DPRD Sulsel Desak Percepat Perbaikan Jalan Poros Pangkep-Barru dan Pinrang Sebelum Arus Mudik
Selasa, 10 Mar 2026 22:59
Komisi D DPRD Sulsel menggelar Rapat Kerja dengan BBPJN Sulsel terkait keluhan kerusakan pada jalan nasional di kantor sementara DPRD Sulsel, Makassar pada Selasa, (10/3/2026). Humas DPRD Sulsel
MAKASSAR - Banyaknya jalan nasional mengalami rusak parah di sejumlah daerah menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Sulsel yang membidangi infrastruktur.
Komisi D DRPD Sulsel menggelar Rapat Kerja bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan (BBPJN Sulsel), Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulsel, Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Dinas Perhubungan serta pihak terkait di kantor sementara DPRD Sulsel, Makassar pada Selasa, (10/3/2026).
Ketua Komisi D DRPD Sulsel, Kadir Halid mendesak BBPJN Sulsel segera memperbaiki jalan-jalan nasional yang rusak parah sebelum masuk masa mudik lebaran 1447 Hijriah.
"Kesimpulannya jalan nasional yang belum diperbaiki segera diselesaikan sebelum lebaran ini," desak Kadir dalam rapat tersebut.
Selain itu, Komisi D juga berencana mengunjungi Kementerian Perhubungan dan Kementrian PU untuk berkonsultasi perihal jalan nasional serta transportasi di Sulsel.
Termasuk rencana mengambil alih terminal dan pelabuhan untuk dikembalikan kewenangannya ke provinsi.
"Tentu akan ada rencana kunjungan ke Kementrian Perhubungan, kita konsultasi terkait jalan nasional di Sulsel," ujarnya.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Andi Aan Nugraha menekankan perbaikan jalan secepatnya di Kabupaten Pangkep, Barru dan Pinrang. Sebagai orang yang sering melewati jalur ini, ia mengeluhkan banyaknya jalan yang berlubang.
"Jadi memang banyak sekali jalan yang berlubang dan lubangnya dalam. Ini mohon perhatiannya, untuk segera diperbaiki. Apalagi sudah sangat dekat waktu mudik," jelasnya.
Kepala BBPJN Sulsel, Indra Cahya Kusuma, menjelaskan berkaitan dengan rusaknya jalanan sudah dilakukan evaluasi. Temuannya, berkaitan dengan cuaca, serta historis jalan yang rata-rata 9 tahun penanganan terakhir.
"Berkaitan dengan penanganan jalan ini, kami sudah punya tools terkait aset jalan ini. Dan ruas-ruasnya sudah ada historis penanganannya juga," jelas Indra.
Dia juga memaparkan hambatan yang dialami timnya di lapangan. Antaranya, jasa konstruksi yang mulai tidak tertarik merehabilitasi jalan nasional. Terutama ruas Maros-Pangkep.
"Karena pada saat penanganan lubangnya itu berkali-kali sementara pembayarannya satu kali saja, jadi beberapa kami lihat lebih memilih ke ruas yang tidak dilewati kendaraan besar dengan bermuatan besar. Sebagai contoh ruas Maros-Pangkep banyak yang tidak tertarik. Beda dengan ruas ke arah Jeneponto - Bulukumba itu lebih tertarik," imbuhnya.
Komisi D DRPD Sulsel menggelar Rapat Kerja bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan (BBPJN Sulsel), Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulsel, Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Dinas Perhubungan serta pihak terkait di kantor sementara DPRD Sulsel, Makassar pada Selasa, (10/3/2026).
Ketua Komisi D DRPD Sulsel, Kadir Halid mendesak BBPJN Sulsel segera memperbaiki jalan-jalan nasional yang rusak parah sebelum masuk masa mudik lebaran 1447 Hijriah.
"Kesimpulannya jalan nasional yang belum diperbaiki segera diselesaikan sebelum lebaran ini," desak Kadir dalam rapat tersebut.
Selain itu, Komisi D juga berencana mengunjungi Kementerian Perhubungan dan Kementrian PU untuk berkonsultasi perihal jalan nasional serta transportasi di Sulsel.
Termasuk rencana mengambil alih terminal dan pelabuhan untuk dikembalikan kewenangannya ke provinsi.
"Tentu akan ada rencana kunjungan ke Kementrian Perhubungan, kita konsultasi terkait jalan nasional di Sulsel," ujarnya.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Andi Aan Nugraha menekankan perbaikan jalan secepatnya di Kabupaten Pangkep, Barru dan Pinrang. Sebagai orang yang sering melewati jalur ini, ia mengeluhkan banyaknya jalan yang berlubang.
"Jadi memang banyak sekali jalan yang berlubang dan lubangnya dalam. Ini mohon perhatiannya, untuk segera diperbaiki. Apalagi sudah sangat dekat waktu mudik," jelasnya.
Kepala BBPJN Sulsel, Indra Cahya Kusuma, menjelaskan berkaitan dengan rusaknya jalanan sudah dilakukan evaluasi. Temuannya, berkaitan dengan cuaca, serta historis jalan yang rata-rata 9 tahun penanganan terakhir.
"Berkaitan dengan penanganan jalan ini, kami sudah punya tools terkait aset jalan ini. Dan ruas-ruasnya sudah ada historis penanganannya juga," jelas Indra.
Dia juga memaparkan hambatan yang dialami timnya di lapangan. Antaranya, jasa konstruksi yang mulai tidak tertarik merehabilitasi jalan nasional. Terutama ruas Maros-Pangkep.
"Karena pada saat penanganan lubangnya itu berkali-kali sementara pembayarannya satu kali saja, jadi beberapa kami lihat lebih memilih ke ruas yang tidak dilewati kendaraan besar dengan bermuatan besar. Sebagai contoh ruas Maros-Pangkep banyak yang tidak tertarik. Beda dengan ruas ke arah Jeneponto - Bulukumba itu lebih tertarik," imbuhnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
DPRD Sulsel Endus Kepsek SMA Mundur Serentak, Siapkan RDP Gali Informasi
Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, geram menanggapi isu dugaan adanya kepala sekolah yang dipaksa mengundurkan diri oleh pihak tertentu di lingkungan Dinas Pendidikan Sulsel.
Selasa, 09 Jun 2026 14:22
News
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus melanjutkan penanganan sejumlah ruas jalan strategis melalui program Multi Years Project (MYP) yang saat ini berlangsung di berbagai kabupaten dan kota.
Senin, 08 Jun 2026 15:21
News
DPRD Sulsel Minta Pekerjaan Jalan Dipercepat Agar Tak Ganggu Aktivitas Masyarakat
Komisi D DPRD Sulawesi Selatan melakukan kunjungan lapangan ke proyek jalan multiyears di Kabupaten Gowa, Selasa (2/6/2026).
Selasa, 02 Jun 2026 14:26
News
Dari Pengaspalan hingga Drainase, MYP Sulsel Bergerak di Berbagai Ruas
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP) untuk menangani sejumlah ruas strategis di berbagai wilayah Sulsel.
Senin, 25 Mei 2026 08:07
News
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 16:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Polda Sulsel Ungkap 1.175 Kasus Narkoba, Puluhan Kilogram Sabu Dimusnahkan
3
Ombudsman RI Apresiasi Transformasi Layanan Pelindo di Makassar
4
Pertamina Tambah Penyaluran Biosolar di Makassar, Distribusi Diperkuat di Jalur Sulawesi
5
Legislator Makassar Imbau Pemerintah Antisipasi Dampak Naiknya Harga BBM
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Polda Sulsel Ungkap 1.175 Kasus Narkoba, Puluhan Kilogram Sabu Dimusnahkan
3
Ombudsman RI Apresiasi Transformasi Layanan Pelindo di Makassar
4
Pertamina Tambah Penyaluran Biosolar di Makassar, Distribusi Diperkuat di Jalur Sulawesi
5
Legislator Makassar Imbau Pemerintah Antisipasi Dampak Naiknya Harga BBM