TransNusa Buka Penerbangan Rute Manado-Makassar-Bali

Senin, 28 Sep 2026 18:03
TransNusa Buka Penerbangan Rute Manado-Makassar-Bali
Bupati Maros, AS Chadir Syam, jajaran manajemen PT TransNusa Aviation Mandiri dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - Maskapai TransNusa Aviation Mandiri resmi membuka rute penerbangan Manado-Makassar-Bali. Penerbangan perdana menuju Manado berlangsung dari Bandara Sultan Hasanuddin, Senin (28/9/2026).

Direktur Utama (CEO) sekaligus Executive Vice President PT TransNusa Aviation Mandiri, Bayu Sutanto, mengatakan pembukaan rute tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarkota di kawasan Indonesia Timur.

Ia mengatakan, hingga 9 Oktober 2026, TransNusa melayani satu penerbangan per hari. Mulai 10 Oktober, frekuensi penerbangan ditambah menjadi dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari.

"Awalnya sampai tanggal 9 kita masih satu kali penerbangan. Tapi mulai tanggal 10 sudah bisa melayani dua penerbangan, pagi dan sore hari," ujar Bayu.

Menurut Bayu, penambahan penerbangan memberikan pilihan waktu yang lebih fleksibel bagi penumpang, terutama kalangan pebisnis yang membutuhkan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari.

"Kalau ada meeting di Manado yang hanya satu hari, ini tentu sangat membantu. Bisa berangkat pagi dan pulang sore," katanya.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, pembukaan rute tersebut juga diarahkan untuk mendorong sektor pariwisata. Bayu menyebut Manado memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, sementara Makassar menjadi salah satu pusat konektivitas di kawasan Indonesia Timur.

Ia berharap konektivitas tersebut dapat mendorong lebih banyak wisatawan mengakses destinasi wisata di kawasan timur Indonesia.

"Kita harapkan tujuan utamanya adalah membawa semakin banyak turis, baik yang masuk melalui Manado maupun melalui Bali," jelasnya.

Pada penerbangan perdana, tingkat keterisian penumpang mencapai lebih dari 70 persen. Bayu optimistis tingkat keterisian tersebut dapat meningkat seiring dengan sosialisasi dan promosi rute baru.

"Alhamdulillah, penerbangan hari pertama bisa sekitar 70 persen. Selanjutnya kita harapkan dengan komunikasi dan publikasi, tingkat keterisian semakin meningkat," ujarnya.

Sementara itu, General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menyambut positif pembukaan rute tersebut. TransNusa menjadi maskapai ketiga yang melayani penerbangan dari Makassar menuju Manado.

Saat ini, terdapat tiga maskapai yang melayani rute Makassar-Manado, yakni Lion Air, Batik Air, dan TransNusa.

"Alhamdulillah, dengan bertambahnya rute baru yang dikeluarkan oleh TransNusa ini menjadi bagian dari keberagaman pilihan waktu bagi pengguna jasa, khususnya yang akan bepergian ke Manado dan sebaliknya," kata Ruly.

Menurut Ruly, rute Makassar-Manado memiliki prospek karena Makassar merupakan salah satu hub utama penerbangan di kawasan Indonesia Timur. Di sisi lain, perkembangan sektor pariwisata di Manado turut meningkatkan kebutuhan konektivitas udara menuju wilayah tersebut.

"Makassar menjadi hub Indonesia Timur. Sementara pariwisata di daerah Manado juga berkembang cukup pesat," ujarnya.

Ruly menambahkan, Manado saat ini juga menjadi salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara. Sejumlah penerbangan internasional langsung telah menghubungkan Manado dengan beberapa negara.

Kondisi tersebut membuat Makassar memiliki peran sebagai salah satu titik penghubung pergerakan penumpang menuju Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur lainnya.

"Sudah ada beberapa penerbangan asing langsung ke Manado, sehingga Makassar ini menjadi peran penting untuk menjadi penghubung warga negara asing yang akan masuk melalui Manado ke Sulawesi Selatan," tandasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru