Ukir Prestasi & Sejarah! Ramadhipa Kibarkan Merah Putih di Portugal
Selasa, 06 Mei 2025 15:54
Pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, menunjukkan potensinya di arena balap Eropa. Foto/Istimewa
ESTORIL - Pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, menunjukkan potensinya di arena balap Eropa. Ia meraih podium perdananya di ajang European Talent Cup (ETC) musim 2025 di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (4/5).
Dalam balapan yang berlangsung di lintasan basah, pembalap berusia 15 tahun ini finis ketiga, menjadi pembalap Indonesia pertama yang mengibarkan Merah Putih di podium ETC.
Turun bersama Honda Asia-Dream Junior Team, Ramadhipa mengawali balapan dari posisi kelima dan sempat turun ke posisi keenam akibat keluar lintasan. Namun ia berhasil memperkecil jarak dengan pebalap di depannya, lalu bersaing memperebutkan podium. Dalam duel dramatis, Ramadhipa menyalip lawan di lintasan lurus terakhir dan mengunci posisi ketiga.
“Saya bisa menguasai situasi dengan sangat bagus, meski sempat melakukan kesalahan dan keluar lintasan. Saya terus fokus, tidak melakukan kesalahan lagi, dan akhirnya berhasil meraih podium. Saya sampai menangis saat tiba di parc ferme karena tidak menyangka bisa dapat hasil sejauh ini setelah hasil tes di Valencia. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai. Motivasi saya semakin kuat. Kami akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil bagus di Jerez beberapa pekan ke depan,” ujar Ramadhipa.
Sayangnya, hasil positif itu tak berlanjut di balapan kedua. Saat kembali bersaing di posisi ketiga, Ramadhipa terlibat insiden di tikungan pertama setelah ditabrak pebalap lain. Ia mencoba melanjutkan balapan, namun motornya tidak bisa dinyalakan kembali dan gagal finis. Ramadhipa menutup akhir pekan dengan 16 poin dan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara ETC.
Veda Tampil Impresif Sebelum Cedera
Sementara itu, rekan satu pembinaan Ramadhipa dari Astra Honda Racing Team, Veda Ega Pratama, mengalami nasib kurang beruntung di kelas JuniorGP. Pebalap 16 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, tampil impresif sejak awal balapan. Start dari posisi ke-10, Veda langsung menembus ke barisan depan dan sempat memimpin grup ketiga.
Setelah menjalani long lap penalty yang membuatnya turun ke posisi ke-13, Veda bangkit dan kembali ke posisi kelima. Namun saat mencoba menekan untuk mendekati tiga besar, ia terjatuh di antara tikungan 11 dan 12 dan bertabrakan dengan dua pebalap lain. Ia segera dilarikan ke Medical Centre dan didiagnosis mengalami retak ringan di tulang pangkal fibula dan pergelangan kaki kanan.
“Saya melakukan kesalahan di tikungan kedua terakhir dan mengalami highside. Saya rasa, ada pebalap yang sempat menyentuh kaki saya, tetapi saya baik-baik saja. Pada awal balap, saya berusaha keras untuk mengurangi jarak dengan pebalap di depan. Tapi saya sadar harus punya kontrol lebih baik lagi. Kami akan bertemu dokter di Barcelona untuk mengetahui apakah saya perlu menjalani operasi atau cukup beristirahat,” ujar Veda.
Menanggapi perjuangan kedua pebalap, GM Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengungkapkan apresiasi terhadap performa Ramadhipa dan Veda di ajang FIM JuniorGP.
“Kami bangga dengan perjuangan dan semangat pantang menyerah Veda dan Ramadhipa di level balap Eropa. Ini adalah buah dari komitmen berjenjang kami dalam membina pebalap muda, dari level regional hingga dunia. Kesuksesan Ramadhipa meraih podium dan performa impresif Veda menjadi bukti bahwa pebalap Indonesia mampu bersaing di level internasional,” ujar Andy.
Putaran berikutnya FIM JuniorGP akan digelar di Circuito de Jerez – Ángel Nieto pada 29 Juni – 1 Juli 2025. Ramadhipa dan Veda diharapkan dapat kembali tampil maksimal dan membawa harum nama Indonesia di kancah balap dunia.
Dalam balapan yang berlangsung di lintasan basah, pembalap berusia 15 tahun ini finis ketiga, menjadi pembalap Indonesia pertama yang mengibarkan Merah Putih di podium ETC.
Turun bersama Honda Asia-Dream Junior Team, Ramadhipa mengawali balapan dari posisi kelima dan sempat turun ke posisi keenam akibat keluar lintasan. Namun ia berhasil memperkecil jarak dengan pebalap di depannya, lalu bersaing memperebutkan podium. Dalam duel dramatis, Ramadhipa menyalip lawan di lintasan lurus terakhir dan mengunci posisi ketiga.
“Saya bisa menguasai situasi dengan sangat bagus, meski sempat melakukan kesalahan dan keluar lintasan. Saya terus fokus, tidak melakukan kesalahan lagi, dan akhirnya berhasil meraih podium. Saya sampai menangis saat tiba di parc ferme karena tidak menyangka bisa dapat hasil sejauh ini setelah hasil tes di Valencia. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai. Motivasi saya semakin kuat. Kami akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil bagus di Jerez beberapa pekan ke depan,” ujar Ramadhipa.
Sayangnya, hasil positif itu tak berlanjut di balapan kedua. Saat kembali bersaing di posisi ketiga, Ramadhipa terlibat insiden di tikungan pertama setelah ditabrak pebalap lain. Ia mencoba melanjutkan balapan, namun motornya tidak bisa dinyalakan kembali dan gagal finis. Ramadhipa menutup akhir pekan dengan 16 poin dan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara ETC.
Veda Tampil Impresif Sebelum Cedera
Sementara itu, rekan satu pembinaan Ramadhipa dari Astra Honda Racing Team, Veda Ega Pratama, mengalami nasib kurang beruntung di kelas JuniorGP. Pebalap 16 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, tampil impresif sejak awal balapan. Start dari posisi ke-10, Veda langsung menembus ke barisan depan dan sempat memimpin grup ketiga.
Setelah menjalani long lap penalty yang membuatnya turun ke posisi ke-13, Veda bangkit dan kembali ke posisi kelima. Namun saat mencoba menekan untuk mendekati tiga besar, ia terjatuh di antara tikungan 11 dan 12 dan bertabrakan dengan dua pebalap lain. Ia segera dilarikan ke Medical Centre dan didiagnosis mengalami retak ringan di tulang pangkal fibula dan pergelangan kaki kanan.
“Saya melakukan kesalahan di tikungan kedua terakhir dan mengalami highside. Saya rasa, ada pebalap yang sempat menyentuh kaki saya, tetapi saya baik-baik saja. Pada awal balap, saya berusaha keras untuk mengurangi jarak dengan pebalap di depan. Tapi saya sadar harus punya kontrol lebih baik lagi. Kami akan bertemu dokter di Barcelona untuk mengetahui apakah saya perlu menjalani operasi atau cukup beristirahat,” ujar Veda.
Menanggapi perjuangan kedua pebalap, GM Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengungkapkan apresiasi terhadap performa Ramadhipa dan Veda di ajang FIM JuniorGP.
“Kami bangga dengan perjuangan dan semangat pantang menyerah Veda dan Ramadhipa di level balap Eropa. Ini adalah buah dari komitmen berjenjang kami dalam membina pebalap muda, dari level regional hingga dunia. Kesuksesan Ramadhipa meraih podium dan performa impresif Veda menjadi bukti bahwa pebalap Indonesia mampu bersaing di level internasional,” ujar Andy.
Putaran berikutnya FIM JuniorGP akan digelar di Circuito de Jerez – Ángel Nieto pada 29 Juni – 1 Juli 2025. Ramadhipa dan Veda diharapkan dapat kembali tampil maksimal dan membawa harum nama Indonesia di kancah balap dunia.
(TRI)
Berita Terkait
News
Honda Bikers Day 2026, Merawat Persaudaraan Lintas Generasi
Semangat persaudaraan menyatukan 32.214 bikers Honda dari berbagai penjuru Indonesia dalam rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026.
Minggu, 25 Okt 2026 22:39
News
1.215 Pelajar Adu Inovasi, AHM Best Student 2026 Lahirkan Solusi Berkelanjutan
Sebanyak 1.215 pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia menuangkan gagasan dan kreativitas mereka dalam Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2026.
Kamis, 22 Okt 2026 19:27
News
Tiga Pulau Satu Semangat, Puluhan Ribu Bikers Menuju Honda Bikers Day 2026
Dari Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi, ribuan bikers Honda berkumpul dalam satu semangat yang sama sebelum melanjutkan perjalanan menuju Honda Bikers Day (HBD) 2026 di Ambarawa.
Kamis, 22 Okt 2026 06:12
News
Cari Aman Academy 2026, AHM Cetak Generasi Penggerak Keselamatan Berkendara
Lewat Cari Aman Academy, AHM mendorong generasi muda menjadi penggerak budaya keselamatan berkendara, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Jum'at, 09 Okt 2026 12:18
News
Pasca Gempa NTT, AHM Perkuat Layanan Kesehatan untuk Pulihkan Mobilitas Warga
Bantuan mencakup prasarana dan peralatan penunjang pelayanan kesehatan, mulai dari fasilitas listrik dan air bersih hingga perangkat pendukung layanan kesehatan primer.
Rabu, 07 Okt 2026 12:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahalini, Fiersa Besari, hingga For Revenge Siap Ramaikan Spektamagis Vol. 3
2
Sufriadi Arif Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Sulsel
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
5
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahalini, Fiersa Besari, hingga For Revenge Siap Ramaikan Spektamagis Vol. 3
2
Sufriadi Arif Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Sulsel
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
5
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim