Bupati Lutim Gaspol Benahi Sekolah Rusak, Dewan Pendidikan Turun Cek Langsung
Minggu, 06 Sep 2026 17:14
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Dewan Pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turun langsung melakukan monitoring kondisi sekolah di berbagai wilayah. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Menindaklanjuti instruksi Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Dewan Pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turun langsung melakukan monitoring kondisi sekolah di berbagai wilayah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas pendidikan berada dalam kondisi layak serta tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa.
Ketua Dewan Pendidikan Luwu Timur, Herdinang, mengatakan monitoring lapangan diperlukan agar persoalan kerusakan infrastruktur sekolah dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
"Kami tidak mau lagi dengar ada sekolah yang rusak parah sehingga mengganggu aktivitas pembelajaran. Sekarang kita turun langsung, cek ke lapangan," tegas Herdinang, Ahad (06/09/2026)
Menurutnya, kondisi ruang belajar menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pendidikan yang aman dan nyaman.
Karena itu, setiap persoalan yang ditemukan dalam monitoring akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.
Bupati Luwu Timur, kata dia, memiliki komitmen untuk melakukan perbaikan terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat dan sudah tidak layak digunakan.
Dewan Pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini berupaya mendapatkan gambaran kondisi sekolah berdasarkan temuan langsung di lapangan. Data tersebut nantinya menjadi bahan untuk menentukan persoalan yang perlu mendapat penanganan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda K meminta kepala sekolah dan komite sekolah tidak pasif dalam menyampaikan kondisi fasilitas pendidikan.
"Kepala sekolah dan komite harus proaktif. Laporkan sejak awal kalau ada kerusakan. Jangan nanti orang lain yang ribut baru kita bergerak," ujar Raoda.
Dinas Pendidikan, lanjutnya, siap berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan serta pemerintah desa dan kelurahan untuk mempercepat penanganan sarana dan prasarana sekolah.
Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Dengan pendataan langsung dari sekolah, pemerintah diharapkan memiliki informasi yang lebih akurat mengenai kondisi fasilitas pendidikan di daerah.
Targetnya jelas, tidak ada lagi siswa yang harus menjalani proses pembelajaran dalam ruangan yang rusak berat atau dengan fasilitas yang tidak memadai.
"Ini kerja bersama. Dewan Pendidikan, Dinas, sekolah, komite, sampai masyarakat harus satu suara: pendidikan Luwu Timur harus lebih baik," tambah Herdinang.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas pendidikan berada dalam kondisi layak serta tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa.
Ketua Dewan Pendidikan Luwu Timur, Herdinang, mengatakan monitoring lapangan diperlukan agar persoalan kerusakan infrastruktur sekolah dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
"Kami tidak mau lagi dengar ada sekolah yang rusak parah sehingga mengganggu aktivitas pembelajaran. Sekarang kita turun langsung, cek ke lapangan," tegas Herdinang, Ahad (06/09/2026)
Menurutnya, kondisi ruang belajar menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pendidikan yang aman dan nyaman.
Karena itu, setiap persoalan yang ditemukan dalam monitoring akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.
Bupati Luwu Timur, kata dia, memiliki komitmen untuk melakukan perbaikan terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat dan sudah tidak layak digunakan.
Dewan Pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini berupaya mendapatkan gambaran kondisi sekolah berdasarkan temuan langsung di lapangan. Data tersebut nantinya menjadi bahan untuk menentukan persoalan yang perlu mendapat penanganan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda K meminta kepala sekolah dan komite sekolah tidak pasif dalam menyampaikan kondisi fasilitas pendidikan.
"Kepala sekolah dan komite harus proaktif. Laporkan sejak awal kalau ada kerusakan. Jangan nanti orang lain yang ribut baru kita bergerak," ujar Raoda.
Dinas Pendidikan, lanjutnya, siap berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan serta pemerintah desa dan kelurahan untuk mempercepat penanganan sarana dan prasarana sekolah.
Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Dengan pendataan langsung dari sekolah, pemerintah diharapkan memiliki informasi yang lebih akurat mengenai kondisi fasilitas pendidikan di daerah.
Targetnya jelas, tidak ada lagi siswa yang harus menjalani proses pembelajaran dalam ruangan yang rusak berat atau dengan fasilitas yang tidak memadai.
"Ini kerja bersama. Dewan Pendidikan, Dinas, sekolah, komite, sampai masyarakat harus satu suara: pendidikan Luwu Timur harus lebih baik," tambah Herdinang.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
Tiga anak dari satu keluarga berpenghasilan pas-pasan di Luwu Timur menuntaskan kuliah dengan bantuan beasiswa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Rabu, 30 Sep 2026 13:07
Sulsel
Puspawati Husler Minta Pokja Desa Sehat Tak Sekadar Administratif
Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler meminta Forum Kecamatan dan Kelompok Kerja (Pokja) Desa Sehat berperan sebagai penggerak di tengah masyarakat, bukan hanya menjalankan tugas administrasi.
Selasa, 29 Sep 2026 21:56
Sulsel
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
Warga Dusun Togo, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, mempersoalkan kejelasan rekrutmen karyawan PT Tiga Pilar Ekonomi (TPE).
Selasa, 29 Sep 2026 16:58
Sulsel
Dari Beasiswa hingga Bantuan Lansia, Kades Mahalona Raya Ceritakan Dampak Program Pemkab
Dua kepala desa di Luwu Timur menyampaikan kesan mereka setelah program daerah berjalan hampir setahun. Bagi warga desa, kata mereka, bantuan beasiswa, layanan kesehatan, dan santunan lansia menjadi yang paling terasa
Selasa, 29 Sep 2026 14:02
Sulsel
16 Menara BTS Berdiri di Luwu Timur, Tiga Titik Blankspot Teratasi
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mencatat 16 unit menara Base Transceiver Station (BTS) terbangun sepanjang 2026.
Senin, 28 Sep 2026 14:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku