PLN Tambah Pembangkit Berkapasitas 62 MW, Perkuat Pasokan Listrik Sulbagsel

Selasa, 27 Okt 2026 19:58
PLN Tambah Pembangkit Berkapasitas 62 MW, Perkuat Pasokan Listrik Sulbagsel
Tampak udara PLTD Bulukumba yang tengah dikembangkan, dengan deretan unit pembangkit berkontainer dan fasilitas pendukungnya telah dioperasikan. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Penambahan kapasitas pembangkit sebesar 62 megawatt (MW) menjadi salah satu langkah PT PLN (Persero) untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Penguatan sistem kelistrikan ini diharapkan dapat menekan potensi pemadaman sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan usaha, terutama di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Tambahan kapasitas tersebut berasal dari tiga Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), yakni PLTD Bulukumba berkapasitas 20 MW di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan; PLTD Sidera sebesar 20 MW di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah; serta PLTD Ladumpi sebesar 22 MW di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

PLN juga tengah menjalankan pengembangan tahap II di PLTD Bulukumba dan PLTD Sidera, masing-masing dengan kapasitas 30 MW. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat ketersediaan daya untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang.

Keandalan pasokan listrik turut dirasakan pelaku usaha kecil. Suci, pemilik usaha kelontong, mengaku pasokan listrik yang lebih stabil membantu dirinya menjalankan usaha dengan lebih lancar, terutama untuk menjaga kualitas minuman dan barang dagangan yang membutuhkan pendingin.

“Alhamdulillah, sekarang listrik jauh lebih stabil. Dulu kalau listrik sering padam, minuman dingin dan barang dagangan saya bisa rusak, jualan juga jadi terganggu. Sekarang toko bisa buka lebih lama. Listrik yang andal sangat membantu usaha kecil seperti kami agar terus berkembang,” tutur Suci.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, mengatakan penambahan kapasitas pembangkit merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

“Setiap tambahan megawatt adalah langkah menuju sistem kelistrikan yang lebih kuat dan semakin andal. Kami berkomitmen terus memperkuat pasokan listrik agar aktivitas dan kebutuhan listrik masyarakat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara dapat terlayani dengan baik,” ujar Didik.

Penguatan sistem kelistrikan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 pada 27 Oktober 2026. Momentum ini menjadi pengingat perjalanan panjang sektor kelistrikan Indonesia sejak 1945 sekaligus menegaskan pentingnya penyediaan listrik yang andal untuk menunjang kehidupan masyarakat dan kegiatan ekonomi.

Didik menegaskan, PLN akan terus berupaya memastikan listrik tidak hanya tersedia, tetapi juga mampu menjadi penggerak produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

“Di momentum Hari Listrik Nasional ke-81, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama PLN menjaga dan memanfaatkan listrik secara aman, bijak, dan produktif,” tutup Didik.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru