Kemiskinan di Sulsel Turun Enam Tahun Terakhir, Ekonom: Program Pemerintah Tepat Sasaran
Sabtu, 07 Feb 2026 22:01
Pakar Ekonomi asal Unhas, Prof Marsuki. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, tingkat kemiskinan di Sulsel juga menunjukkan tren penurunan yang konsisten selama enam tahun terakhir.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat, pada September 2025, persentase penduduk miskin Sulsel turun menjadi 7,43 persen atau sekitar 685,14 ribu jiwa, lebih rendah dibandingkan September 2024 yang masih berada di angka 8,06 persen.
Penurunan kemiskinan ini dinilai sejalan dengan membaiknya kondisi pasar tenaga kerja. Tingkat pengangguran terbuka di Sulsel tercatat menurun dari 4,33 persen pada 2024 menjadi 4,21 persen pada 2025.
“Walaupun penurunannya relatif kecil, dampaknya cukup terasa terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas aktivitas ekonomi dan kesempatan kerja,” kata Pakar Ekonomi asal Unhas, Prof Marsuki.
Selain itu, keberhasilan pengendalian inflasi juga menjadi faktor penting. Peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia dinilai efektif dalam menjaga inflasi tetap terkendali pada kisaran 2,5-3,0 persen, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Tak kalah penting, menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas ini perbaikan tata kelola program bantuan sosial, mulai dari pendataan hingga distribusi yang lebih tepat sasaran, turut mempercepat penurunan kemiskinan, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.
Terlebih, lanjutnya, penurunan kemiskinan ini tidak terlepas dari kebijakan pembangunan yang terarah baik dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota sebagai penguatan sektor produktif, peningkatan kualitas infrastruktur, ekonomi, sosial serta berbagai program yang tepat sasaran.
“Dengan kombinasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inflasi yang terkendali, serta program perlindungan sosial yang semakin tepat sasaran, Sulsel berada pada jalur yang cukup baik untuk terus menekan kemiskinan secara berkelanjutan,” tandas Prof Marsuki.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat, pada September 2025, persentase penduduk miskin Sulsel turun menjadi 7,43 persen atau sekitar 685,14 ribu jiwa, lebih rendah dibandingkan September 2024 yang masih berada di angka 8,06 persen.
Penurunan kemiskinan ini dinilai sejalan dengan membaiknya kondisi pasar tenaga kerja. Tingkat pengangguran terbuka di Sulsel tercatat menurun dari 4,33 persen pada 2024 menjadi 4,21 persen pada 2025.
“Walaupun penurunannya relatif kecil, dampaknya cukup terasa terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas aktivitas ekonomi dan kesempatan kerja,” kata Pakar Ekonomi asal Unhas, Prof Marsuki.
Selain itu, keberhasilan pengendalian inflasi juga menjadi faktor penting. Peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia dinilai efektif dalam menjaga inflasi tetap terkendali pada kisaran 2,5-3,0 persen, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Tak kalah penting, menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas ini perbaikan tata kelola program bantuan sosial, mulai dari pendataan hingga distribusi yang lebih tepat sasaran, turut mempercepat penurunan kemiskinan, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.
Terlebih, lanjutnya, penurunan kemiskinan ini tidak terlepas dari kebijakan pembangunan yang terarah baik dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota sebagai penguatan sektor produktif, peningkatan kualitas infrastruktur, ekonomi, sosial serta berbagai program yang tepat sasaran.
“Dengan kombinasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inflasi yang terkendali, serta program perlindungan sosial yang semakin tepat sasaran, Sulsel berada pada jalur yang cukup baik untuk terus menekan kemiskinan secara berkelanjutan,” tandas Prof Marsuki.
(GUS)
Berita Terkait
News
Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Kolektif
Perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja impresif pada triwulan I tahun 2026 berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel sebesar 6,88 persen secara year-on-year (y-on-y), disertai peningkatan penyerapan tenaga kerja serta membaiknya kualitas pekerjaan masyarakat.
Senin, 11 Mei 2026 10:40
Ekbis
Muslim Life Fair Makassar 2026 Sukses Digelar, Perkuat Ekonomi Syariah di Indonesia Timur
Muslim Life Fair pertama di luar Pulau Jawa ini membuka peluang lebih luas bagi pengembangan pasar halal & penguatan ekosistem UMKM di kawasan Indonesia timur.
Kamis, 07 Mei 2026 09:02
Sulsel
Temukan Data Tak Sesuai, Bupati Gowa Siapkan Intervensi untuk KME
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengunjungi sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada KME Azis Dg Buang di Desa Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Minggu (3/5/2026).
Senin, 04 Mei 2026 11:37
Ekbis
BI Sulsel Dorong Efisiensi dan Akselerasi Investasi Lewat DTM PINISI SULTAN 2026
Pemprov Sulsel bersama Kantor Perwakilan BI Sulsel menggelar Dedicated Team Meeting (DTM) Forum PINISI SULTAN yang dirangkaikan dengan Kick-Off South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
Kamis, 30 Apr 2026 12:07
News
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atas dedikasi dan kinerja luar biasa dalam penanggulangan bencana.
Rabu, 29 Apr 2026 18:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
3
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
4
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
5
Waspada Modus Impersonasi, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Ilegal Magento
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
3
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
4
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
5
Waspada Modus Impersonasi, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Ilegal Magento