Berisik, Moderator Debat Pilkada Bantaeng Berulangkali Minta Pendukung Tertib

Sabtu, 16 Nov 2024 15:20
Berisik, Moderator Debat Pilkada Bantaeng Berulangkali Minta Pendukung Tertib
Suasana debat publik kedua Pilkada Bantaeng di Claro Makassar. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
Comment
Share
MAKASSAR - Debat publik kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sabtu 16 November 2024.

Pantauan SINDO Makassar di arena debat, pendukung paslon nomor urut 1 Muhammad Fathul Fauzy-Sahabuddin dan paslon nomor urut 2 Ilham Syah Azikin-Kanita Kahfi sama-sama ramai.

Sorak-sorai para pendukung kedua paslon mewarnai jalannya debat. Akibatnya para pendukung kedua paslon berulangkali ditegur moderator untuk tenang dan mengikuti jalannya debat sesuai aturan yang telah disepakati.

"Pendukung mohon tenang, mohon duduk, mohon jaga kondusifitas dalam debat," ujarnya lagi.

Pendukung kedua paslon mulai berisik saat debat memasuki segmen pertama. Kedua pendukung paslon riuh sebelum moderator meminta memberikan tepuk tangan.

"Cukup terima kasih dukungannya. Mohon tetap tenang akan ada waktunya sendiri untuk memberikan dukungan," tegas moderator.

Teguran pun tak diindahkan para pendukung tetap berisik sambil berjoget.

Bahkan bererapa kali moderator meminta pengamanan untuk mengeluarkan secara paksa bagi pendukung yang tidak mengindahkan peraturan. Dia menekankan jangan sampai pendukung menganggu konsntrasi para paslon.

Moderator, kata dia berhak untuk mengeluarkan para pendukunh yang tidak mau tertib dan tidak bisa menjaga kondusifitas debat.

"Kami mohon semua hadirin dan pendukung untuk menjaga ketertiban, karena paslon tidak bisa fokus menyampaikan hal hal yang penting, saya berhak mengeluarkan anda diruangan ini," katanya.

Setelah diminta tenang, kedua pendukung paslon kembali tenang dan kedua paslon kembali menyampaikan gagasan. Namun hanya beberapa menit kedua pendukung kedua paslon kembali riuh.

Debat keua Pilkada Bantaeng 2024 mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, yang menjadi sejumlah sub tama, yakni Infrastruktur, Pembangunan ekonomi digita dan UMKM.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru