PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik
Sabtu, 08 Agu 2026 13:28
PT PLN memperkuat sinergi dengan DPRD Provinsi Sulsel untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulsel. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan. Salah satu upaya yang disiapkan PLN adalah pengoperasian komersial Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 10 megawatt (MW) dalam waktu dekat.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran General Manager PLN se-Sulawesi Selatan dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi, Jumat (7/8). Pertemuan membahas kondisi sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan, penguatan keandalan pasokan, serta kebutuhan pembangunan infrastruktur untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat.
Audiensi tersebut dihadiri General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulselrabar Edyansyah, serta General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi Fermi Trafianto.
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi, yang akrab disapa Ibu Cicu, menyambut baik kunjungan jajaran PLN. Ia mengatakan DPRD memiliki peran sebagai jembatan aspirasi masyarakat, termasuk dalam menyampaikan masukan terkait pelayanan dan keandalan listrik.
"Sebagai wakil rakyat, kami menjadi jembatan aspirasi masyarakat terkait keandalan dan pelayanan kelistrikan di Sulawesi Selatan dengan pihak PLN. Jadi apabila saya sering berkoordinasi dan meminta bantuan, harap dimaklumi, karena hal tersebut merupakan bagian dari upaya kami memperjuangkan kebutuhan masyarakat," ujarnya.
General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengapresiasi dukungan DPRD Sulawesi Selatan terhadap berbagai program pembangunan ketenagalistrikan PLN. Menurutnya, dukungan para pemangku kepentingan penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kolaborasi dan dukungan dari DPRD menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik. Sinergi ini kami harapkan terus terjalin sehingga mampu menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata Aditya.
Dalam pertemuan tersebut, Aditya juga menyampaikan perkembangan PLTM Salu Noling berkapasitas 2 x 5 MW atau total 10 MW yang ditargetkan segera beroperasi secara komersial.
Pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) tersebut akan menambah pasokan listrik ke Sistem Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat keandalan sistem, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan listrik dan tantangan pasokan pada musim kemarau.
Beroperasinya PLTM Salu Noling juga menjadi bagian dari upaya PLN memperluas pemanfaatan EBT sebagai sumber energi yang andal dan berkelanjutan.
PLN menilai dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Selatan.
Melalui sinergi yang semakin erat dengan DPRD Sulawesi Selatan, PLN optimistis pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan lebih efektif sehingga pasokan listrik di Sulawesi Selatan semakin andal, berkualitas, dan berkelanjutan.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran General Manager PLN se-Sulawesi Selatan dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi, Jumat (7/8). Pertemuan membahas kondisi sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan, penguatan keandalan pasokan, serta kebutuhan pembangunan infrastruktur untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat.
Audiensi tersebut dihadiri General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulselrabar Edyansyah, serta General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi Fermi Trafianto.
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi, yang akrab disapa Ibu Cicu, menyambut baik kunjungan jajaran PLN. Ia mengatakan DPRD memiliki peran sebagai jembatan aspirasi masyarakat, termasuk dalam menyampaikan masukan terkait pelayanan dan keandalan listrik.
"Sebagai wakil rakyat, kami menjadi jembatan aspirasi masyarakat terkait keandalan dan pelayanan kelistrikan di Sulawesi Selatan dengan pihak PLN. Jadi apabila saya sering berkoordinasi dan meminta bantuan, harap dimaklumi, karena hal tersebut merupakan bagian dari upaya kami memperjuangkan kebutuhan masyarakat," ujarnya.
General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengapresiasi dukungan DPRD Sulawesi Selatan terhadap berbagai program pembangunan ketenagalistrikan PLN. Menurutnya, dukungan para pemangku kepentingan penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kolaborasi dan dukungan dari DPRD menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik. Sinergi ini kami harapkan terus terjalin sehingga mampu menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata Aditya.
Dalam pertemuan tersebut, Aditya juga menyampaikan perkembangan PLTM Salu Noling berkapasitas 2 x 5 MW atau total 10 MW yang ditargetkan segera beroperasi secara komersial.
Pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) tersebut akan menambah pasokan listrik ke Sistem Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat keandalan sistem, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan listrik dan tantangan pasokan pada musim kemarau.
Beroperasinya PLTM Salu Noling juga menjadi bagian dari upaya PLN memperluas pemanfaatan EBT sebagai sumber energi yang andal dan berkelanjutan.
PLN menilai dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Selatan.
Melalui sinergi yang semakin erat dengan DPRD Sulawesi Selatan, PLN optimistis pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan lebih efektif sehingga pasokan listrik di Sulawesi Selatan semakin andal, berkualitas, dan berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN UIP Sulawesi Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik & Pencegahan Kebakaran di Kaluku Bodoa
PLN UIP Sulawesi membekali warga Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pengetahuan tentang keselamatan kelistrikan dan keterampilan menggunakan APAR.
Selasa, 08 Sep 2026 16:58
News
Dari Jalan Kaki hingga Kendaraan Listrik, PLN UIP Sulawesi Tekan Emisi Karbon
Program Clean Energy Day dilaksanakan setiap Jumat untuk mendorong pegawai PLN UIP Sulawesi memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dalam perjalanan menuju dan dari tempat kerja.
Selasa, 08 Sep 2026 11:06
News
GI Marisa Extension Tuntas, PLN Siapkan Penguatan Jaringan Transmisi Gorontalo
Penguatan sistem kelistrikan di Gorontalo terus dilakukan PLN seiring penyelesaian Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa Extension 30 MVA dan persiapan pembangunan sejumlah jaringan transmisi baru.
Senin, 07 Sep 2026 09:17
News
PLN & Kejati Gorontalo Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan
PLN UIP memperkuat koordinasi dengan Kejati Gorontalo untuk mendukung kelancaran pembangunan dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Gorontalo.
Minggu, 06 Sep 2026 18:22
News
PLN Percepat Penguatan Listrik Pohuwato, Tambah Kapasitas 30 MVA
Penambahan transformator ini meningkatkan kapasitas sistem sebesar 30 MVA sekaligus memperkuat kesiapan pasokan listrik untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Pohuwato.
Sabtu, 05 Sep 2026 11:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros