Distribusi Biosolar di Maros Diperkuat, Pertamina Tingkatkan Penyaluran 14 Persen
Rabu, 17 Jun 2026 07:17
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan distribusi Biosolar subsidi ke sejumlah SPBU di Maros guna memastikan kelancaran pelayanan di jalur utama transportasi dan logistik. Foto/IST
MAROS - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan distribusi Biosolar subsidi ke sejumlah SPBU di Kabupaten Maros guna memastikan kelancaran pelayanan di jalur utama transportasi dan logistik Trans Sulawesi.
Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas pengisian Biosolar oleh kendaraan logistik dan truk angkutan barang dalam beberapa hari terakhir. Peningkatan konsumsi tersebut sempat memicu antrean kendaraan pada waktu-waktu tertentu, terutama di SPBU yang berada di jalur lintas Sulawesi.
Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, mengatakan Pertamina telah mengoptimalkan penyaluran Biosolar untuk menjaga ketersediaan pasokan di wilayah Maros.
Menurut Yoga, selama tiga hari terakhir volume penyaluran Biosolar ke Maros ditingkatkan sekitar 14 persen dibandingkan rata-rata distribusi harian normal yang mencapai 212 kiloliter per hari. Kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan dari kendaraan logistik dan angkutan barang yang melintasi jalur Trans Sulawesi.
Selain peningkatan pasokan reguler, Pertamina juga telah menyalurkan tambahan pasokan (extradropping) sebanyak 48 kiloliter ke delapan SPBU di wilayah Maros. Hingga saat ini, stok Biosolar di SPBU terpantau dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor transportasi.
Yoga menjelaskan, meningkatnya jumlah kendaraan logistik yang melakukan pengisian BBM turut berdampak pada antrean di sejumlah SPBU. Untuk menjaga kelancaran layanan, Pertamina menempatkan petugas marshal di titik-titik yang mengalami peningkatan antrean agar proses pengisian berlangsung lebih tertib dan efisien.
Ke depan, Pertamina akan terus mempercepat distribusi Biosolar ke SPBU strategis, khususnya yang berada di jalur logistik dan lintas Sulawesi. Selama lima hari mendatang, perusahaan juga melakukan penguatan stok (build up stock) di sejumlah SPBU prioritas guna menjaga ketahanan pasokan dan mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi.
Di sisi lain, Pertamina berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk memetakan titik pengisian BBM bagi kendaraan logistik. Upaya tersebut dilakukan agar distribusi kendaraan ke SPBU lebih merata sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Pengawasan distribusi BBM subsidi juga diperkuat melalui kerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan berbagai pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini bertujuan memastikan penyaluran Biosolar subsidi tepat sasaran, mendukung sektor produktif, serta menjaga agar manfaat subsidi energi dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kebutuhan energi masyarakat dan sektor transportasi di Sulawesi Selatan.
“Stok Biosolar subsidi di Sulawesi Selatan saat ini dalam kondisi aman dan penyalurannya berjalan normal. Kami terus melakukan monitoring terhadap stok, distribusi, dan pelayanan di SPBU agar kebutuhan energi masyarakat maupun sektor logistik tetap terpenuhi,” ujarnya.
Lilik juga mengimbau masyarakat serta pengguna Biosolar subsidi untuk melakukan pembelian sesuai kebutuhan dan memanfaatkan BBM subsidi sesuai peruntukannya.
Menurutnya, penggunaan energi yang tepat dan bertanggung jawab akan membantu distribusi BBM subsidi berjalan lebih optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat yang berhak menerima.
Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas pengisian Biosolar oleh kendaraan logistik dan truk angkutan barang dalam beberapa hari terakhir. Peningkatan konsumsi tersebut sempat memicu antrean kendaraan pada waktu-waktu tertentu, terutama di SPBU yang berada di jalur lintas Sulawesi.
Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, mengatakan Pertamina telah mengoptimalkan penyaluran Biosolar untuk menjaga ketersediaan pasokan di wilayah Maros.
Menurut Yoga, selama tiga hari terakhir volume penyaluran Biosolar ke Maros ditingkatkan sekitar 14 persen dibandingkan rata-rata distribusi harian normal yang mencapai 212 kiloliter per hari. Kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan dari kendaraan logistik dan angkutan barang yang melintasi jalur Trans Sulawesi.
Selain peningkatan pasokan reguler, Pertamina juga telah menyalurkan tambahan pasokan (extradropping) sebanyak 48 kiloliter ke delapan SPBU di wilayah Maros. Hingga saat ini, stok Biosolar di SPBU terpantau dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor transportasi.
Yoga menjelaskan, meningkatnya jumlah kendaraan logistik yang melakukan pengisian BBM turut berdampak pada antrean di sejumlah SPBU. Untuk menjaga kelancaran layanan, Pertamina menempatkan petugas marshal di titik-titik yang mengalami peningkatan antrean agar proses pengisian berlangsung lebih tertib dan efisien.
Ke depan, Pertamina akan terus mempercepat distribusi Biosolar ke SPBU strategis, khususnya yang berada di jalur logistik dan lintas Sulawesi. Selama lima hari mendatang, perusahaan juga melakukan penguatan stok (build up stock) di sejumlah SPBU prioritas guna menjaga ketahanan pasokan dan mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi.
Di sisi lain, Pertamina berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk memetakan titik pengisian BBM bagi kendaraan logistik. Upaya tersebut dilakukan agar distribusi kendaraan ke SPBU lebih merata sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Pengawasan distribusi BBM subsidi juga diperkuat melalui kerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan berbagai pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini bertujuan memastikan penyaluran Biosolar subsidi tepat sasaran, mendukung sektor produktif, serta menjaga agar manfaat subsidi energi dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kebutuhan energi masyarakat dan sektor transportasi di Sulawesi Selatan.
“Stok Biosolar subsidi di Sulawesi Selatan saat ini dalam kondisi aman dan penyalurannya berjalan normal. Kami terus melakukan monitoring terhadap stok, distribusi, dan pelayanan di SPBU agar kebutuhan energi masyarakat maupun sektor logistik tetap terpenuhi,” ujarnya.
Lilik juga mengimbau masyarakat serta pengguna Biosolar subsidi untuk melakukan pembelian sesuai kebutuhan dan memanfaatkan BBM subsidi sesuai peruntukannya.
Menurutnya, penggunaan energi yang tepat dan bertanggung jawab akan membantu distribusi BBM subsidi berjalan lebih optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat yang berhak menerima.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel
Sejumlah isu menjadi perhatian dalam audiensi, mulai dari pengawasan SPBU, distribusi BBM bersubsidi, aktivitas transportir, hingga upaya memastikan penyaluran energi berjalan sesuai ketentuan.
Jum'at, 25 Sep 2026 16:45
News
Pertamina Sulawesi Imbau Warga Tak Percaya Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
Pertamina menegaskan, informasi mengenai harga dan layanan BBM sebaiknya tidak dijadikan rujukan jika tidak berasal dari sumber resmi.
Kamis, 24 Sep 2026 12:35
Sulsel
Pasokan LPG 3 Kg di Pinrang Normal, Pertamina Tambah 18.480 Tabung
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Pinrang hingga 18.480 tabung untuk menjaga ketersediaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Rabu, 23 Sep 2026 18:47
News
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Akses warga di kawasan pegunungan Kabupaten Enrekang kini lebih aman setelah Jembatan Gantung Desa Kaluppini, Kecamatan Enrekang, direhabilitasi melalui program CSR Pertamina.
Rabu, 23 Sep 2026 18:34
News
Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM di Seluruh Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan penyesuaian distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi.
Rabu, 23 Sep 2026 13:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Dg Tayang Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua ILUNI UI Sulsel
2
BKKBN dan Komisi IX Ajak Warga Gowa Perkuat Keluarga Cegah Stunting
3
Prabowonomic dan Ekonomi Konstitusi Dibedah di Makassar, Panji Bangsa Dorong Potensi Anak Muda
4
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
5
PSMTI-FORKITA Bone Gelar Bakti Sosial, Ratusan Warga Dilayani
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Dg Tayang Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua ILUNI UI Sulsel
2
BKKBN dan Komisi IX Ajak Warga Gowa Perkuat Keluarga Cegah Stunting
3
Prabowonomic dan Ekonomi Konstitusi Dibedah di Makassar, Panji Bangsa Dorong Potensi Anak Muda
4
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
5
PSMTI-FORKITA Bone Gelar Bakti Sosial, Ratusan Warga Dilayani