6 Legislator Gerindra di DPRD Sulsel Disiapkan Naik Kelas ke Pusat pada Pileg 2029

Kamis, 03 Sep 2026 17:35
6 Legislator Gerindra di DPRD Sulsel Disiapkan Naik Kelas ke Pusat pada Pileg 2029
Gerindra Sulsel menggelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Anggota DPRD Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset Daerah di Makassar pada Rabu (02/09/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Sebanyak enam anggota DPRD Sulsel dari Gerindra berencana naik kelas ke pusat. Rencana mereka pun telah direstui oleh pengurus DPD Sulsel.

Mereka diantaranya ialah Andi Tenri Indah, Yasir Machmud, Fadel Tauphan Ansar, Vonny Ameliani, Andi Nirawati dan Firmina Tallulembang. Lima diantaranya disiapkan ke DPR RI, sementara nama terakhir memilih DPD.

Andi Tenri Indah, Fadel Tauphan Ansar dan Vonny Ameliani disiapkan ke Dapil Sulsel 1 DPR RI. Fadel ialah legislator Dapil Makassar, Indah punya basis di Gowa-Takalar, sedangkan Vonny asal Jeneponto.

"Ibu Indah, kemudian yang sudah menyatakan sikap dan hampir pasti Ibu Indah di Sulsel 1, kemudian Pak Yasir Mahmud ke Sulsel 2. Kemudian mungkin Ibu Firmina ingin mencoba di DPD, Ibu Nira di Sulsel 2 juga, Ibu Vonny dan Fadel di Sulsel 1," kata Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin.

Wawan sapaannya mengapresiasi semangat dan niat baik para kader Gerindra yang ingin naik kelas. Ia menegaskan, partainya siap mendukung dan memberikan ruang untuk bertarung.

"Ya, mereka sudah ada di DPRD Provinsi dan mereka menyatakan keinginan untuk maju. Kami sangat respon dan tidak ada masalah. Kami akan dorong semua kader yang mau ke DPR RI, yang mau dari kabupaten/kota mau ke provinsi, kami persilakan semua. Banyak kader potensi kita," ujarnya.

Wakil Bupati Gowa ini mengingatkan kepada para legislator yang ingin naik kelas ke pusat, untuk melakukan persiapan lebih awal. Menurutnya, khusus ke DPR RI, persiapannya minimal tiga tahun sebelum pemilihan.

"Tentu sedini mungkin dipersiapkan. Itu yang saya ingatkan ke mereka, apalagi yang mau naik kelas, wajib untuk mempersiapkan diri lebih awal, lebih dini," tuturnya.

"Sebagai partai yang sekarang mempunyai kepemimpinan tertinggi di negara, di republik ini, semakin kita harus memperlihatkan ke masyarakat dan melayani masyarakat bahwa mereka tidak akan salah pilih pada saat mereka mencalonkan," sambungnya.

Sementara itu, Yasir Machmud menyambut optimistis rencana Gerindra menghadapi Pemilu 2029, khususnya perebutan kursi DPR RI dari dapil Sulsel 2.

Menurut Yasir, Gerindra memiliki sejumlah kader dengan kapasitas dan rekam jejak yang kuat untuk bertarung di dapil tersebut.

“Untuk kursi DPR RI di Sulsel 2, saya melihat orang-orang yang akan dipasang sebagai calon legislatif Partai Gerindra memiliki kapasitas yang luar biasa,” ujar Yasir.

Ia memilih tidak menyebutkan satu per satu nama calon yang akan diusung. Namun, Yasir memastikan para kader yang dipersiapkan partai memiliki kapasitas dan rekam jejak di Sulawesi Selatan.

“Saya tidak perlu menyebutkan satu per satu siapa saja orangnya. Tetapi gambarannya, mereka adalah tokoh-tokoh yang memiliki kapasitas dan rekam jejak di Sulawesi Selatan,” bebernya.

Karena itu, Yasir menilai peluang Gerindra untuk merebut kursi DPR RI dari dapil Sulsel 2 sangat terbuka.

Ia juga tidak sepakat dengan anggapan yang menyebut Sulsel 2 sebagai “dapil neraka” karena persaingan politik yang ketat.

“Kalau ada yang menyebut Sulsel 2 sebagai dapil neraka, saya justru menyebutnya dapil surga,” terangnya.

Menurutnya, istilah tersebut menggambarkan harapan agar seluruh proses politik berlangsung aman, tenteram, nyaman, dan penuh persaudaraan.

“Kalau neraka itu panas. Kita tentu ingin berkampanye dengan aman, tenteram, dan semuanya berjalan dengan baik, nyaman, serta penuh persaudaraan, seperti suasana di surga,” bebernya.

Yasir menegaskan persaingan dalam Pemilu 2029 tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan. Ia optimistis Gerindra mampu meraih suara maksimal dan memenangkan kursi DPR RI dari dapil Sulsel 2.

“Insyaallah, kita optimistis dapat meraih suara sebanyak-banyaknya dan memenangkan kursi untuk Partai Gerindra di Sulsel 2,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh calon agar membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta menjaga suasana politik tetap sehat dan kondusif.

“Yang paling penting adalah seluruh calon bekerja dengan baik, membangun komunikasi dengan masyarakat, dan tetap menjaga suasana politik yang sehat serta kondusif,” pungkas Yasir.
(UMI)
Berita Terkait
Berita Terbaru