Tersedia 257.000 Ton, Stok Beras Sulsel Aman
Rabu, 15 Jan 2025 15:37
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendampingi Pj Gubernur meninjau ketersediaan cadangan beras di Bulog. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mendampingi Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry meninjau gudang Bulog Panaikang Sulsel di Jalan Urip Sumohardjo, Rabu (15/1/2025).
Kunjungan bersama Forkopimda Sulsel itu dalam rangka pengendalian inflasi, sekaligus mengecek ketersediaan cadangan beras di Gudang Bulog Panaikang Sulsel.
"Sekarang kita ada di Gudang Bulog Panaikang, alhamdulillah secara keseluruhan di Sulsel itu ada 257.000 ton lebih dari 40 lebih gudang kita di sini," kata Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry saat diwawancarai di sela-sela peninjauannya.
Dari 257.000 ton stok beras di Gudang Bulog, 157.000 ton adalah beras PSO untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Sedangkan 100.000 ton merupakan beras komersial.
"Jadi secara nasional, Bulog sampai Desember itu memiliki cadangan 2 juta ton, dan di Sulsel ada 257.000 ton. Ini disiapkan dalam rangka untuk mengantisipasi bencana, termasuk juga kalau pemerintah ingin memberikan bantuan pangan ke masyarakat," sambung Pj Gubernur Sulsel itu.
Pemprov pun menjamin stabilisasi ketersediaan dan harga beras melalui Gerakan Pangan Murah yang serentak dilakukan di 24 kabupaten/kota, sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan inflasi Kota Makassar berada di angka 1,19%. Angka tersebut berada di bawah inflasi Sulsel 1,23%.
Itu berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar pada 2 Januari 2025 lalu, terkait tingkat inflasi Kota Makassar periode Januari-Desember 2024.
Untuk menjaga inflasi tetap terkendali, Pemkot Makassar melakukan beberapa intervensi. Salah satunya yaitu melalui program Gerakan Pangan Murah. Khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan.
Selain itu, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono juga meninjau gudang penyimpanan Bulog untuk memastikan bahwa stok pangan, terutama beras, dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Pantauan ini sangat penting untuk memastikan bahwa stok pangan kita aman dan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat. Kami juga ingin memastikan bahwa distribusi berjalan lancar tanpa kendala yang berarti," jelasnya.
Kunjungan bersama Forkopimda Sulsel itu dalam rangka pengendalian inflasi, sekaligus mengecek ketersediaan cadangan beras di Gudang Bulog Panaikang Sulsel.
"Sekarang kita ada di Gudang Bulog Panaikang, alhamdulillah secara keseluruhan di Sulsel itu ada 257.000 ton lebih dari 40 lebih gudang kita di sini," kata Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry saat diwawancarai di sela-sela peninjauannya.
Dari 257.000 ton stok beras di Gudang Bulog, 157.000 ton adalah beras PSO untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Sedangkan 100.000 ton merupakan beras komersial.
"Jadi secara nasional, Bulog sampai Desember itu memiliki cadangan 2 juta ton, dan di Sulsel ada 257.000 ton. Ini disiapkan dalam rangka untuk mengantisipasi bencana, termasuk juga kalau pemerintah ingin memberikan bantuan pangan ke masyarakat," sambung Pj Gubernur Sulsel itu.
Pemprov pun menjamin stabilisasi ketersediaan dan harga beras melalui Gerakan Pangan Murah yang serentak dilakukan di 24 kabupaten/kota, sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan inflasi Kota Makassar berada di angka 1,19%. Angka tersebut berada di bawah inflasi Sulsel 1,23%.
Itu berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar pada 2 Januari 2025 lalu, terkait tingkat inflasi Kota Makassar periode Januari-Desember 2024.
Untuk menjaga inflasi tetap terkendali, Pemkot Makassar melakukan beberapa intervensi. Salah satunya yaitu melalui program Gerakan Pangan Murah. Khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan.
Selain itu, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono juga meninjau gudang penyimpanan Bulog untuk memastikan bahwa stok pangan, terutama beras, dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Pantauan ini sangat penting untuk memastikan bahwa stok pangan kita aman dan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat. Kami juga ingin memastikan bahwa distribusi berjalan lancar tanpa kendala yang berarti," jelasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemprov Sulsel Berhasil Raih WTP Lima Kali Berturut-turut
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Kamis, 04 Jun 2026 17:31
Sulsel
Sinergi TNI, Pemprov Sulsel dan Pemkab Maros Hadirkan Jembatan Aman bagi Warga
Senyum bahagia menghiasi wajah warga Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Rabu, (3/06/2026). Penantian panjang selama puluhan tahun akhirnya terjawab melalui hadirnya Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang kini menghubungkan dua wilayah tersebut.
Rabu, 03 Jun 2026 20:01
News
Andi Sudirman Satu-satunya Gubernur Pembicara di Peluncuran Perpres Pencegahan ATS
Provinsi Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan di tingkat nasional. Di tengah peluncuran Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS)
Rabu, 03 Jun 2026 19:56
News
Polda Sulsel Bongkar Penyelundupan BBM Ilegal, Gubernur Siapkan Penghargaan
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi Polda Sulsel, TNI, dan Koarmada atas keberhasilan mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) ilegal dalam skala besar.
Selasa, 02 Jun 2026 17:04
Sulsel
RSUD Syekh Yusuf Dibantu Rp1 Miliar untuk Pemulihan Pascakebakaran
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 Miliar untuk mendukung pemulihan pasca kebakaran yang terjadi di RSUD Syekh Yusuf Gowa.
Minggu, 31 Mei 2026 21:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
5
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
5
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET