Kalla Lines Perkuat Pendidikan dan Kemandirian Ekonomi Santri
Selasa, 09 Des 2025 14:05
Kalla Lines menyalurkan bantuan pendidikan dan peningkatan fasilitas di Pondok Pesantren Nurul Bustan Nahdlatul Wathan, Kabupaten Konawe Utara. Foto/IST
KONAWE UTARA - Kalla Lines, bagian dari Kalla Transport & Logistics, kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Tahun ini, perusahaan menyalurkan bantuan pendidikan dan peningkatan fasilitas di Pondok Pesantren Nurul Bustan Nahdlatul Wathan, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (27/11).
Program CSR tersebut meliputi pembangunan rumah pengajar, penyediaan sarana dan kelengkapan ruang kelas, serta penyerahan satu set mesin dan perlengkapan laundry sebagai dukungan terhadap kemandirian ekonomi pesantren. Inisiatif ini merupakan lanjutan dari program CSR Kalla Lines yang telah dijalankan pada 2024.
CEO Kalla Lines, Muh. Naim, menegaskan pentingnya kontribusi perusahaan dalam memperkuat pendidikan daerah.
“Dukungan ini merupakan wujud kepedulian Kalla Lines terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat meningkatkan kualitas serta kenyamanan para pengajar dan santri, sehingga proses belajar-mengajar dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan perusahaan dan perwakilan pemerintah setempat, antara lain Sjaiful Kasim selaku CFO Kalla Transport & Logistics; Jumadil, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Konawe Utara; Tasrudin, Camat Langgikima; Mansyur Djalil, Lurah Langgikima; serta perwakilan PT Tiran Indonesia dan PT SSN.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren, Sutardi, menyampaikan penghargaan atas dukungan tersebut. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kalla Lines atas bantuan sarana dan prasarana yang sangat berarti bagi peningkatan lingkungan dan kegiatan pembelajaran di pondok pesantren kami. Semoga Kalla Lines terus berjaya dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui program ini, Kalla Lines berharap dapat memperkuat ekosistem pendidikan serta fasilitas sosial di wilayah operasionalnya. Upaya tersebut sejalan dengan semangat KALLA for Life yang menekankan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat.
Program CSR tersebut meliputi pembangunan rumah pengajar, penyediaan sarana dan kelengkapan ruang kelas, serta penyerahan satu set mesin dan perlengkapan laundry sebagai dukungan terhadap kemandirian ekonomi pesantren. Inisiatif ini merupakan lanjutan dari program CSR Kalla Lines yang telah dijalankan pada 2024.
CEO Kalla Lines, Muh. Naim, menegaskan pentingnya kontribusi perusahaan dalam memperkuat pendidikan daerah.
“Dukungan ini merupakan wujud kepedulian Kalla Lines terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat meningkatkan kualitas serta kenyamanan para pengajar dan santri, sehingga proses belajar-mengajar dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan perusahaan dan perwakilan pemerintah setempat, antara lain Sjaiful Kasim selaku CFO Kalla Transport & Logistics; Jumadil, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Konawe Utara; Tasrudin, Camat Langgikima; Mansyur Djalil, Lurah Langgikima; serta perwakilan PT Tiran Indonesia dan PT SSN.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren, Sutardi, menyampaikan penghargaan atas dukungan tersebut. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kalla Lines atas bantuan sarana dan prasarana yang sangat berarti bagi peningkatan lingkungan dan kegiatan pembelajaran di pondok pesantren kami. Semoga Kalla Lines terus berjaya dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui program ini, Kalla Lines berharap dapat memperkuat ekosistem pendidikan serta fasilitas sosial di wilayah operasionalnya. Upaya tersebut sejalan dengan semangat KALLA for Life yang menekankan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Masyarakat Adat Tamalaki Dukung PT Vale, Dorong Tenaga Kerja Lokal & Pendidikan
Pertemuan yang berlangsung di PT Vale, Selasa (11/8/2026), diikuti 26 organisasi adat Tamalaki yang tergabung dalam Gabungan Aliansi, Poros Tengah dan Formakom.
Rabu, 12 Agu 2026 13:18
News
Gandeng Athirah, SMP - SMA Perguruan Islam Siap Bertransformasi & Bangkit
SMP - SMA Perguruan Islam yang berlokasi di Jalan Datu Museng, Makassar, bersiap melakukan transformasi dan bangkit. Mereka menggandeng Sekolah Islam Athirah.
Senin, 10 Agu 2026 12:01
News
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
Dalam pertemuan di Makassar, Gus Rozin menegaskan bahwa NU harus tetap kritis dan mandiri, sekaligus mampu berjalan berdampingan dengan pemerintah.
Sabtu, 08 Agu 2026 13:49
News
Ketika yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya
Di era teknologi, sekolah tidak kekurangan data. Yang mulai langka justru kemampuan membaca manusia. Padahal, berbagai penelitian menyampaikan pesan yang sama.
Senin, 03 Agu 2026 17:40
News
Sekolah Bukan Pabrik Nilai
Saya sering membayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang anak yang setiap selesai ujian hanya menunggu satu hal: penilaian.
Senin, 03 Agu 2026 09:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
2
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
3
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
4
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
5
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
2
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
3
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
4
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
5
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta