Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026
Sabtu, 07 Feb 2026 22:34
Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader dakwah yang mumpuni. Foto: Istimewa
WAJO - Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader dakwah yang mumpuni.
Selama empat hari penuh, mulai tanggal 02 hingga 05 Februari 2026, pesantren ini sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Kader Mubaligh (PKM) yang diikuti oleh seluruh santri.
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mu'minin As'adiyah Doping KH Agustan Ranreng menjelaskan, kegiatan ini dirancang sebagai kawah candradimuka bagi para santri untuk mengasah kemampuan retorika, kedalaman materi keagamaan, serta penguasaan teknologi dakwah di era digital.
Para peserta dibekali dengan berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknik pidato (khitabah), penyusunan naskah ceramah yang sistematis, hingga adab-adab menjadi seorang mubaligh yang moderat dan menyejukkan.
"Materi yang disampaikan meliputi penguatan akidah dan manhaj dakwah As’adiyah, teknik retorika dan komunikasi muballigh, etika berdakwah di tengah masyarakat, hingga praktik langsung ceramah dan khutbah," ujarnya, Sabtu (7/2/2024).
Peserta juga dibekali pemahaman tentang peran strategis muballigh dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan persatuan umat.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencetak santri yang mampu berceramah, tetapi juga membentuk pribadi da’i yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi di tengah masyarakat. Diharapkan, para peserta kelak mampu menjadi ujung tombak dakwah Islam yang santun, moderat, dan membawa misi Islam rahmatan lil alamin.
"Seluruh antri terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat simulasi ceramah di mana mereka langsung mendapatkan evaluasi dari para asatidz," jelasnya.
Menurut mantan Anggota DPRD Kabupaten Wajo itu, dengan berakhirnya PKM 2026 ini, Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping optimistis dapat melahirkan generasi baru yang siap terjun ke masyarakat untuk menyebarkan cahaya ilmu dan kebaikan.
Para santri juga akan ditugaskan keberbagai daerah untuk mengemban amanah dakwah pada bulan suci ramadhan nantinya.
"Program Pendidikan Kader Muballigh ini menjadi salah satu agenda strategis pesantren dalam menyiapkan santri agar memiliki kompetensi dakwah yang kuat, baik dari sisi penguasaan materi keislaman, kemampuan komunikasi, maupun keteladanan akhlak," bebernya.
"Melalui Pendidikan Kader Muballigh ini, Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah terus berupaya menjaga tradisi dakwah pesantren sekaligus menjawab tantangan zaman, dengan menyiapkan generasi muballigh yang siap berkiprah di berbagai lapisan masyarakat," pungkasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan sejumlah da’i dan muballigh ternama di lingkungan As’adiyah, yang telah berpengalaman dalam dunia dakwah dan pendidikan Islam.
Para pemateri tersebut antara lain: Gurutta KM Usman Pateha, Gurutta KM Muh Idris Fatma, Gurutta Dr Tammulis, Gurutta Haedar, serta Gurutta Hamdan Nanjar.
Selain pemateri eksternal As’adiyah, kegiatan ini juga diperkuat oleh narasumber internal Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah, yakni Gurutta KM Amiruddin Amin, Fatahuddin, KM Rahmanti, dan KM Mahyuni.
Selama empat hari penuh, mulai tanggal 02 hingga 05 Februari 2026, pesantren ini sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Kader Mubaligh (PKM) yang diikuti oleh seluruh santri.
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mu'minin As'adiyah Doping KH Agustan Ranreng menjelaskan, kegiatan ini dirancang sebagai kawah candradimuka bagi para santri untuk mengasah kemampuan retorika, kedalaman materi keagamaan, serta penguasaan teknologi dakwah di era digital.
Para peserta dibekali dengan berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknik pidato (khitabah), penyusunan naskah ceramah yang sistematis, hingga adab-adab menjadi seorang mubaligh yang moderat dan menyejukkan.
"Materi yang disampaikan meliputi penguatan akidah dan manhaj dakwah As’adiyah, teknik retorika dan komunikasi muballigh, etika berdakwah di tengah masyarakat, hingga praktik langsung ceramah dan khutbah," ujarnya, Sabtu (7/2/2024).
Peserta juga dibekali pemahaman tentang peran strategis muballigh dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan persatuan umat.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencetak santri yang mampu berceramah, tetapi juga membentuk pribadi da’i yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi di tengah masyarakat. Diharapkan, para peserta kelak mampu menjadi ujung tombak dakwah Islam yang santun, moderat, dan membawa misi Islam rahmatan lil alamin.
"Seluruh antri terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat simulasi ceramah di mana mereka langsung mendapatkan evaluasi dari para asatidz," jelasnya.
Menurut mantan Anggota DPRD Kabupaten Wajo itu, dengan berakhirnya PKM 2026 ini, Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping optimistis dapat melahirkan generasi baru yang siap terjun ke masyarakat untuk menyebarkan cahaya ilmu dan kebaikan.
Para santri juga akan ditugaskan keberbagai daerah untuk mengemban amanah dakwah pada bulan suci ramadhan nantinya.
"Program Pendidikan Kader Muballigh ini menjadi salah satu agenda strategis pesantren dalam menyiapkan santri agar memiliki kompetensi dakwah yang kuat, baik dari sisi penguasaan materi keislaman, kemampuan komunikasi, maupun keteladanan akhlak," bebernya.
"Melalui Pendidikan Kader Muballigh ini, Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah terus berupaya menjaga tradisi dakwah pesantren sekaligus menjawab tantangan zaman, dengan menyiapkan generasi muballigh yang siap berkiprah di berbagai lapisan masyarakat," pungkasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan sejumlah da’i dan muballigh ternama di lingkungan As’adiyah, yang telah berpengalaman dalam dunia dakwah dan pendidikan Islam.
Para pemateri tersebut antara lain: Gurutta KM Usman Pateha, Gurutta KM Muh Idris Fatma, Gurutta Dr Tammulis, Gurutta Haedar, serta Gurutta Hamdan Nanjar.
Selain pemateri eksternal As’adiyah, kegiatan ini juga diperkuat oleh narasumber internal Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah, yakni Gurutta KM Amiruddin Amin, Fatahuddin, KM Rahmanti, dan KM Mahyuni.
(GUS)
Berita Terkait
News
UMI Bersama Sekolah dan Madrasah Se-Kota Makassar Gagas Program Dakwah
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali meneguhkan perannya sebagai pusat pendidikan dan dakwah melalui Program Dakwah Persiapan Ramadhan 1447 H yang dikemas dalam kegiatan Cuti Da’i Pimpinan dan Dosen UMI.
Kamis, 29 Jan 2026 08:54
News
Kalla Lines Perkuat Pendidikan dan Kemandirian Ekonomi Santri
Tahun ini, perusahaan menyalurkan bantuan pendidikan dan peningkatan fasilitas di Pondok Pesantren Nurul Bustan Nahdlatul Wathan, Kabupaten Konawe Utara
Selasa, 09 Des 2025 14:05
Makassar City
Milad ke-50, IMMIM Siap Hadapi Transformasi Global Era Digital
IMMIM menggelar kegiatan malam ramah tamah milad ke-50 tahun, di Gedung Islamic Center, Jalan Jendral Hasanuddin, Kota Makassar, pada Sabtu (29/11/2025) malam.
Minggu, 30 Nov 2025 14:34
News
AI Masuk Pesantren, XLSMART Latih 600 Santri di Lombok
XLSMART menggelar program Pesantren Digital di Yayasan Pondok Pesantren Qamarul Huda, Bagu, Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Selasa, 18 Nov 2025 14:15
Ekbis
Pesantren Mandiri dan Ekosistem Halal Tumbuh Lewat BEKS 2025
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPwBI Sulsel) resmi menutup rangkaian kegiatan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2025.
Jum'at, 07 Nov 2025 19:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
HUT ke-18 Tahun, Gerindra Sulsel Rayakan dengan Mengetuk Pintu Warga Tak Mampu di Karuwisi
3
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
4
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
5
Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
HUT ke-18 Tahun, Gerindra Sulsel Rayakan dengan Mengetuk Pintu Warga Tak Mampu di Karuwisi
3
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
4
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
5
Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026