Lukman Desak BMBK Perbaiki Ruas Jalan Sapaya-Malakaji & Sungguminasa-Malino
Selasa, 04 Feb 2025 12:43
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Lukman B Kady (LBK). Foto: Humas DPRD Sulsel
MAKASSAR - Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Lukman B Kady (LBK) mendesak Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) untuk memberikan perhatian serius terhadap perbaikan ruas jalan Provinsi di wilayah Kabupaten Gowa.
Diantaranya ruas Jalan Sungguminasa - Malino serta ruas Jalan Sapaya - Malakaji. Desakan tersebut disampaikan LBK dalam rapat kerja Komisi D DPRD Sulsel bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi pada Selasa, 4 Februari 2025.
Menurut Lukman, perbaikan ruas jalan Sungguminasa - Malino dan Malakaji - Sapaya perlu mendapat atensi serius. Alasannya, ruas jalan tersebut merupakan jalur perekonomian masyarakat.
"Ruas jalan Sungguminasa - Malino ini harus segera dikerjakan. Kedepannya kita (Komisi D) perlu melihat langsung kondisi jalan di sana," kata Lukman B Kady dalam rapat kerja tersebut.
Begitu pun dengan ruas Jalan Malakaji - Sapaya perlu mendapat perhatian lebih. Melihat kondisi ruas jalan provinsi di wilayah tersebut cukup memprihatinkan.
Apalagi kata dia, perbaikan ruas Jalan Malakaji - Sapaya pernah masuk dalam Rancangan Kerja Anggaran (RKA) Dinas BMBK tahun sebelumnya, tapi dihilangkan.
"Malakaji - Sapaya itu di mana, ini juga tolong diperhatikan. Malakaji - Sapaya sangat butuh diperhatikan," katanya.
Sementara Kabid Pembangunan Preservasi Jalan di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Irawan Dermayasamin mengungkapkan perbaikan ruas jalan Sungguminasa - Malino telah dianggarkan pada APBD 2025. Pekerjaan fisiknya pun dimulai tahun ini.
Hanya saja, perbaikan ruas Jalan Sungguminasa - Malino difokuskan titik - titik rawan longsor. "Semua titik rawan longsor," katanya.
Adapun ruas jalan Sapaya-Malakaji, Iriawan mengakui, rencana perbaikan
jalan tersebut sempat masuk dalam rencana kerja, tapi belakangan dihapus.
Alasannya, pagu anggaran yang diberikan Dinas BMBK untuk 2025 mengalami pengurangan dari anggaran diusulkan. Sehingga setelah dilakukan penyesuaian anggaran, ruas jalan Malakaji - Sapaya dihapus.
"Malakaji - Sapaya pernah kita masukkan, tapi setelah kami melaporkan (ke Pj Gubernur) kita menyesuaikan pagu, dan melakukan penghapusan," imbuhnya sembari menambahkan, masukkan Komisi D menjadi catatan.
Diantaranya ruas Jalan Sungguminasa - Malino serta ruas Jalan Sapaya - Malakaji. Desakan tersebut disampaikan LBK dalam rapat kerja Komisi D DPRD Sulsel bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi pada Selasa, 4 Februari 2025.
Menurut Lukman, perbaikan ruas jalan Sungguminasa - Malino dan Malakaji - Sapaya perlu mendapat atensi serius. Alasannya, ruas jalan tersebut merupakan jalur perekonomian masyarakat.
"Ruas jalan Sungguminasa - Malino ini harus segera dikerjakan. Kedepannya kita (Komisi D) perlu melihat langsung kondisi jalan di sana," kata Lukman B Kady dalam rapat kerja tersebut.
Begitu pun dengan ruas Jalan Malakaji - Sapaya perlu mendapat perhatian lebih. Melihat kondisi ruas jalan provinsi di wilayah tersebut cukup memprihatinkan.
Apalagi kata dia, perbaikan ruas Jalan Malakaji - Sapaya pernah masuk dalam Rancangan Kerja Anggaran (RKA) Dinas BMBK tahun sebelumnya, tapi dihilangkan.
"Malakaji - Sapaya itu di mana, ini juga tolong diperhatikan. Malakaji - Sapaya sangat butuh diperhatikan," katanya.
Sementara Kabid Pembangunan Preservasi Jalan di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Irawan Dermayasamin mengungkapkan perbaikan ruas jalan Sungguminasa - Malino telah dianggarkan pada APBD 2025. Pekerjaan fisiknya pun dimulai tahun ini.
Hanya saja, perbaikan ruas Jalan Sungguminasa - Malino difokuskan titik - titik rawan longsor. "Semua titik rawan longsor," katanya.
Adapun ruas jalan Sapaya-Malakaji, Iriawan mengakui, rencana perbaikan
jalan tersebut sempat masuk dalam rencana kerja, tapi belakangan dihapus.
Alasannya, pagu anggaran yang diberikan Dinas BMBK untuk 2025 mengalami pengurangan dari anggaran diusulkan. Sehingga setelah dilakukan penyesuaian anggaran, ruas jalan Malakaji - Sapaya dihapus.
"Malakaji - Sapaya pernah kita masukkan, tapi setelah kami melaporkan (ke Pj Gubernur) kita menyesuaikan pagu, dan melakukan penghapusan," imbuhnya sembari menambahkan, masukkan Komisi D menjadi catatan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Komisi B Pasang Badan, DPRD Sulsel Minta Sanksi Pabrik Sawit yang Tak Patuh Harga TBS
Komisi B DPRD Sulsel mengeluarkan rekomendasi tegas menyikapi ketidakpatuhan sejumlah pabrik kelapa sawit terhadap penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Senin, 19 Jan 2026 19:24
Sulsel
Pernah Tangani Proyek Bersoal! DPRD Sulsel Tak Mau Orang Bermasalah Tangani Proyek Irigasi
Komisi D DPRD Sulsel merekomendasikan pergantian team leader yang mengerjakan paket irigasi multi years 2025-2027. Rekomendasi ini disampaikan dalam rapat kerja bersama pemenang tender managemen konstruksi (MK) di Kantor sementara DPRD Sulsel, Makassar pada Senin (19/01/2026).
Senin, 19 Jan 2026 18:15
Sulsel
Temukan Perbedaan Laporan Deviden, DPRD Sulsel Minta GMTD Siapkan Data Lengkap
Komisi D menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Kantor DPRD Sulsel sementara pada Rabu (14/01/2026).
Rabu, 14 Jan 2026 19:41
News
GMTD Tegaskan Status Hukum hingga Kontribusi ke Daerah di RDP DPRD Sulsel
PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) menghormati pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 14 Jan 2026 18:20
News
Perbaikan Jalan Hertasning Dikebut dan Mulai Tunjukkan Progres Nyata
Progres penanganan preservasi Jalan Paket 1, khususnya ruas Jalan Hertasning Kota Makassar, kini menunjukkan perkembangan nyata dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selasa, 13 Jan 2026 16:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim SAR Temukan Korban Kedua ATR 42-500 Berjenis Kelamin Perempuan
2
Mengapa Media Sosial Pemerintah Rajin Posting, tetapi Minim Respon Publik?
3
Delapan Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di Makassar
4
FK UMI Bersama AMDA & AMSA UMI Tebar Akses Kesehatan Gratis di Pinrang
5
Barang Korban Ditemukan, Operasi SAR ATR 42-500 Persempit Area Pencarian
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim SAR Temukan Korban Kedua ATR 42-500 Berjenis Kelamin Perempuan
2
Mengapa Media Sosial Pemerintah Rajin Posting, tetapi Minim Respon Publik?
3
Delapan Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di Makassar
4
FK UMI Bersama AMDA & AMSA UMI Tebar Akses Kesehatan Gratis di Pinrang
5
Barang Korban Ditemukan, Operasi SAR ATR 42-500 Persempit Area Pencarian