Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
Senin, 07 Sep 2026 13:06
Nama Prof Hasmyati kembali mencuat dalam bursa Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Nama Prof Hasmyati kembali mencuat dalam bursa Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM). Mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM tersebut dinilai memiliki modal pengalaman dan kapasitas yang cukup kuat untuk kembali bersaing dalam kontestasi kepemimpinan UNM.
Meski namanya terus diperbincangkan, Prof Hasmyati belum secara terbuka mengumumkan kesiapannya untuk maju dalam Pilrek UNM. Ia memilih menunggu momentum yang tepat sebelum menyampaikan langkahnya secara resmi.
“Insyaallah, kita tunggu momentum yang tepat,” ujar Prof Hasmyati saat ditanya mengenai peluangnya kembali maju dalam Pilrek UNM.
Sikap tersebut muncul di tengah mulai bergulirnya tahapan Pilrek UNM. Sejumlah nama akademisi dan pejabat struktural kampus juga mulai disebut dalam dinamika bursa calon rektor.
Selain Prof Hasmyati, nama Dekan FMIPA UNM Prof Suwardi Annas, Wakil Rektor I UNM Prof Aslinda, Guru Besar UNM Prof Eko Hadi Sujiono, serta Wakil Rektor III UNM Dr Arifin Manggau turut diperbincangkan dalam bursa Pilrek UNM.
Pengalaman Dua Periode Jadi Dekan Modal Prof Hasmyati
Prof Hasmyati bukan nama baru dalam dinamika kepemimpinan UNM. Ia memiliki pengalaman memimpin FIKK UNM selama dua periode. Pengalaman tersebut dinilai menjadi salah satu modal penting jika dirinya kembali mengambil bagian dalam kontestasi Pilrek UNM.
Selain pengalaman sebagai pimpinan fakultas, Prof Hasmyati juga pernah mengikuti kontestasi Pilrek UNM pada periode sebelumnya bahkan putaran pertama meraih 51 suara dari total 64 suara senat. Rekam jejak tersebut membuatnya dinilai telah memahami dinamika tata kelola perguruan tinggi sekaligus proses kepemimpinan di tingkat universitas.
Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM, Prof Thamrin Tahir, menilai Prof Hasmyati memiliki kans yang besar dalam Pilrek UNM apabila memutuskan untuk kembali maju.
Menurutnya, pengalaman Prof Hasmyati selama berada di lingkungan UNM menjadi modal yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi, ia telah dua periode dipercaya memimpin fakultas dan sebelumnya telah mengikuti proses pemilihan rektor.
“Prof Hasmyati punya kans besar. Beliau memiliki pengalaman yang luar biasa di kampus, apalagi pernah menjadi dekan selama dua periode dan juga pernah menjadi calon rektor pada periode sebelumnya,” ujar Prof Thamrin.
Menurut Prof Thamrin, pengalaman memimpin fakultas dalam waktu yang panjang memberikan pemahaman tersendiri mengenai bagaimana mengelola organisasi akademik dengan berbagai karakter dan kepentingan.
Pengalaman tersebut juga menjadi modal bagi seorang kandidat untuk memahami persoalan yang dihadapi sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.
Tidak Sekadar Mengejar Jabatan
Di tengah dinamika Pilrek UNM, Prof Hasmyati sebelumnya juga menekankan pentingnya menjaga suasana kampus tetap kondusif dan membangun kebersamaan.
Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih UNM selama ini merupakan hasil kerja bersama sehingga harus dipertahankan dan terus dikembangkan. “Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun suasana kampus yang baik, tetap kondusif, dan menjaga kebersamaan,” kata Prof Hasmyati.
Ia berharap dinamika Pilrek tidak mengganggu hubungan antarsivitas akademika. Sebaliknya, proses tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membawa UNM semakin maju.
Pesan tersebut sekaligus memperlihatkan pendekatan kepemimpinan yang ingin ditonjolkan Prof Hasmyati, yakni menjaga keberlanjutan capaian yang telah dibangun sembari membuka ruang perbaikan bagi UNM ke depan.
Diketahui, Tahap pertama Pilrek UNM adalah penjaringan yang dimulai pada 3 September 2026. Pada tahap ini, UNM melakukan pengumuman dan sosialisasi Peraturan Senat melalui media cetak, media elektronik, serta laman resmi UNM.
Selanjutnya, pada 4–18 September 2026 dilakukan sosialisasi ke unit-unit UNM, fakultas, pascasarjana, kampus V dan VI, sekaligus penyampaian kepada dosen UNM yang memenuhi persyaratan dan perguruan tinggi lain di Indonesia.
Pendaftaran bakal calon rektor dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 9 Oktober 2026, pukul 08.00–16.00 WITA. UNM juga membuka masa perpanjangan pendaftaran pada 12–14 Oktober 2026 apabila bakal calon yang mendaftar belum memenuhi ketentuan jumlah yang dipersyaratkan.
Setelah itu, pemeriksaan kesehatan bakal calon dilakukan pada 15–23 Oktober 2026 di rumah sakit yang ditetapkan. Penetapan bakal calon rektor hasil penjaringan dijadwalkan pada 28 Oktober 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan pengumuman dan sosialisasi hasil penjaringan pada 28–29 Oktober 2026.
Memasuki tahap kedua, yakni penyaringan, bakal calon rektor akan menyampaikan visi, misi, dan program kerja pada 2–3 November 2026. Selanjutnya dilakukan penilaian dan penetapan bakal calon rektor pada 4 November 2026.
Dari proses tersebut, UNM akan menyampaikan tiga nama calon rektor kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada 9–10 November 2026. Setelah itu memasuki masa tenang yang dijadwalkan pada 11 November hingga 16 Desember 2026.
Tahap ketiga adalah pemilihan calon rektor yang dijadwalkan pada 17 Desember 2026. Pada hari yang sama, UNM juga akan melakukan penyusunan berita acara, pengumuman hasil, serta pelaporan kepada Kemdiktisaintek.
Meski namanya terus diperbincangkan, Prof Hasmyati belum secara terbuka mengumumkan kesiapannya untuk maju dalam Pilrek UNM. Ia memilih menunggu momentum yang tepat sebelum menyampaikan langkahnya secara resmi.
“Insyaallah, kita tunggu momentum yang tepat,” ujar Prof Hasmyati saat ditanya mengenai peluangnya kembali maju dalam Pilrek UNM.
Sikap tersebut muncul di tengah mulai bergulirnya tahapan Pilrek UNM. Sejumlah nama akademisi dan pejabat struktural kampus juga mulai disebut dalam dinamika bursa calon rektor.
Selain Prof Hasmyati, nama Dekan FMIPA UNM Prof Suwardi Annas, Wakil Rektor I UNM Prof Aslinda, Guru Besar UNM Prof Eko Hadi Sujiono, serta Wakil Rektor III UNM Dr Arifin Manggau turut diperbincangkan dalam bursa Pilrek UNM.
Pengalaman Dua Periode Jadi Dekan Modal Prof Hasmyati
Prof Hasmyati bukan nama baru dalam dinamika kepemimpinan UNM. Ia memiliki pengalaman memimpin FIKK UNM selama dua periode. Pengalaman tersebut dinilai menjadi salah satu modal penting jika dirinya kembali mengambil bagian dalam kontestasi Pilrek UNM.
Selain pengalaman sebagai pimpinan fakultas, Prof Hasmyati juga pernah mengikuti kontestasi Pilrek UNM pada periode sebelumnya bahkan putaran pertama meraih 51 suara dari total 64 suara senat. Rekam jejak tersebut membuatnya dinilai telah memahami dinamika tata kelola perguruan tinggi sekaligus proses kepemimpinan di tingkat universitas.
Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM, Prof Thamrin Tahir, menilai Prof Hasmyati memiliki kans yang besar dalam Pilrek UNM apabila memutuskan untuk kembali maju.
Menurutnya, pengalaman Prof Hasmyati selama berada di lingkungan UNM menjadi modal yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi, ia telah dua periode dipercaya memimpin fakultas dan sebelumnya telah mengikuti proses pemilihan rektor.
“Prof Hasmyati punya kans besar. Beliau memiliki pengalaman yang luar biasa di kampus, apalagi pernah menjadi dekan selama dua periode dan juga pernah menjadi calon rektor pada periode sebelumnya,” ujar Prof Thamrin.
Menurut Prof Thamrin, pengalaman memimpin fakultas dalam waktu yang panjang memberikan pemahaman tersendiri mengenai bagaimana mengelola organisasi akademik dengan berbagai karakter dan kepentingan.
Pengalaman tersebut juga menjadi modal bagi seorang kandidat untuk memahami persoalan yang dihadapi sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.
Tidak Sekadar Mengejar Jabatan
Di tengah dinamika Pilrek UNM, Prof Hasmyati sebelumnya juga menekankan pentingnya menjaga suasana kampus tetap kondusif dan membangun kebersamaan.
Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih UNM selama ini merupakan hasil kerja bersama sehingga harus dipertahankan dan terus dikembangkan. “Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun suasana kampus yang baik, tetap kondusif, dan menjaga kebersamaan,” kata Prof Hasmyati.
Ia berharap dinamika Pilrek tidak mengganggu hubungan antarsivitas akademika. Sebaliknya, proses tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membawa UNM semakin maju.
Pesan tersebut sekaligus memperlihatkan pendekatan kepemimpinan yang ingin ditonjolkan Prof Hasmyati, yakni menjaga keberlanjutan capaian yang telah dibangun sembari membuka ruang perbaikan bagi UNM ke depan.
Diketahui, Tahap pertama Pilrek UNM adalah penjaringan yang dimulai pada 3 September 2026. Pada tahap ini, UNM melakukan pengumuman dan sosialisasi Peraturan Senat melalui media cetak, media elektronik, serta laman resmi UNM.
Selanjutnya, pada 4–18 September 2026 dilakukan sosialisasi ke unit-unit UNM, fakultas, pascasarjana, kampus V dan VI, sekaligus penyampaian kepada dosen UNM yang memenuhi persyaratan dan perguruan tinggi lain di Indonesia.
Pendaftaran bakal calon rektor dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 9 Oktober 2026, pukul 08.00–16.00 WITA. UNM juga membuka masa perpanjangan pendaftaran pada 12–14 Oktober 2026 apabila bakal calon yang mendaftar belum memenuhi ketentuan jumlah yang dipersyaratkan.
Setelah itu, pemeriksaan kesehatan bakal calon dilakukan pada 15–23 Oktober 2026 di rumah sakit yang ditetapkan. Penetapan bakal calon rektor hasil penjaringan dijadwalkan pada 28 Oktober 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan pengumuman dan sosialisasi hasil penjaringan pada 28–29 Oktober 2026.
Memasuki tahap kedua, yakni penyaringan, bakal calon rektor akan menyampaikan visi, misi, dan program kerja pada 2–3 November 2026. Selanjutnya dilakukan penilaian dan penetapan bakal calon rektor pada 4 November 2026.
Dari proses tersebut, UNM akan menyampaikan tiga nama calon rektor kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada 9–10 November 2026. Setelah itu memasuki masa tenang yang dijadwalkan pada 11 November hingga 16 Desember 2026.
Tahap ketiga adalah pemilihan calon rektor yang dijadwalkan pada 17 Desember 2026. Pada hari yang sama, UNM juga akan melakukan penyusunan berita acara, pengumuman hasil, serta pelaporan kepada Kemdiktisaintek.
(GUS)
Berita Terkait
News
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
Calon Rektor UNM Prof Dr Hasmyati, M Kes ingin menjadikan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031 sebagai ruang kompetisi yang sehat, tempat para kandidat berlomba menawarkan gagasan terbaik demi kemajuan universitas.
Kamis, 22 Okt 2026 07:34
News
Santai Jelang Pemeriksaan Kesehatan Pilrek UNM, Prof Hasmyati Pilih Main Tenis Bersama Dosen
Menjelang pemeriksaan kesehatan dalam rangkaian Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031, Prof Dr Hasmyati, M.Kes selalu menyempatkan diri berolahraga bersama kolega di lingkungan kampus.
Rabu, 14 Okt 2026 13:12
News
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
Status keanggotaan Senat Universitas Negeri Makassar (UNM) Wakil Rektor II UNM, Prof Hartati, disorot menjelang pemilihan Rektor UNM.
Jum'at, 09 Okt 2026 06:31
Makassar City
6 Bakal Calon Daftar Pilrek UNM, Panitia Lakukan Verifikasi Ulang Berkas
Sebanyak enam akademisi telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031. Pendaftaran masih dibuka hingga Jumat (9/10/2026).
Kamis, 08 Okt 2026 14:47
News
Daftar Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Visi Center of Excellence Kependidikan
Prof. Dr. Hj. Hasmyati, M.Kes resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031, di lantai 14 Menara Pinisi UNM, Jalan AP Pettarani, Kamis (8/10/2026).
Kamis, 08 Okt 2026 13:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
2
Enduro Home Service, Cara Pertamina Lubricants Merintis Wirausaha dari Bengkel Sekolah
3
Jadi Tuan Rumah, UMI Resmi Buka Anugerah Abdidaya Ormawa 2026
4
Hadapi Sorotan MSCI, OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal
5
Golkar Sulsel Gelar Pelantikan dan Pesta Rakyat, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
2
Enduro Home Service, Cara Pertamina Lubricants Merintis Wirausaha dari Bengkel Sekolah
3
Jadi Tuan Rumah, UMI Resmi Buka Anugerah Abdidaya Ormawa 2026
4
Hadapi Sorotan MSCI, OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal
5
Golkar Sulsel Gelar Pelantikan dan Pesta Rakyat, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir