Konsorsium Sultanbara 2024 Tekankan Pentingnya Pendidikan Vokasi
Sabtu, 02 Nov 2024 19:01
Kegiatan pembukaan Konsorium Sultanbara Journalist Boothcamp di Ajt. Hills Malino, Kabupaten Gowa. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
GOWA - Konsorsium Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sultanbatara) mengadakan Journalist Bootcamp 2024 di Ajt Hills Malino, Kabupaten Gowa, 2-3 November 2024.
Kegiatan ini mengangkat tema "Potensi Daerah, Inovasi Kita Bersama: Sinergi Perguruan Tinggi Vokasi, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha Industri, Media, dan Komunikasi Lokal".
Ketua Konsorsium Sultanbara, Baso Nasrullah mengatakan dengan digelarnya kegiatan Journalist Bootcamp Konsorsium Sultanbara 2024 ini, diharapkan mampu bekerja sama dengan media massa untuk memperkenalkan pentingnya pendidikan vokasi.
"Saya berharap media cetak dan online bisa bekerja sama dengan pendidikan vokasi untuk mampu mengangkat citra pendidikan vokasi serta mampu bersinergi dengan (Perguruan Tinggi Vokasi) PTV, pemerintah, pelaku usaha, maupun komunitas lokal," katanya pada sambutan acara.
Baso menuturkan peran media massa sangat penting dalam mengembangkan dan meningkatkan dunia pendidikan vokasi.
"Pendidikan vokasi belum populer maka kami berharap kepada rekan-rekan media bisa membantu kami dalam pemberitaan di media tentang pendidikan vokasi seperti bidang pembangunan, industri dan lain-lain," tuturnya.
Pemateri Journalist Bootcamp Konsorsium Sultanbara 2024, Faisal Syam mengatakan tujuan konsorium adalah mendorong penjualan produk, membangun relasi, dan membuat merk brand lokal lebih dikenal di masyarakat umum.
"Memanfaatkan IoT seperti merk, produk, layanan, dan jangkauan target. Tujuan konsorsium, mendongkrak angka penjualan, pemahaman produk, perluasan pasar, membangun hubungan produsen konsumen, membangun kesadaran merk serta menjangkau khalayak luas," ujarnya dalam pemaparan materi kegiatan.
Kegiatan Journalist Bootcamp Konsorsium Sultanbara 2024 diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Pertanian Pangkajene Kepulauan, Politeknik Bosowa, Politeknik Bombana.
Kegiatan ini mengangkat tema "Potensi Daerah, Inovasi Kita Bersama: Sinergi Perguruan Tinggi Vokasi, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha Industri, Media, dan Komunikasi Lokal".
Ketua Konsorsium Sultanbara, Baso Nasrullah mengatakan dengan digelarnya kegiatan Journalist Bootcamp Konsorsium Sultanbara 2024 ini, diharapkan mampu bekerja sama dengan media massa untuk memperkenalkan pentingnya pendidikan vokasi.
"Saya berharap media cetak dan online bisa bekerja sama dengan pendidikan vokasi untuk mampu mengangkat citra pendidikan vokasi serta mampu bersinergi dengan (Perguruan Tinggi Vokasi) PTV, pemerintah, pelaku usaha, maupun komunitas lokal," katanya pada sambutan acara.
Baso menuturkan peran media massa sangat penting dalam mengembangkan dan meningkatkan dunia pendidikan vokasi.
"Pendidikan vokasi belum populer maka kami berharap kepada rekan-rekan media bisa membantu kami dalam pemberitaan di media tentang pendidikan vokasi seperti bidang pembangunan, industri dan lain-lain," tuturnya.
Pemateri Journalist Bootcamp Konsorsium Sultanbara 2024, Faisal Syam mengatakan tujuan konsorium adalah mendorong penjualan produk, membangun relasi, dan membuat merk brand lokal lebih dikenal di masyarakat umum.
"Memanfaatkan IoT seperti merk, produk, layanan, dan jangkauan target. Tujuan konsorsium, mendongkrak angka penjualan, pemahaman produk, perluasan pasar, membangun hubungan produsen konsumen, membangun kesadaran merk serta menjangkau khalayak luas," ujarnya dalam pemaparan materi kegiatan.
Kegiatan Journalist Bootcamp Konsorsium Sultanbara 2024 diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Pertanian Pangkajene Kepulauan, Politeknik Bosowa, Politeknik Bombana.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
7 Mahasiswa Polipangkep Raih Juara Nasional pada SCC Polinela 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) dalam ajang Student Competency Competition (SCC) 2026.
Jum'at, 18 Sep 2026 16:52
Sulsel
Polipangkep Dorong Hilirisasi Pewarna Alami Berbasis Limbah
Limbah pertanian seperti sabut kelapa dikembangkan menjadi bahan baku pewarna alami untuk produk wastra. Inovasi tersebut dikembangkan Tim Riset Bestari Saintek Polipangkep melalui produk bernama Cocodye.
Selasa, 15 Sep 2026 18:54
Sulsel
Pemkab Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Komoditas Kelapa
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menggandeng Polipangkep untuk mengembangkan komoditas kelapa melalui riset, inovasi, dan hilirisasi guna meningkatkan nilai ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Kamis, 30 Jul 2026 12:59
News
Polipangkep Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Vokasi di Indonesia
Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) bersiap melakukan transformasi kelembagaan menjadi Politeknik University.
Sabtu, 18 Apr 2026 16:43
Sulsel
Kukuhkan Dua Guru Besar, Polipangkep Kini Miliki 8 Profesor
Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) resmi mengukuhkan dua guru besar baru melalui Rapat Senat Terbuka di Unhas Hotel & Convention, Makassar, Sabtu (18/4/2026).
Sabtu, 18 Apr 2026 15:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target