SIT Darul Fikri Bangun Kolam Renang, Bidik Status Sekolah Internasional

Jum'at, 13 Mar 2026 22:56
SIT Darul Fikri Bangun Kolam Renang, Bidik Status Sekolah Internasional
Prosesi peletakan batu pertama kolam renang di SIT Darul Fikri Makassar, Jumat (13/3/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Sekolah Islam Terpadu (SIT) Darul Fikri Makassar terus memperkuat pengembangan fasilitas pendidikan sebagai bagian dari upaya transformasi menuju sekolah berstandar internasional.

Langkah tersebut ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan kolam renang di kompleks sekolah di Jalan Meranti Raya, Kecamatan Panakkukang, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang melibatkan yayasan, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan.

Ketua Yayasan SIT Darul Fikri Makassar, Rasyidin Adnan, mengatakan pembangunan kolam renang ini ditujukan sebagai sarana pendukung kegiatan belajar sekaligus pengembangan minat dan bakat peserta didik.

"Ukuran 15 × 7 meter untuk kolam dewasa, dengan kedalaman 1,2 meter-1,4 meter, sedangkan untuk kolam anak-anak ukuran 3 x 6, dengan kedalaman flat di 0,8 meter," sebutnya.

Selain pembangunan fasilitas, SIT Darul Fikri Makassar juga memperkuat kolaborasi kelembagaan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan. Melalui kerja sama tersebut, sekolah ini resmi menjadi lembaga pendidikan yang berada di bawah pembinaan MUI Sulsel.

"Ada juga agenda yang lain yakni kerjasama secara official dengan Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan. Bahwa Sekolah Islam Terpadu Darul Fikri Makassar adalah sekolah binaan dari Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan," ujarnya kepada wartawan.

Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, pihak sekolah juga melakukan penyematan tanda Duta Ulama Indonesia kepada para santri.

"Untuk kemudian membina, turut membina anak-anak kami di Sekolah Islam ini, untuk memastikan bahwasannya kami tidak hanya mengembangkan riset, sains dan teknologi saja, tetapi juga adalah pengembangan ahlak, karakter dan juga semuanya adalah Berbasis Al-Quran dan Al-Hafiz," jelasnya.

Rasyidin menambahkan, SIT Darul Fikri Makassar saat ini sedang menjalankan proses transformasi menuju sekolah internasional sesuai dengan visi yang telah ditetapkan.

"Harapan kami, jadi sebagaimana visi yang sudah kami tetapkan, bahwa kami berikhtiar dan Insyaallah kami sudah on going untuk menuju sekolah internasional," harapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak yayasan baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan lembaga pendidikan di Jakarta untuk membuka peluang beasiswa bagi siswa yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

"Khususnya yang akan lanjut di perguruan tinggi, baik itu di Jepang, Australia, New Zealand, Turki, dan Jerman. Kebetulan alumni kami juga sudah ada di Arab Saudi, Mesir, kemudian di Jerman juga sudah ada," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengapresiasi pembangunan fasilitas kolam renang tersebut. Menurutnya, fasilitas ini dapat mendukung pengembangan potensi siswa di luar pembelajaran akademik.

"Saya mengapresiasi acara pada hari ini adalah peletakan batu pertama, ini juga dalam rangka pengembangan bakat minat anak, jadi tidak hanya dari segi pembelajaran saja, tapi pengembangan bakat minat anak," ucapnya.

Ia menilai tenaga pendidik di SIT Darul Fikri telah memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan. Selain itu, sinergi antara yayasan, guru, kepala sekolah, dan orang tua dinilai berjalan dengan baik.

"Karena di sini guru-gurunya telah memenuhi kompetensi dasar yang dimiliki oleh para guru dan tentunya pihak yayasan dan sinergi antara orang tua, guru dan kepala sekolah sangat bagus," ujarnya.

Achi juga merekomendasikan sekolah tersebut kepada masyarakat yang menginginkan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam bagi anak-anak mereka.

"Jadi sangat recommended untuk anak-anak dari orang tua untuk bisa masuk sekolah sini, kami berharap bahwa untuk generasi yang islami itu ada di Darul Fikri. Jadi jangan kemana-mana silakan daftarkan anak-anak Bapak Ibu," tuturnya.

Selain peletakan batu pertama kolam renang, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman antara SIT Darul Fikri dan MUI Sulawesi Selatan, penganugerahan Duta Muda MUI, serta pemberian penghargaan Nobel Parents yang berlangsung di Aula Sakinah SIT Darul Fikri.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru