Garuda Indonesia Batalkan 10 Penerbangan Makassar-Jakarta
Senin, 07 Sep 2026 18:07
Antrean penumpang di Area Check-in Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Sebanyak 10 penerbangan Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, menuju Jakarta dibatalkan dalam dua hari terakhir.
General Manager Garuda Indonesia Cabang Makassar, Ahmad Ihsan, mengatakan pembatalan tersebut merupakan dampak dari penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ia menyebutkan, lima penerbangan dibatalkan pada hari kedua penutupan. Jumlah tersebut sama dengan penerbangan yang dibatalkan pada hari sebelumnya.
"Totalnya ada lima flight," katanya.
Terkait penumpang yang terdampak, Garuda Indonesia memberikan pilihan untuk melakukan penjadwalan ulang atau pengembalian dana tiket.
"Kami kembalikan lagi ke penumpangnya. Kami tawarkan pilihan, mau di-reschedule atau di-refund," jelasnya.
Sementara itu, pihak Garuda Indonesia belum memberikan data jumlah penumpang yang terdampak akibat pembatalan 10 penerbangan tersebut.
“Untuk detailnya nanti saja,” katanya.
Salah satu penumpang, Frederika, memilih mengalihkan perjalanannya dari Jakarta ke Surabaya setelah penerbangan yang akan digunakannya terdampak pembatalan.
Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan bus dari Surabaya. Frederika mengatakan dirinya memilih refund untuk tiket penerbangan yang dibatalkan.
“Refund-nya kita minta penuh, satu penumpang Rp5,3 juta,” tutupnya.
General Manager Garuda Indonesia Cabang Makassar, Ahmad Ihsan, mengatakan pembatalan tersebut merupakan dampak dari penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ia menyebutkan, lima penerbangan dibatalkan pada hari kedua penutupan. Jumlah tersebut sama dengan penerbangan yang dibatalkan pada hari sebelumnya.
"Totalnya ada lima flight," katanya.
Terkait penumpang yang terdampak, Garuda Indonesia memberikan pilihan untuk melakukan penjadwalan ulang atau pengembalian dana tiket.
"Kami kembalikan lagi ke penumpangnya. Kami tawarkan pilihan, mau di-reschedule atau di-refund," jelasnya.
Sementara itu, pihak Garuda Indonesia belum memberikan data jumlah penumpang yang terdampak akibat pembatalan 10 penerbangan tersebut.
“Untuk detailnya nanti saja,” katanya.
Salah satu penumpang, Frederika, memilih mengalihkan perjalanannya dari Jakarta ke Surabaya setelah penerbangan yang akan digunakannya terdampak pembatalan.
Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan bus dari Surabaya. Frederika mengatakan dirinya memilih refund untuk tiket penerbangan yang dibatalkan.
“Refund-nya kita minta penuh, satu penumpang Rp5,3 juta,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
Sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih terkendala akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Senin, 07 Sep 2026 11:47
Sulsel
Erupsi Anak Krakatau, Penerbangan Tujuan Jakarta dari Sultan Hasanuddin Dibatalkan
Pasca penutupan Bandara Sukarno-Hatta seluruh penerbangan dari Bandara Sultan Hasanuddin dicancel sampai waktu yang dibelum ditentukan, Minggu (6/9/2026).
Minggu, 06 Sep 2026 18:09
News
Ban Pecah, Garuda GA604 Go Around Sebelum Mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin
Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta–Makassar mengalami kendala teknis berupa pecah ban pada salah satu roda utama saat proses keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (3/9/2026).
Kamis, 03 Sep 2026 12:23
News
Pesawat Surveillance Gagal Take Off, Runway Bandara Hasanuddin Sempat Ditutup
Pesawat surveillance milik PT VAST Intra Avia mengalami kendala teknis saat hendak lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, menuju Bandara Juanda, Surabaya, Rabu (26/8/2026).
Rabu, 26 Agu 2026 16:57
News
Lagi, Pesawat TNI Tergelincir di Runway Bandara Sultan Hasanuddin
Pesawat CASA milik TNI tergelincir di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026).
Selasa, 25 Agu 2026 15:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
OJK Dorong Masyarakat Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini Hadapi Masa Tua
4
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
5
Rakerda Soksi Sulsel jadi Momentum Selaraskan Program dengan Golkar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
OJK Dorong Masyarakat Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini Hadapi Masa Tua
4
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
5
Rakerda Soksi Sulsel jadi Momentum Selaraskan Program dengan Golkar