GRT Tagih Janji Partai Soal Tes DNA Skandal Perselingkuhan 2 Legislator PKB
Jum'at, 12 Des 2025 17:55
Petinggi DPW PKB Sulsel menerima aspirasi massa GRT di Aryaduta, Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Gerakan Rakyat Turatea (GRT) mendesak Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) segera menepati janji soal tes DNA atas dugaan perselingkuhan kader partai di Jeneponto dan Takalar.
Perwakilan GRT, Rahmat Hidayat, SH., mengatakan pihaknya menagih janji yang sempat dilontarkan langsung oleh Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haekal, saat menemui massa pengunjuk rasa.
"Kami menagih janji DPW PKB Sulsel sebagaimana yang diucapkannya saat aksi di Aryaduta kemarin. Sekretaris DPW PKB Pak Haekal telah berjanji akan menuntaskan kasus ini dalam waktu seminggu dan akan memberikan rekomendasi untuk dilakukan Tes DNA kepada Basir dan Sri," klaim Rahmat saat dikonfirmasi, Jumat (12/12/2025).
Ia menegaskan, tuntutan yang mereka suarakan bukan sekadar aksi reaktif, melainkan bagian dari upaya menjaga kehormatan lembaga legislatif.
"Marwah DPRD Jeneponto dan Takalar dipertaruhkan dalam kasus ini. Nilai etika dan moral harus ditegakkan tanpa pandang bulu," tambahnya.
Aksi di Tengah Musywil PKB Sulsel
Sebelumnya, massa GRT melakukan aksi demonstrasi di depan Hotel Aryaduta Makassar, lokasi pelaksanaan Musywil DPW PKB Sulsel.
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan skandal perselingkuhan yang menyeret nama Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Muhammad Basir, dengan legislator Takalar, Sri Reski Ulandari. Keduanya merupakan anggota Fraksi PKB.
Jenderal Lapangan aksi, Rahmat Hidayat, menyebut dugaan tersebut bukan isapan jempol.
"Dugaan skandal perselingkuhan ini bukan isu tanpa dasar. Ada pengakuan langsung dari pihak yang bersangkutan, serta keterangan dari mantan suami yang merasa dirugikan," ujarnya.
Menurut Rahmat, peristiwa itu terjadi saat Sri Reski Ulandari masih berstatus istri sah Herman, seorang pebisnis. Ia mengatakan, Herman menemukan istrinya dalam kondisi hamil sepulang dari perjalanan bisnis.
"Yang bersangkutan sendiri mengakui telah menikah siri dan hamil. Ini disampaikan langsung kepada suaminya. Jadi ini bukan sekadar fitnah atau isu liar," tegasnya.
Desakan Pecat dan Cabut Status Kader
Dalam tuntutannya, massa GRT meminta DPW PKB Sulsel segera berkoordinasi dengan DPC PKB Jeneponto. Mereka mendesak agar Muhammad Basir dicopot dan dinonaktifkan dari jabatan legislatif serta diberhentikan sebagai kader partai.
Tak hanya kepada partai, massa juga meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Jeneponto dan Takalar segera menggelar sidang kode etik.
"Kami juga menuntut agar yang bersangkutan berani membuktikan kebenaran dengan melakukan tes DNA. Ini penting untuk menjawab keresahan publik," ujar Rahmat.
Ia mengungkapkan bahwa laporan terkait kasus ini telah masuk ke BK DPRD sekitar sepekan sebelum aksi. Namun belum ada tindak lanjut yang jelas.
"Kalau tidak ada langkah tegas dari partai dan DPRD, kami pastikan akan kembali melakukan aksi lanjutan," tandasnya.
Saat aksi berlangsung, Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haekal, turun langsung menemui massa. Ia menyebut aduan telah diterima secara resmi dan saat ini tengah dalam proses penelaahan internal partai.
"Kami telah menerima tuntutan teman-teman. Sebelumnya juga sudah ada surat aduan resmi yang masuk ke DPW PKB Sulsel," ucap Haekal.
Ia menegaskan bahwa partai membutuhkan bukti kuat sebelum mengambil keputusan tegas.
"Karena ini sifatnya tuduhan kepada seseorang, kami tentu membutuhkan bukti yang kuat agar bisa meyakinkan mekanisme pengambilan keputusan di partai," jelasnya.
Haekal mengatakan akan membuka ruang komunikasi intensif untuk memudahkan proses verifikasi.
"Saya berharap ada perwakilan dari pengunjuk rasa yang intens berkomunikasi dengan kami. Jika ada bukti, maka partai akan mengambil keputusan. Tidak usah ragu," tegasnya.
Terkait desakan tes DNA, Haekal mengaku hal tersebut dapat saja menjadi bagian dari proses klarifikasi.
"Itu salah satunya (tes DNA). Kalau buktinya kuat, maka akan kita proses sesuai mekanisme di PKB," katanya.
Sebelum massa membubarkan diri, Haekal memastikan bahwa proses penyelesaian dalam internal partai tidak akan dibiarkan berlarut.
"Tenang, silakan tagih. Seminggu sudah ada jawaban atas apa yang menjadi tuntutan pengunjuk rasa," tutupnya.
Perwakilan GRT, Rahmat Hidayat, SH., mengatakan pihaknya menagih janji yang sempat dilontarkan langsung oleh Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haekal, saat menemui massa pengunjuk rasa.
"Kami menagih janji DPW PKB Sulsel sebagaimana yang diucapkannya saat aksi di Aryaduta kemarin. Sekretaris DPW PKB Pak Haekal telah berjanji akan menuntaskan kasus ini dalam waktu seminggu dan akan memberikan rekomendasi untuk dilakukan Tes DNA kepada Basir dan Sri," klaim Rahmat saat dikonfirmasi, Jumat (12/12/2025).
Ia menegaskan, tuntutan yang mereka suarakan bukan sekadar aksi reaktif, melainkan bagian dari upaya menjaga kehormatan lembaga legislatif.
"Marwah DPRD Jeneponto dan Takalar dipertaruhkan dalam kasus ini. Nilai etika dan moral harus ditegakkan tanpa pandang bulu," tambahnya.
Aksi di Tengah Musywil PKB Sulsel
Sebelumnya, massa GRT melakukan aksi demonstrasi di depan Hotel Aryaduta Makassar, lokasi pelaksanaan Musywil DPW PKB Sulsel.
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan skandal perselingkuhan yang menyeret nama Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Muhammad Basir, dengan legislator Takalar, Sri Reski Ulandari. Keduanya merupakan anggota Fraksi PKB.
Jenderal Lapangan aksi, Rahmat Hidayat, menyebut dugaan tersebut bukan isapan jempol.
"Dugaan skandal perselingkuhan ini bukan isu tanpa dasar. Ada pengakuan langsung dari pihak yang bersangkutan, serta keterangan dari mantan suami yang merasa dirugikan," ujarnya.
Menurut Rahmat, peristiwa itu terjadi saat Sri Reski Ulandari masih berstatus istri sah Herman, seorang pebisnis. Ia mengatakan, Herman menemukan istrinya dalam kondisi hamil sepulang dari perjalanan bisnis.
"Yang bersangkutan sendiri mengakui telah menikah siri dan hamil. Ini disampaikan langsung kepada suaminya. Jadi ini bukan sekadar fitnah atau isu liar," tegasnya.
Desakan Pecat dan Cabut Status Kader
Dalam tuntutannya, massa GRT meminta DPW PKB Sulsel segera berkoordinasi dengan DPC PKB Jeneponto. Mereka mendesak agar Muhammad Basir dicopot dan dinonaktifkan dari jabatan legislatif serta diberhentikan sebagai kader partai.
Tak hanya kepada partai, massa juga meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Jeneponto dan Takalar segera menggelar sidang kode etik.
"Kami juga menuntut agar yang bersangkutan berani membuktikan kebenaran dengan melakukan tes DNA. Ini penting untuk menjawab keresahan publik," ujar Rahmat.
Ia mengungkapkan bahwa laporan terkait kasus ini telah masuk ke BK DPRD sekitar sepekan sebelum aksi. Namun belum ada tindak lanjut yang jelas.
"Kalau tidak ada langkah tegas dari partai dan DPRD, kami pastikan akan kembali melakukan aksi lanjutan," tandasnya.
Saat aksi berlangsung, Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haekal, turun langsung menemui massa. Ia menyebut aduan telah diterima secara resmi dan saat ini tengah dalam proses penelaahan internal partai.
"Kami telah menerima tuntutan teman-teman. Sebelumnya juga sudah ada surat aduan resmi yang masuk ke DPW PKB Sulsel," ucap Haekal.
Ia menegaskan bahwa partai membutuhkan bukti kuat sebelum mengambil keputusan tegas.
"Karena ini sifatnya tuduhan kepada seseorang, kami tentu membutuhkan bukti yang kuat agar bisa meyakinkan mekanisme pengambilan keputusan di partai," jelasnya.
Haekal mengatakan akan membuka ruang komunikasi intensif untuk memudahkan proses verifikasi.
"Saya berharap ada perwakilan dari pengunjuk rasa yang intens berkomunikasi dengan kami. Jika ada bukti, maka partai akan mengambil keputusan. Tidak usah ragu," tegasnya.
Terkait desakan tes DNA, Haekal mengaku hal tersebut dapat saja menjadi bagian dari proses klarifikasi.
"Itu salah satunya (tes DNA). Kalau buktinya kuat, maka akan kita proses sesuai mekanisme di PKB," katanya.
Sebelum massa membubarkan diri, Haekal memastikan bahwa proses penyelesaian dalam internal partai tidak akan dibiarkan berlarut.
"Tenang, silakan tagih. Seminggu sudah ada jawaban atas apa yang menjadi tuntutan pengunjuk rasa," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Prabowonomic dan Ekonomi Konstitusi Dibedah di Makassar, Panji Bangsa Dorong Potensi Anak Muda
Organisasi Kepemudaan Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) menggelar Diskusi Publik bertajuk 'Prabowonomic, Ekonomi Konstitusi, dan Ruang Tumbuh: Percepatan Ekonomi Kelompok Muda Kreatif', di Makassar, Sabtu (26/9/2026).
Sabtu, 26 Sep 2026 20:19
Sulsel
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
Ketua DPC PKB Makassar, Fauzi Andi Wawo, memenuhi undangan Sindo Makassar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 di Kantor Sindo Makassar, Kompleks Marinda, Maricaya Selatan, Mamajang pada Kamis (24/09/2026).
Kamis, 24 Sep 2026 15:06
Sulsel
Anwar Purnomo Apresiasi Aturan Ganjil-Genap yang Berhasil Urai Antrean BBM di Sulsel
Aturan ganjil-genap dan pembatasan jam pengisian BBM bagi kendaraan berat mulai menunjukkan hasil positif dalam mengurai antrean panjang di daerah.
Selasa, 15 Sep 2026 18:48
Makassar City
PKB Makassar Siapkan Bantuan ke KK untuk Dukung Program Urban Farming Terintegrasi
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo menggelar reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025/26 di Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Makassar pada Rabu (29/07/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 18:02
News
Muhammad Sarif Patta Kembali Pimpin PKB Jeneponto Periode 2026–2031
H. Muhammad Sarif Karaeng Patta kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jeneponto untuk periode 2026–2031.
Kamis, 23 Jul 2026 16:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
3
Enduro Home Service, Cara Pertamina Lubricants Merintis Wirausaha dari Bengkel Sekolah
4
Jadi Tuan Rumah, UMI Resmi Buka Anugerah Abdidaya Ormawa 2026
5
Telkomsel Dorong Talenta Digital Makassar Lahirkan Inovasi Berbasis AI
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
3
Enduro Home Service, Cara Pertamina Lubricants Merintis Wirausaha dari Bengkel Sekolah
4
Jadi Tuan Rumah, UMI Resmi Buka Anugerah Abdidaya Ormawa 2026
5
Telkomsel Dorong Talenta Digital Makassar Lahirkan Inovasi Berbasis AI