Pertamina Percepat Distribusi Biosolar Lewat Tambahan Mobil Tangki & Operasional 24 Jam
Jum'at, 31 Jul 2026 17:19
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat penyaluran Biosolar bersubsidi di sejumlah wilayah dengan meningkatkan pasokan hingga 15 persen dan menambah armada mobil tangki. Foto/IST
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat penyaluran Biosolar bersubsidi di sejumlah wilayah dengan meningkatkan pasokan hingga 15 persen, menambah armada mobil tangki perbantuan, serta mengoptimalkan operasional terminal BBM dan pelayanan di SPBU. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan aktivitas distribusi logistik tetap berjalan lancar.
Peningkatan pasokan sekitar 10–15 persen dilakukan pada sejumlah SPBU di wilayah yang mengalami kenaikan konsumsi. Untuk mempercepat distribusi, Pertamina juga menambah mobil tangki perbantuan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara sehingga proses pengiriman BBM dari fuel terminal menuju SPBU dapat berlangsung lebih cepat.
Selain itu, Integrated Terminal Makassar dioperasikan selama 24 jam untuk mendukung proses penerimaan, pemuatan, hingga pengiriman BBM secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sales Branch Manager I Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, mengatakan penyaluran Biosolar tetap mengacu pada kuota yang ditetapkan BPH Migas, dengan penyesuaian distribusi di wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi.
"Penyaluran Biosolar kami lakukan sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh BPH Migas. Ketika terjadi peningkatan konsumsi di suatu wilayah, kami melakukan penambahan pasokan, mengoptimalkan pengiriman dari Fuel Terminal, mengoperasikan Depot BBM Makassar selama 24 jam, serta menambah mobil tangki perbantuan untuk memperkuat distribusi ke SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik," ujar Yoga.
Ia menambahkan, kondisi stok Biosolar di fuel terminal maupun SPBU terus dipantau secara berkala. Penyaluran diprioritaskan ke SPBU dengan tingkat kebutuhan lebih tinggi agar ketersediaan pasokan tetap terjaga. Di Sulawesi Utara, mobil tangki perbantuan juga dioptimalkan untuk mempercepat distribusi ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina tidak hanya memperkuat distribusi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan di SPBU guna membantu mengurai antrean.
"Selain memastikan pasokan tetap tersedia, kami mengaktifkan marshall pada SPBU dengan volume penyaluran tinggi untuk membantu mengatur arus kendaraan, memberikan informasi kepada konsumen, serta mempercepat proses pelayanan. Kami juga melakukan monitoring secara berkala terhadap kondisi antrean di lapangan, mempercepat pengiriman melalui pemanfaatan mobil tangki perbantuan apabila terjadi peningkatan kebutuhan, serta terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pemangku kepentingan terkait agar distribusi BBM dapat berjalan lebih lancar," jelas Lilik.
Menurut Lilik, Pertamina bersama Hiswana Migas, pengelola SPBU, dan instansi terkait terus memetakan SPBU prioritas, mengoptimalkan jadwal distribusi, serta menyesuaikan pola penyaluran apabila terjadi lonjakan konsumsi di wilayah tertentu. Khusus di Kota Makassar, jam operasional SPBU Pettarani juga diperpanjang untuk memberikan waktu pelayanan yang lebih panjang kepada masyarakat sekaligus membantu mengurangi antrean pada jam-jam sibuk.
Pertamina Patra Niaga memastikan stok Biosolar di wilayah Sulawesi dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan BBM bersubsidi sesuai peruntukannya agar penyaluran tetap tepat sasaran.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Pertamina Patra Niaga atau ingin menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Seluruh laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Peningkatan pasokan sekitar 10–15 persen dilakukan pada sejumlah SPBU di wilayah yang mengalami kenaikan konsumsi. Untuk mempercepat distribusi, Pertamina juga menambah mobil tangki perbantuan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara sehingga proses pengiriman BBM dari fuel terminal menuju SPBU dapat berlangsung lebih cepat.
Selain itu, Integrated Terminal Makassar dioperasikan selama 24 jam untuk mendukung proses penerimaan, pemuatan, hingga pengiriman BBM secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sales Branch Manager I Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, mengatakan penyaluran Biosolar tetap mengacu pada kuota yang ditetapkan BPH Migas, dengan penyesuaian distribusi di wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi.
"Penyaluran Biosolar kami lakukan sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh BPH Migas. Ketika terjadi peningkatan konsumsi di suatu wilayah, kami melakukan penambahan pasokan, mengoptimalkan pengiriman dari Fuel Terminal, mengoperasikan Depot BBM Makassar selama 24 jam, serta menambah mobil tangki perbantuan untuk memperkuat distribusi ke SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik," ujar Yoga.
Ia menambahkan, kondisi stok Biosolar di fuel terminal maupun SPBU terus dipantau secara berkala. Penyaluran diprioritaskan ke SPBU dengan tingkat kebutuhan lebih tinggi agar ketersediaan pasokan tetap terjaga. Di Sulawesi Utara, mobil tangki perbantuan juga dioptimalkan untuk mempercepat distribusi ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina tidak hanya memperkuat distribusi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan di SPBU guna membantu mengurai antrean.
"Selain memastikan pasokan tetap tersedia, kami mengaktifkan marshall pada SPBU dengan volume penyaluran tinggi untuk membantu mengatur arus kendaraan, memberikan informasi kepada konsumen, serta mempercepat proses pelayanan. Kami juga melakukan monitoring secara berkala terhadap kondisi antrean di lapangan, mempercepat pengiriman melalui pemanfaatan mobil tangki perbantuan apabila terjadi peningkatan kebutuhan, serta terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pemangku kepentingan terkait agar distribusi BBM dapat berjalan lebih lancar," jelas Lilik.
Menurut Lilik, Pertamina bersama Hiswana Migas, pengelola SPBU, dan instansi terkait terus memetakan SPBU prioritas, mengoptimalkan jadwal distribusi, serta menyesuaikan pola penyaluran apabila terjadi lonjakan konsumsi di wilayah tertentu. Khusus di Kota Makassar, jam operasional SPBU Pettarani juga diperpanjang untuk memberikan waktu pelayanan yang lebih panjang kepada masyarakat sekaligus membantu mengurangi antrean pada jam-jam sibuk.
Pertamina Patra Niaga memastikan stok Biosolar di wilayah Sulawesi dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan BBM bersubsidi sesuai peruntukannya agar penyaluran tetap tepat sasaran.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Pertamina Patra Niaga atau ingin menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Seluruh laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Antisipasi Lonjakan Kebutuhan, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kenaikan kebutuhan LPG 3 kg dipengaruhi meningkatnya aktivitas sektor pertanian pada musim kemarau yang melanda.
Jum'at, 31 Jul 2026 13:57
News
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pertamina Optimalkan Distribusi LPG 3 Kg di Sulsel
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, peningkatan kebutuhan LPG 3 kg terjadi di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo.
Rabu, 29 Jul 2026 19:30
News
Pertamina Perkuat Penyaluran Biosolar B50 untuk Urai Antrean di SPBU Sulsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat distribusi BBM subsidi jenis Biosolar B50 di Sulawesi Selatan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Sabtu, 25 Jul 2026 20:34
Ekbis
Pertamina Operasikan STS Kolonodale, Perkuat Distribusi Biosolar B50 di Sulawesi
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan distribusi Biosolar B50 sekaligus menjaga pasokan energi ke berbagai wilayah di kawasan timur Sulawesi.
Jum'at, 24 Jul 2026 17:32
News
Pertamina Pastikan Stok BBM Sulsel Aman, Antrean Dipicu Lonjakan Permintaan
Hingga Semester I 2026, penyaluran Biosolar di Sulawesi Selatan telah mencapai sekitar 54 persen dari kuota tahunan, sedangkan Pertalite terealisasi sekitar 49 persen.
Kamis, 23 Jul 2026 08:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Dukung Pembangunan Stadion Sudiang lewat Pasokan Ready Mix
2
Apresiasi Kerja Nyata, Angela Tanoesoedibjo Beri Penghargaan 14 Legislator Partai Perindo
3
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi
4
Semen Tonasa Perkuat Kemitraan Lewat Temu Tukang di Bantaeng & Jeneponto
5
blu by BCA Digital dan Transformasi Finansial Generasi Muda Indonesia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Dukung Pembangunan Stadion Sudiang lewat Pasokan Ready Mix
2
Apresiasi Kerja Nyata, Angela Tanoesoedibjo Beri Penghargaan 14 Legislator Partai Perindo
3
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi
4
Semen Tonasa Perkuat Kemitraan Lewat Temu Tukang di Bantaeng & Jeneponto
5
blu by BCA Digital dan Transformasi Finansial Generasi Muda Indonesia