Dukung Pendidikan, PLN Nyalakan Listrik Sekolah Rakyat di Mamuju
Jum'at, 25 Sep 2026 20:32
Momen petugas PLN bersama para siswa Sekolah Rakyat Mamuju berfoto bersama usai kegiatan energize pemasangan baru listrik. Semangat kolaborasi dalam mendukung peningkatan sarana pendidikan. Foto/IST
MAMUJU - Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju kini mendapat pasokan listrik berdaya 555 kVA dari PT PLN (Persero). Penyalaan listrik ini menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap kesiapan fasilitas pendidikan sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar dan operasional sekolah dapat berjalan optimal.
Penyalaan atau energize tersebut dilaksanakan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mamuju dengan memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan di area Sekolah Rakyat. Pasokan daya tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai fasilitas pendidikan di kompleks sekolah.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, mengatakan dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi salah satu bentuk kontribusi PLN dalam menyediakan infrastruktur dasar yang menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan adalah kunci utama kemajuan bangsa. Kami di PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan energi listrik yang andal guna mendukung fasilitas pendidikan seperti Sekolah Rakyat ini,” ujar Edyansyah.
Menurut dia, pasokan daya sebesar 555 kVA diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan.
“Dengan suplai daya sebesar 555 kVA ini, kami berharap kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal, nyaman, dan berbasis teknologi modern demi mencetak SDM unggul di Sulawesi Barat,” lanjutnya.
Manager PLN UP3 Mamuju, M. Fauzan, menjelaskan penyalaan listrik telah didahului serangkaian persiapan teknis untuk memastikan sistem kelistrikan di lingkungan sekolah memenuhi aspek keandalan dan keselamatan.
Tim teknis PLN melakukan pengecekan terhadap kesiapan infrastruktur kelistrikan sebelum pasokan listrik dinyalakan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem dapat beroperasi sesuai kebutuhan fasilitas Sekolah Rakyat.
“Kami mengerahkan tim teknik untuk memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan di Sekolah Rakyat ini siap beroperasi dengan standar keandalan dan keselamatan yang tinggi,” kata Fauzan.
Ia menambahkan, kapasitas 555 kVA disiapkan untuk mendukung kebutuhan operasional berbagai sarana dan prasarana sekolah.
“Suplai daya 555 kVA ini dirancang untuk mencakup kebutuhan operasional seluruh sarana dan prasarana sekolah secara menyeluruh. PLN UP3 Mamuju akan terus berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi sektor-sektor strategis, khususnya pendidikan,” ujarnya.
Dengan tersedianya pasokan listrik tersebut, PLN berharap operasional Sekolah Rakyat di Mamuju dapat berjalan secara optimal. Infrastruktur kelistrikan yang memadai diharapkan turut menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas pendidikan.
PLN UID Sulselrabar melalui UP3 Mamuju juga berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik bagi fasilitas publik dan sektor strategis, termasuk pendidikan, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang aman dan berkelanjutan di Sulawesi Barat.
Penyalaan atau energize tersebut dilaksanakan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mamuju dengan memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan di area Sekolah Rakyat. Pasokan daya tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai fasilitas pendidikan di kompleks sekolah.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, mengatakan dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi salah satu bentuk kontribusi PLN dalam menyediakan infrastruktur dasar yang menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan adalah kunci utama kemajuan bangsa. Kami di PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan energi listrik yang andal guna mendukung fasilitas pendidikan seperti Sekolah Rakyat ini,” ujar Edyansyah.
Menurut dia, pasokan daya sebesar 555 kVA diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan.
“Dengan suplai daya sebesar 555 kVA ini, kami berharap kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal, nyaman, dan berbasis teknologi modern demi mencetak SDM unggul di Sulawesi Barat,” lanjutnya.
Manager PLN UP3 Mamuju, M. Fauzan, menjelaskan penyalaan listrik telah didahului serangkaian persiapan teknis untuk memastikan sistem kelistrikan di lingkungan sekolah memenuhi aspek keandalan dan keselamatan.
Tim teknis PLN melakukan pengecekan terhadap kesiapan infrastruktur kelistrikan sebelum pasokan listrik dinyalakan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem dapat beroperasi sesuai kebutuhan fasilitas Sekolah Rakyat.
“Kami mengerahkan tim teknik untuk memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan di Sekolah Rakyat ini siap beroperasi dengan standar keandalan dan keselamatan yang tinggi,” kata Fauzan.
Ia menambahkan, kapasitas 555 kVA disiapkan untuk mendukung kebutuhan operasional berbagai sarana dan prasarana sekolah.
“Suplai daya 555 kVA ini dirancang untuk mencakup kebutuhan operasional seluruh sarana dan prasarana sekolah secara menyeluruh. PLN UP3 Mamuju akan terus berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi sektor-sektor strategis, khususnya pendidikan,” ujarnya.
Dengan tersedianya pasokan listrik tersebut, PLN berharap operasional Sekolah Rakyat di Mamuju dapat berjalan secara optimal. Infrastruktur kelistrikan yang memadai diharapkan turut menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas pendidikan.
PLN UID Sulselrabar melalui UP3 Mamuju juga berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik bagi fasilitas publik dan sektor strategis, termasuk pendidikan, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang aman dan berkelanjutan di Sulawesi Barat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
Kedatangan truk pengangkut tiang listrik di Desa Lawisata, Kecamatan Laonti, Konawe Selatan, menjadi momen emosional bagi warga yang selama ini belum menikmati layanan listrik PLN.
Sabtu, 10 Okt 2026 19:14
News
Pendaftaran Dibuka 12 Oktober, Sekolah Islam Athirah Siapkan 1.188 Kursi Siswa Baru
Sekolah Islam Athirah menyiapkan 1.188 kursi bagi calon siswa baru tahun ajaran 2027/2028. Pendaftaran dibuka mulai 12 Oktober hingga 31 Desember 2026.
Jum'at, 09 Okt 2026 19:19
News
Vale Serahkan Ijazah Paket C, Buka Peluang Kerja Warga Pomalaa
Sejumlah warga di sekitar wilayah operasional PT Vale Indonesia Tbk di Pomalaa mendapatkan kesempatan menuntaskan pendidikan setara SMA melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C.
Jum'at, 09 Okt 2026 10:24
News
Linieritas Penting, tetapi Guru Bukan Garis Lurus
Karena itu, persoalannya bukan sesederhana: linier berarti baik, tidak linier berarti buruk. Linieritas adalah fondasi penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran profesionalitas.
Senin, 05 Okt 2026 21:49
News
YBM PLN Hadirkan Terang dan Kepedulian bagi Masyarakat Sulselrabar
Dari membantu keluarga mendapatkan akses listrik hingga mendukung pendidikan mahasiswa dan santri, YBM PLN menerjemahkan semangat Hari Kesaktian Pancasila melalui aksi kepedulian.
Minggu, 04 Okt 2026 14:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
3
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
4
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal
5
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
3
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
4
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal
5
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker