BKKBN Sulsel Audiensi Dengan Pemkab Selayar Perkuat Program Bangga Kencana Wilayah Kepulauan

Kamis, 03 Sep 2026 16:35
BKKBN Sulsel Audiensi Dengan Pemkab Selayar Perkuat Program Bangga Kencana Wilayah Kepulauan
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Dr Fatmawati, melakukan audiensi dengan Bupati Kepulauan Selayar di Rumah Jabatan Bupati Selayar, Kamis (3/9/2026).
Comment
Share
SELAYAR - Guna memperkuat sinergi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Dr Fatmawati, melakukan audiensi dengan Bupati Kepulauan Selayar di Rumah Jabatan Bupati Selayar, Kamis (3/9/2026).

Audiensi ini bertujuan untuk membangun koordinasi yang lebih kuat antara Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam pelaksanaan Pogram Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), sekaligus membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama di daerah kepulauan.

Sejumlah agenda menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, antara lain pendewasaan usia perkawinan, penguatan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita/baduta, penguatan program Lansia Berdaya (Sidaya), serta pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak untuk mencegah dampak fatherless dalam keluarga.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Fatmawati, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan keluarga tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting agar program Bangga Kencana dapat menjangkau seluruh keluarga, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.

“Tujuan kita datang ke Selayar adalah memperkuat koordinasi dan memastikan program Bangga Kencana dapat berjalan optimal. Kondisi geografis Selayar memiliki tantangan tersendiri, sehingga kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi sangat penting,” ujar Fatmawati.

Menurutnya, pembangunan keluarga harus dimulai dari upaya mempersiapkan generasi muda agar memiliki kehidupan yang berkualitas, termasuk melalui pendewasaan usia perkawinan.

“Anak-anak muda harus kita siapkan menjadi calon pasangan dan orang tua yang berkualitas. Mereka perlu memiliki kesiapan secara kesehatan, pendidikan, mental maupun ekonomi sebelum membangun keluarga,” katanya.

Dalam audiensi tersebut, BKKBN Sulsel juga menekankan pentingnya memperkuat intervensi kepada kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui dan balita/baduta. Menurut Fatmawati, pemenuhan gizi pada kelompok tersebut merupakan investasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak awal kehidupan.

“Intervensi harus dilakukan sejak dini. Karena itu, dukungan terhadap MBG 3B sangat penting agar ibu dan anak mendapatkan asupan gizi yang baik dan keluarga memiliki fondasi yang kuat,” ungkapnya.

Selain aspek kesehatan dan gizi, BKKBN juga menyoroti pentingnya kehadiran ayah dan ibu dalam proses pengasuhan. Keluarga tidak hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga perhatian, komunikasi dan pendampingan dari kedua orang tua.

“Peran ayah tidak boleh hilang dalam keluarga. Anak membutuhkan kehadiran ayah dan ibu dalam proses tumbuh kembangnya. Karena itu, penguatan fungsi keluarga menjadi bagian penting dari pembangunan keluarga berkualitas,” tegas Fatmawati.

Bupati Kepulauan Selayar, Muh Natsir Ali menyambut baik audiensi tersebut dan menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk terus mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana.

“Pemerintah Kabupaten Selayar siap mendukung program-program BKKBN. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat Selayar,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa masyarakat lanjut usia di Selayar masih banyak yang aktif dan produktif dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian di antaranya tetap berkebun, melaut, serta melakukan berbagai aktivitas lainnya.“Lansia di Selayar masih banyak yang aktif.

Ada yang berkebun, menjadi nelayan dan melakukan berbagai kegiatan produktif. Ini merupakan potensi yang harus kita jaga dan berikan ruang agar mereka tetap sehat dan berdaya,” katanya.

Bupati juga menekankan besarnya potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar. Kekayaan alam dan karakter wilayah kepulauan dinilai dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah apabila dikelola secara optimal dan melibatkan masyarakat.

“Potensi pariwisata Selayar sangat besar. Ini tentu menjadi peluang yang harus kita kembangkan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Kepulauan Selayar, HM Yunan Krg Tompobulu, menjelaskan bahwa kondisi geografis menjadi salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan program pembangunan keluarga. Dari total 81 desa dan 7 kelurahan, sebanyak 46 desa berada di wilayah kepulauan dan 35 desa berada di wilayah daratan.

“Wilayah kepulauan memang memiliki tantangan tersendiri. Akses transportasi, ketersediaan listrik dan jaringan internet menjadi beberapa kendala yang harus kita hadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Kondisi tersebut membutuhkan pola pelayanan dan pendekatan yang adaptif agar program Bangga Kencana dapat tetap menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Selayar.Karena itu, audiensi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dan menyusun strategi bersama dalam menghadirkan pelayanan pembangunan keluarga yang semakin dekat dengan masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
Pastikan MBG Tepat Sasaran, Kepala BKKBN Sulsel Tinjau SPPG Benteng 02 Selayar
Sulsel
Pastikan MBG Tepat Sasaran, Kepala BKKBN Sulsel Tinjau SPPG Benteng 02 Selayar
Makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan nutrisi. Cara makanan tersebut disiapkan, diolah, dikemas hingga sampai ke tangan penerima manfaat juga menjadi bagian penting yang harus dipastikan.
Kamis, 03 Sep 2026 11:43
Tantangan Kepulauan Tak Jadi Penghalang, BKKBN Sulsel Perkuat Pelayanan Bangga Kencana di Selayar
Sulsel
Tantangan Kepulauan Tak Jadi Penghalang, BKKBN Sulsel Perkuat Pelayanan Bangga Kencana di Selayar
Tantangan pelayanan program Bangga Kencana di wilayah kepulauan tidak selalu dapat diselesaikan dengan pendekatan yang sama seperti di wilayah daratan.
Rabu, 02 Sep 2026 20:57
BKKBN Sulsel Dorong KKI Kawal Masa Depan Kependudukan Sulawesi Selatan
News
BKKBN Sulsel Dorong KKI Kawal Masa Depan Kependudukan Sulawesi Selatan
Masa depan pembangunan Sulawesi Selatan tidak lepas dari bagaimana daerah ini membaca dan mengelola perubahan penduduknya. Persoalan kelahiran, bonus demografi, meningkatnya jumlah lansia, kualitas keluarga hingga stunting merupakan tantangan yang membutuhkan perhatian dan kerja bersama.
Senin, 31 Agu 2026 10:47
Peringati Maulid Nabi, BKKBN Sulsel Tanamkan Keteladanan dalam Bekerja
News
Peringati Maulid Nabi, BKKBN Sulsel Tanamkan Keteladanan dalam Bekerja
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan tidak sekadar menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW.
Kamis, 27 Agu 2026 14:12
GENTING Maros, Ketika Kepedulian Bersama Bergerak untuk Cegah Stunting
Sulsel
GENTING Maros, Ketika Kepedulian Bersama Bergerak untuk Cegah Stunting
Upaya mencegah stunting di Kabupaten Maros terus diperkuat melalui gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, tokoh agama, masyarakat, hingga berbagai mitra pembangunan.
Rabu, 26 Agu 2026 11:26
Berita Terbaru