Ketua Umum PB Perkemi Dorong Kempo Kembali Dipertandingkan di SEA Games dan Asian Games
Jum'at, 02 Okt 2026 14:16
Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia (PB Perkemi), Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadi saat memberikan materi pada penataran pelatih tingkat daerah dan nasional. Foto: Ist
MAKASSAR - Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia (PB Perkemi), Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadi, mendorong olahraga Shorinji Kempo kembali masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang SEA Games dan Asian Games.
Hal tersebut disampaikan Agus Setiadi saat membuka sekaligus memberikan materi pada Penataran Pelatih Daerah dan Pelatih Nasional Shorinji Kempo Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Metro School Makassar, Jumat, (02/10/2026).
Penataran tersebut diikuti 52 peserta yang terdiri dari 38 pelatih daerah dan 14 pelatih nasional. Peserta berasal dari sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Selatan sebanyak 35 orang, Sulawesi Tenggara 12 orang, Kalimantan Selatan 4 orang dan Sulawesi Tengah 1 orang.
Untuk kategori pelatih daerah, peserta merupakan kenshi dengan tingkatan 1 hingga 3 Dan. Sementara pelatih nasional diperuntukkan bagi kenshi dengan tingkatan 4 Dan.
Dalam pemaparannya, Agus Setiadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya pelatih sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan prestasi Shorinji Kempo di Indonesia.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan prestasi di tingkat nasional, tetapi juga mempersiapkan Kempo agar dapat kembali tampil dalam kompetisi olahraga internasional.
Salah satu perhatian utama PB Perkemi adalah mendorong Shorinji Kempo kembali dipertandingkan di SEA Games hingga Asian Games.
“Kita berupaya agar Kempo bisa kembali masuk SEA Games hingga Asian Games. Karena itu, kualitas pembinaan dan pelatih harus terus kita tingkatkan,” ujar Agus Setiadi dalam kegiatan tersebut.
Diketahui, Cabor Kempo pertama kali dipertandingkan di SEA Games pada tahun 2011 saat Indonesia menjadi tuan rumah, lalu kembali hadir pada SEA Games 2013 di Myanmar. Namun setelah itu, kempo tidak lagi masuk dalam daftar cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di edisi-edisi SEA Games selanjutnya.
Untuk itu, Agus juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapat mandat untuk melakukan pendekatan dan lobi agar cabang olahraga Kempo dapat dipertandingkan pada SEA Games Malaysia 2027 dan Singapura 2029.
“Saya juga diminta untuk melobi agar Kempo bisa dipertandingkan di SEA Games Malaysia tahun 2029 nanti. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk membawa kembali Kempo ke panggung olahraga internasional,” katanya.
Menurut Agus, keberadaan pelatih yang berkualitas menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun prestasi atlet. Karena itu, penataran pelatih menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kompetensi dalam proses pembinaan.
Penataran Pelatih Daerah dan Nasional Shorinji Kempo Sulsel 2026 juga menjadi ruang konsolidasi antar-pelatih dari berbagai daerah. Kehadiran peserta dari Sulsel, Sultra, Kalsel dan Sulteng menunjukkan adanya proses penguatan jaringan pembinaan Kempo di kawasan Indonesia Timur.
Dengan penguatan kualitas pelatih dan sistem pembinaan yang berkelanjutan, PB Perkemi berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga pada level regional dan internasional.
Sekertaris Perkemi Sulsel Bonay Syam mengatakan, untuk penataran pelatih daerah dan nasional ini digelar selama tiga hari berturut-turut. Untuk pembukaan digelar di Metro Scholl. "Selanjutnya dilakukan di gedung PKM Unhas," katanya.
Hal tersebut disampaikan Agus Setiadi saat membuka sekaligus memberikan materi pada Penataran Pelatih Daerah dan Pelatih Nasional Shorinji Kempo Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Metro School Makassar, Jumat, (02/10/2026).
Penataran tersebut diikuti 52 peserta yang terdiri dari 38 pelatih daerah dan 14 pelatih nasional. Peserta berasal dari sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Selatan sebanyak 35 orang, Sulawesi Tenggara 12 orang, Kalimantan Selatan 4 orang dan Sulawesi Tengah 1 orang.
Untuk kategori pelatih daerah, peserta merupakan kenshi dengan tingkatan 1 hingga 3 Dan. Sementara pelatih nasional diperuntukkan bagi kenshi dengan tingkatan 4 Dan.
Dalam pemaparannya, Agus Setiadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya pelatih sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan prestasi Shorinji Kempo di Indonesia.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan prestasi di tingkat nasional, tetapi juga mempersiapkan Kempo agar dapat kembali tampil dalam kompetisi olahraga internasional.
Salah satu perhatian utama PB Perkemi adalah mendorong Shorinji Kempo kembali dipertandingkan di SEA Games hingga Asian Games.
“Kita berupaya agar Kempo bisa kembali masuk SEA Games hingga Asian Games. Karena itu, kualitas pembinaan dan pelatih harus terus kita tingkatkan,” ujar Agus Setiadi dalam kegiatan tersebut.
Diketahui, Cabor Kempo pertama kali dipertandingkan di SEA Games pada tahun 2011 saat Indonesia menjadi tuan rumah, lalu kembali hadir pada SEA Games 2013 di Myanmar. Namun setelah itu, kempo tidak lagi masuk dalam daftar cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di edisi-edisi SEA Games selanjutnya.
Untuk itu, Agus juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapat mandat untuk melakukan pendekatan dan lobi agar cabang olahraga Kempo dapat dipertandingkan pada SEA Games Malaysia 2027 dan Singapura 2029.
“Saya juga diminta untuk melobi agar Kempo bisa dipertandingkan di SEA Games Malaysia tahun 2029 nanti. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk membawa kembali Kempo ke panggung olahraga internasional,” katanya.
Menurut Agus, keberadaan pelatih yang berkualitas menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun prestasi atlet. Karena itu, penataran pelatih menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kompetensi dalam proses pembinaan.
Penataran Pelatih Daerah dan Nasional Shorinji Kempo Sulsel 2026 juga menjadi ruang konsolidasi antar-pelatih dari berbagai daerah. Kehadiran peserta dari Sulsel, Sultra, Kalsel dan Sulteng menunjukkan adanya proses penguatan jaringan pembinaan Kempo di kawasan Indonesia Timur.
Dengan penguatan kualitas pelatih dan sistem pembinaan yang berkelanjutan, PB Perkemi berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga pada level regional dan internasional.
Sekertaris Perkemi Sulsel Bonay Syam mengatakan, untuk penataran pelatih daerah dan nasional ini digelar selama tiga hari berturut-turut. Untuk pembukaan digelar di Metro Scholl. "Selanjutnya dilakukan di gedung PKM Unhas," katanya.
(GUS)
Berita Terkait
Sports
Kejurda Pelajar Metro School IV Sulselbar Sukses Digelar, Dojo Maros Juara Umum
Dojo Maros berhasil keluar sebagai juara umum pertama pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pelajar Metro School IV Sulselbar Tahun 2026 yang berlangsung di Mall PIPO Makassar Sabtu-Minggu, 19-20 September 2026.
Senin, 21 Sep 2026 15:04
Sports
192 Atlet Siap Bertanding di Kejurda Pelajar Shorinji Kempo IV Sulsel
Sebanyak 192 atlet dari 21 dojo se-Sulawesi Selatan bakal ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pelajar Shorinji Kempo IV Sulsel yang digelar di Mall Pipo Makassar, Sabtu-Minggu, 19-20 September 2026.
Rabu, 16 Sep 2026 11:09
Sports
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
Antusiasme terhadap pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shorinji Kempo Antar Dojo Rektor Unhas Cup XVIII Tahun 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga saat, sebanyak 402 peserta telah terdaftar untuk mengikuti kejuaraan Kempo bergengsi yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Sabtu, 06 Jun 2026 16:51
Sports
204 Atlet Ikut Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Pelajar Metro School se-Sulsel
Sekitar 204 atlet mengikuti Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Pelajara Metro School se Sulawesi Selatan yang digelar di GOR Andi Mattalatta Sabtu, (22/11/2025).
Sabtu, 22 Nov 2025 14:28
Sports
Penyelenggaraan Gasnaswil Wilayah VI di Sulsel Sukses Digelar
Pengurus Provinsi (Pengprov) Persaudaraan Kempo Indonesia (Perkemi) Sulawesi Selatan (Sulsel), sukses menyelenggarakan Gashuku Nasional (Gasnaswil) Wilayah VI ke I tahun 2025.
Kamis, 13 Nov 2025 09:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
5
Kepsek SMPN 1 Sinoa Bantaeng Laporkan Dugaan Penganiayaan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
5
Kepsek SMPN 1 Sinoa Bantaeng Laporkan Dugaan Penganiayaan