghadapi masa pubertas, melanjutkan pendidikan, hingga mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan kehidupan dewasa.
Ia menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk membangun generasi yang mampu mengambil keputusan positif melalui prinsip zero toleransi terhadap tiga persoalan yang dapat menghambat masa depan remaja, yaitu pernikahan dini, perilaku seksual berisiko, dan penyalahgunaan NAPZA.
“PIK-R harus menjadi ruang yang membuat remaja berani mengambil keputusan yang tepat, menjaga kesehatan diri, merencanakan masa depan, dan menjadi pelopor perubahan positif di lingkungannya,” pesan dr Irma.
Dengan terbentuknya PIK-R di Sekolah Rakyat, diharapkan ruang pembinaan remaja dapat terus diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berkualitas.
Melalui kegiatan Workshop Empowering The Youth, Building Excellent Generation yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Sekolah Rakyat Tahun 2026, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat peran remaja sebagai penggerak perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (28/9/2026), diikuti secara hybrid oleh peserta dari Sekolah Rakyat, pembina PIK-R, Forum Genre, OPD KB kabupaten/kota, serta mitra terkait. Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kesamaan pemahaman dan komitmen dalam mengembangkan PIK-R sebagai wadah pemberdayaan remaja.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Fatmawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa remaja memiliki posisi strategis dalam pembangunan keluarga karena berada pada fase pembentukan karakter, penanaman nilai, dan persiapan menuju kehidupan dewasa. Kelompok remaja merupakan potensi besar yang perlu dibina agar mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, produktif, inovatif, dan berdaya saing.
Menurut Fatmawati, tantangan yang dihadapi remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, perundungan (bullying), tekanan mental, hingga risiko penyalahgunaan zat berbahaya. Karena itu, pembinaan remaja tidak cukup hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga perlu diperkuat melalui pembentukan karakter dan keterampilan hidup (life skills).
“Melalui PIK-R, kita ingin menghadirkan ruang bagi remaja untuk berkembang, memperoleh informasi yang benar, membangun kepemimpinan, serta mampu merencanakan masa depan dengan baik,” ujar Fatmawati.
Sulawesi Selatan juga mencatatkan capaian positif dalam penguatan PIK-R di Sekolah Rakyat. Dari total 14 Sekolah Rakyat yang telah terbentuk, seluruhnya telah berhasil membentuk PIK-R, sehingga capaian pembentukan PIK-R di Sekolah Rakyat untuk Sulawesi Selatan mencapai 100 persen dengan 14 PIK-R telah terbentuk.
Keberadaan dan Pelantikan PIK-R di Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi wadah informasi dan berhenti disini, tetapi juga ruang pengembangan kapasitas, konseling sebaya, serta penguatan keterampilan hidup bagi peserta didik.
Sementara itu, Direktur Bina Ketahanan Remaja Kemendukbangga/BKKBN, dr. Irma Adriana, MAPS, menegaskan bahwa PIK-R sejatinya dibangun dengan prinsip “dari, oleh, dan untuk remaja”.
Menurutnya, PIK-R harus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan remaja yang memberikan ruang bagi mereka untuk berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi generasinya.
Dalam arahannya, dr Irma juga mengingatkan pentingnya pendampingan remaja dalam menghadapi berbagai fase transisi kehidupan, mulai dari menjaga kesehatan dan menghadapi masa pubertas, melanjutkan pendidikan, hingga mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan kehidupan dewasa.
Ia menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk membangun generasi yang mampu mengambil keputusan positif melalui prinsip zero toleransi terhadap tiga persoalan yang dapat menghambat masa depan remaja, yaitu pernikahan dini, perilaku seksual berisiko, dan penyalahgunaan NAPZA.
“PIK-R harus menjadi ruang yang membuat remaja berani mengambil keputusan yang tepat, menjaga kesehatan diri, merencanakan masa depan, dan menjadi pelopor perubahan positif di lingkungannya,” pesan dr Irma.
Dengan terbentuknya PIK-R di Sekolah Rakyat, diharapkan ruang pembinaan remaja dapat terus diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berkualitas.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
BKKBN dan Komisi IX Ajak Warga Gowa Perkuat Keluarga Cegah Stunting
Upaya membangun keluarga berkualitas terus diperkuat melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Hal itu dilakukan dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama mitra Komisi IX DPR RI
Sabtu, 26 Sep 2026 17:54
News
Perkuat Akuntabilitas melalui Pengendalian Penilaian Intern Pelaporan Keuangan
Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat penerapan Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan (PIPK) guna memastikan pengelolaan dan pelaporan keuangan berjalan lebih tertib, akurat, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Selasa, 22 Sep 2026 15:01
News
Sharing Program Prioritas dan Penanganan Stunting, BKKBN Sulsel Terima Kunjungan DPRD Bone
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Fatmawati, menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Bone yang dipimpin A Muh Salam Lilo AK dalam rangka memperkuat koordinasi terkait program unggulan dan penanganan stunting, Senin (21/09/2026)
Senin, 21 Sep 2026 19:07
Sulsel
BKKBN Sulsel Audiensi Dengan Pemkab Selayar Perkuat Program Bangga Kencana Wilayah Kepulauan
Guna memperkuat sinergi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Dr Fatmawati, melakukan audiensi dengan Bupati Kepulauan Selayar
Kamis, 03 Sep 2026 16:35
Sulsel
Pastikan MBG Tepat Sasaran, Kepala BKKBN Sulsel Tinjau SPPG Benteng 02 Selayar
Makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan nutrisi. Cara makanan tersebut disiapkan, diolah, dikemas hingga sampai ke tangan penerima manfaat juga menjadi bagian penting yang harus dipastikan.
Kamis, 03 Sep 2026 11:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
3
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
4
Pimpin IKA Kehutanan Unhas, Tri Febrianto Ingin Alumni Lebih Berdampak
5
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
3
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
4
Pimpin IKA Kehutanan Unhas, Tri Febrianto Ingin Alumni Lebih Berdampak
5
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4