Pertamina Patra Niaga Sulawesi jadi BUMN Pertama Terima Sertifikat Tanah Elektronik
Rabu, 05 Jun 2024 15:29
PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi menjadi BUMN pertama yang menerima sertifikat tanah elektronik dari Kantor Pertanahan Kota Makassar pada Senin (3/6/2024) lalu. Foto/Dok Pertamina
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama yang menerima sertifikat tanah elektronik dari Kantor Pertanahan Kota Makassar pada Senin (3/6/2024) lalu. Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi digital yang dijalankan oleh perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi dalam operasional.
Sertifikat tanah elektronik ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Makassar, Muh Syukur, kepada Area Manager Asset Operation Sulawesi, M. Amroyni Farissi di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Sulawesi.
“Terima kasih atas penerbitan sertifikat tanah elektronik oleh Kantor Pertanahan Makassar? Proses administrasi perpanjangan sertifikat tanah elektronik yang mudah dan cepat, membuat kami ke depannya ingin melanjutkan proses alih media sertifikat tanah yang lain milik Pertamina," ujar Amroyni.
Selain penyerahan sertifikat tanah elektronik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi sertifikat tanah elektronik. Dalam sosialisasi tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kota Makassar Muh Syukur mengatakan sertifikat tanah elektronik ini membuat semua data tercatat dan masuk dalam blok data.
“Sertifikat elektronik ini selain mencegah terjadinya kerusakan, kehilangan, pencurian, dan pemalsuan dokumen juga memberikan lapisan keamanan tambahan yakni memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang," ujar Syukur.
Dalam kesempatan yang terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan langkah Pertamina ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi BUMN lainnya dalam mengadopsi teknologi digital untuk mendukung operasi mereka dan meningkatkan daya saing di era digital.
"Implementasi sertifikat elektronik adalah bagian dari visi jangka panjang Pertamina untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia yang inovatif dan berkelanjutan," ujar Fahrougi.
Sertifikat tanah elektronik ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Makassar, Muh Syukur, kepada Area Manager Asset Operation Sulawesi, M. Amroyni Farissi di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Sulawesi.
“Terima kasih atas penerbitan sertifikat tanah elektronik oleh Kantor Pertanahan Makassar? Proses administrasi perpanjangan sertifikat tanah elektronik yang mudah dan cepat, membuat kami ke depannya ingin melanjutkan proses alih media sertifikat tanah yang lain milik Pertamina," ujar Amroyni.
Selain penyerahan sertifikat tanah elektronik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi sertifikat tanah elektronik. Dalam sosialisasi tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kota Makassar Muh Syukur mengatakan sertifikat tanah elektronik ini membuat semua data tercatat dan masuk dalam blok data.
“Sertifikat elektronik ini selain mencegah terjadinya kerusakan, kehilangan, pencurian, dan pemalsuan dokumen juga memberikan lapisan keamanan tambahan yakni memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang," ujar Syukur.
Dalam kesempatan yang terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan langkah Pertamina ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi BUMN lainnya dalam mengadopsi teknologi digital untuk mendukung operasi mereka dan meningkatkan daya saing di era digital.
"Implementasi sertifikat elektronik adalah bagian dari visi jangka panjang Pertamina untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia yang inovatif dan berkelanjutan," ujar Fahrougi.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pertamina Pastikan Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Kajuara Sesuai Aturan
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar di SPBU 74.927.13 Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sabtu, 09 Mei 2026 12:40
News
Pertamina Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat lewat Mental Health Day 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. menggelar Mental Health Day 2026 yang dirangkaikan dengan Stress Management Program, Opening Smoking Cessation Program, serta Sleep Management Program pada 7–8 Mei 2026.
Sabtu, 09 Mei 2026 08:15
Sulsel
Tindak Tegas, Penyaluran Biosolar SPBU Wasuponda Dihentikan Sementara
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan investigasi atas video viral terkait dugaan pengisian BBM subsidi di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.
Rabu, 06 Mei 2026 14:43
News
Pertamina Dukung Penguatan Pengawasan BBM Subsidi di Sulsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menghadiri rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka pengendalian penyaluran dan penguatan mekanisme rekomendasi BBM subsidi agar lebih tepat sasaran.
Selasa, 05 Mei 2026 18:28
News
Viral Pengisian Solar di SPBU Wasuponda, Pertamina Luruskan Fakta dan Lanjutkan Investigasi
Beredarnya video yang memperlihatkan dugaan pengisian solar subsidi secara tidak wajar di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, memicu perhatian publik.
Senin, 04 Mei 2026 09:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa