Maros 122 Hari Tanpa Hujan, Musim Hujan Diprediksi Mulai Desember
Selasa, 06 Okt 2026 12:21
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulsel, Syamsul Bahri. Foto: Dok
MAROS - Wilayah Kabupaten Maros, sudah sekitar 122 hari atau lebih dari empat bulan tanpa hujan.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulsel, Syamsul Bahri, mengatakan kondisi kering di Maros masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.
Musim hujan di Kabupaten Maros diprediksi akan mundur hingga pekan pertama Desember.
Pihaknya memprediksi awal musim hujan di wilayah Maros baru akan terjadi pada November pekan ketiga atau Desember pekan pertama.
"Tapi bukan berarti hujan tidak terjadi sebelum itu. Hujan tetap berpotensi turun sebelum periode tersebut," kata Syamsul.
Menurutnya, awal musim hujan merupakan waktu ketika hujan mulai turun lebih sering dan terjadi di wilayah yang lebih luas. Syamsul mengatakan, mundurnya awal musim hujan tahun ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino.
Berdasarkan pemantauan BMKG, El Nino masih berpengaruh hingga melewati pergantian tahun dan diperkirakan berada pada level sedang hingga lemah hingga sekitar Maret.
Meski demikian, kondisi tersebut bukan berarti Maros akan mengalami kemarau hingga April.
“Hujan tetap ada di bulan November dan Desember, hanya saja dampak dari El Nino ini membuat awal musim hujan jadi mundur dan durasi musim hujannya menjadi lebih pendek,” jelasnya.
Syamsul mengatakan, musim hujan di Maros diperkirakan mulai memasuki masa peralihan pada Maret atau April.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, waktu berakhirnya musim hujan diperkirakan hampir sama. Perbedaannya terjadi pada awal musim hujan yang tahun ini datang lebih lambat.
“Biasanya, Oktober sudah mulai memasuki masa peralihan dan hujan mulai turun di sejumlah wilayah. Namun, hujan pada periode tersebut belum terjadi secara merata,” bebernya.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulsel, Syamsul Bahri, mengatakan kondisi kering di Maros masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.
Musim hujan di Kabupaten Maros diprediksi akan mundur hingga pekan pertama Desember.
Pihaknya memprediksi awal musim hujan di wilayah Maros baru akan terjadi pada November pekan ketiga atau Desember pekan pertama.
"Tapi bukan berarti hujan tidak terjadi sebelum itu. Hujan tetap berpotensi turun sebelum periode tersebut," kata Syamsul.
Menurutnya, awal musim hujan merupakan waktu ketika hujan mulai turun lebih sering dan terjadi di wilayah yang lebih luas. Syamsul mengatakan, mundurnya awal musim hujan tahun ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino.
Berdasarkan pemantauan BMKG, El Nino masih berpengaruh hingga melewati pergantian tahun dan diperkirakan berada pada level sedang hingga lemah hingga sekitar Maret.
Meski demikian, kondisi tersebut bukan berarti Maros akan mengalami kemarau hingga April.
“Hujan tetap ada di bulan November dan Desember, hanya saja dampak dari El Nino ini membuat awal musim hujan jadi mundur dan durasi musim hujannya menjadi lebih pendek,” jelasnya.
Syamsul mengatakan, musim hujan di Maros diperkirakan mulai memasuki masa peralihan pada Maret atau April.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, waktu berakhirnya musim hujan diperkirakan hampir sama. Perbedaannya terjadi pada awal musim hujan yang tahun ini datang lebih lambat.
“Biasanya, Oktober sudah mulai memasuki masa peralihan dan hujan mulai turun di sejumlah wilayah. Namun, hujan pada periode tersebut belum terjadi secara merata,” bebernya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Sempat Berkabut Asap Tebal, Kualitas Udara Maros Mulai Membaik
Kualitas udara di Kabupaten Maros dan wilayah sekitarnya dalam beberapa hari terakhir kurang baik.
Senin, 05 Okt 2026 12:49
News
Sudah Masuk Musim Kemarau, Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, di mana Sulawesi Selatan mulai memasuki musim kemarau.
Kamis, 30 Apr 2026 21:35
News
Ahli Ungkap Kompleksitas Gempa Bitung Sulut, Pemerintah Diminta Ambil Langkah Ini
Pusat Studi Gempa Sulawesi mengimbau pemerintah segera mengambil langkah cepat pascagempa berkekuatan Magnitudo 7,4 (Mw) yang mengguncang wilayah Laut Bitung.
Kamis, 02 Apr 2026 12:37
News
Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah laut di tenggara Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4) pagi.
Kamis, 02 Apr 2026 11:27
Sulsel
BMKG Prediksi Hujan Sedang Warnai Arus Mudik di Bandara Hasanuddin
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar selama periode arus mudik Lebaran.
Jum'at, 13 Mar 2026 09:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
3
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
4
FIN Expo BIK 2026 Perluas Akses Keuangan, Transaksi Tembus Rp42,9 Miliar
5
HUT ke-58, Semen Tonasa Perkuat Transformasi dengan Iman dan Kebersamaan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
3
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
4
FIN Expo BIK 2026 Perluas Akses Keuangan, Transaksi Tembus Rp42,9 Miliar
5
HUT ke-58, Semen Tonasa Perkuat Transformasi dengan Iman dan Kebersamaan