DPRD Sulsel Apresiasi Kinerja Bumi Karsa, Progres MYP Paket 3 Tembus 25%
Minggu, 19 Jul 2026 14:02
Kinerja PT Bumi Karsa dalam menggarap Program Multi Years Project (MYP) Paket 3 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendapat apresiasi dari DPRD Sulsel. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kinerja PT Bumi Karsa dalam menggarap Program Multi Years Project (MYP) Paket 3 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendapat apresiasi dari DPRD Sulsel. Hingga akhir Juni 2026, progres fisik proyek telah mencapai 25 persen atau melampaui target kontrak sebesar 12 persen.
Capaian tersebut membuat pelaksanaan proyek berada 13 persen lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Percepatan ini dinilai sebagai bukti komitmen Bumi Karsa dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Project Manager PT Bumi Karsa, Sarif Barakati, mengatakan pencapaian progres tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim proyek serta dukungan dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Hingga saat ini, progres fisik proyek telah mencapai 25 persen, melampaui target sebesar 12 persen. Artinya, pelaksanaan pekerjaan berada 13 persen lebih cepat dari jadwal. Berbagai masukan dan perhatian dari DPRD menjadi bagian penting dalam evaluasi agar proyek tetap berjalan optimal, menjaga kualitas pekerjaan, serta memenuhi target yang telah ditetapkan," ujar Sarif.
MYP Paket 3 mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 254,85 kilometer yang tersebar pada 15 ruas jalan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Enrekang, dan Soppeng.
Dari total ruas tersebut, sebanyak delapan ruas jalan telah memasuki tahap konstruksi, sementara ruas lainnya masih dalam proses perancangan dan persiapan teknis.
Sarif menjelaskan, berdasarkan kontrak, proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2027. Namun, dengan kondisi lapangan yang mendukung dan minim kendala, penyelesaian pekerjaan berpeluang dilakukan lebih cepat dari jadwal.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan seluruh pihak terkait agar pekerjaan berjalan sesuai target, tanpa mengabaikan mutu dan standar keselamatan kerja," katanya.
Dalam pelaksanaannya, Bumi Karsa juga menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya kenaikan harga material konstruksi dan biaya operasional. Meski demikian, perusahaan memastikan kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen dalam menjaga kualitas pekerjaan.
General Manager PT Bumi Karsa, Ahmad Rani, menegaskan keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari kecepatan progres, tetapi juga dari konsistensi perusahaan dalam menjaga mutu konstruksi, penerapan keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis.
"Pencapaian progres yang melampaui target merupakan hasil kolaborasi seluruh tim proyek. Percepatan pekerjaan harus tetap berjalan seiring dengan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan," ujar Ahmad.
Ia optimistis penyelesaian proyek MYP Paket 3 akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses ekonomi, serta mendukung pertumbuhan daerah di Sulawesi Selatan.
Apresiasi terhadap kinerja Bumi Karsa juga disampaikan Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, menilai progres MYP Paket 3 menjadi yang tertinggi dibandingkan paket lainnya dalam program pembangunan infrastruktur jalan tersebut.
"Dari seluruh paket yang berjalan, Paket 3 mencatat progres tertinggi, yakni mencapai 25 persen. Ini patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan PT Bumi Karsa dalam menjalankan amanah pembangunan infrastruktur daerah," ujar Kadir.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Bumi Karsa untuk terus mempertahankan kinerja dan kontribusinya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.
Sebagai perusahaan konstruksi nasional yang telah berpengalaman lebih dari lima dekade, PT Bumi Karsa terus berkomitmen menghadirkan solusi konstruksi yang berkualitas, inovatif, serta mengedepankan aspek keselamatan dan keberlanjutan.
Capaian tersebut membuat pelaksanaan proyek berada 13 persen lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Percepatan ini dinilai sebagai bukti komitmen Bumi Karsa dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Project Manager PT Bumi Karsa, Sarif Barakati, mengatakan pencapaian progres tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim proyek serta dukungan dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Hingga saat ini, progres fisik proyek telah mencapai 25 persen, melampaui target sebesar 12 persen. Artinya, pelaksanaan pekerjaan berada 13 persen lebih cepat dari jadwal. Berbagai masukan dan perhatian dari DPRD menjadi bagian penting dalam evaluasi agar proyek tetap berjalan optimal, menjaga kualitas pekerjaan, serta memenuhi target yang telah ditetapkan," ujar Sarif.
MYP Paket 3 mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 254,85 kilometer yang tersebar pada 15 ruas jalan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Enrekang, dan Soppeng.
Dari total ruas tersebut, sebanyak delapan ruas jalan telah memasuki tahap konstruksi, sementara ruas lainnya masih dalam proses perancangan dan persiapan teknis.
Sarif menjelaskan, berdasarkan kontrak, proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2027. Namun, dengan kondisi lapangan yang mendukung dan minim kendala, penyelesaian pekerjaan berpeluang dilakukan lebih cepat dari jadwal.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan seluruh pihak terkait agar pekerjaan berjalan sesuai target, tanpa mengabaikan mutu dan standar keselamatan kerja," katanya.
Dalam pelaksanaannya, Bumi Karsa juga menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya kenaikan harga material konstruksi dan biaya operasional. Meski demikian, perusahaan memastikan kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen dalam menjaga kualitas pekerjaan.
General Manager PT Bumi Karsa, Ahmad Rani, menegaskan keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari kecepatan progres, tetapi juga dari konsistensi perusahaan dalam menjaga mutu konstruksi, penerapan keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis.
"Pencapaian progres yang melampaui target merupakan hasil kolaborasi seluruh tim proyek. Percepatan pekerjaan harus tetap berjalan seiring dengan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan," ujar Ahmad.
Ia optimistis penyelesaian proyek MYP Paket 3 akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses ekonomi, serta mendukung pertumbuhan daerah di Sulawesi Selatan.
Apresiasi terhadap kinerja Bumi Karsa juga disampaikan Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, menilai progres MYP Paket 3 menjadi yang tertinggi dibandingkan paket lainnya dalam program pembangunan infrastruktur jalan tersebut.
"Dari seluruh paket yang berjalan, Paket 3 mencatat progres tertinggi, yakni mencapai 25 persen. Ini patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan PT Bumi Karsa dalam menjalankan amanah pembangunan infrastruktur daerah," ujar Kadir.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Bumi Karsa untuk terus mempertahankan kinerja dan kontribusinya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.
Sebagai perusahaan konstruksi nasional yang telah berpengalaman lebih dari lima dekade, PT Bumi Karsa terus berkomitmen menghadirkan solusi konstruksi yang berkualitas, inovatif, serta mengedepankan aspek keselamatan dan keberlanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
PAN Sulsel Target 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Provinsi di Pileg 2029
Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi mematok target tinggi usai dilantik untuk periode kelimanya memimpin partai ini. Ia dikukuhkan langsung oleh Ketum DPP Zulkifli Hasan di Makassar pada Rabu (7/10/2026).
Rabu, 07 Okt 2026 18:16
News
PLN Komitmen Hak Pelanggan Terpenuhi, Verifikasi Gangguan Dilakukan Secara Akuntabel
PT PLN (Persero) terus memastikan pemenuhan hak pelanggan dalam menyikapi kondisi kelistrikan yang terjadi di Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Rabu, 07 Okt 2026 16:41
Sulsel
4 Paket MYP Sulsel Tertinggal, Muhammad Sadar Desak Percepatan Pengerjaan
Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, menyoroti progres pengerjaan proyek Multiyears Project (MYP) Pemprov Sulsel yang belum mencapai target pada sebagian besar paket pekerjaan hingga September 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 15:38
News
Bumi Karsa Perkuat Akses Routa Lewat Pembangunan Dua Jembatan Bailey
Akses masyarakat di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, kini semakin terbuka setelah dua Jembatan Bailey yang dibangun PT Bumi Karsa diresmikan Bupati Konawe Yusran Akbar.
Senin, 28 Sep 2026 20:45
News
Ratusan Ojol Datangi DPRD Sulsel, Tolak Perubahan Status Mitra Menjadi Pekerja
Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Aliansi Ojol Bersatu Sulawesi Selatan mendatangi Kantor DPRD Sulsel, Jumat (25/9/2026).
Jum'at, 25 Sep 2026 20:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
MK Tak Menemukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
MK Tak Menemukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA