Heriwawan Dorong Disbudpar Sulsel Proaktif Kejar Dana IndonesiaRaya dari Kementerian

Kamis, 17 Sep 2026 14:43
Heriwawan Dorong Disbudpar Sulsel Proaktif Kejar Dana IndonesiaRaya dari Kementerian
Anggota Komisi B DPRD Sulsel, Heriwawan. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Anggota Komisi B DPRD Sulsel, Heriwawan mendorong Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Selatan untuk proaktif mengejar Program Dana IndonesiaRaya milik Kementerian Kebudayaan.

Usulan itu Heriwawan sampaikan saat Rapat Kerja bersama Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel di Ruangan Komisi B DPRD Sulsel, Makassar pada Kamis (17/09/2026).

"Kami Komisi B meminta Pemprov untuk proaktif bagaimana memanfaatkan program (Dana) IndonesiaRaya yang digagas oleh kementerian. Di situ kan ada dananya sekitar Rp190 miliar. Bisa hibah untuk warga banyak orang, personal atau apa dan sebagainya, itu bisa diakses," kata Heriwawan saat ditemui usai rapat di kantor sementara dewan.

Dana IndonesiaRaya adalah kegiatan pendukungan berupa fasilitasi dana hibah yang diberikan kepada suatu kelompok kebudayaan atau perseorangan.

"Nah, pemerintah provinsi bisa mengakses itu, membantu masyarakat untuk mendapatkan bantuan itu. Dan sebisa mungkin diproyeksikan untuk kebudayaan dan pariwisata yang terkait dengan Sulsel," ujar Heriwawan.

Program ini merupakan kelanjutan dari pemanfaatan hasil kelola Dana Abadi Kebudayaan yang selama ini telah memberikan dampak nyata bagi ekosistem budaya nasional.

Heriwawan juga mendorong Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan untuk membangun museum baru. Menurutnya, Sulsel membutuhkan wadah untuk menampung semua cagar budaya di daerah ini.

"Kita dorong adanya museum yang baru di Sulsel. Ini penting untuk menampung segala bentuk cagar budaya yang ada di Sulsel, baik benda, maupun takbenda," ujarnya.

Ketua Demokrat Sinjai ini bilang, museum bisa menambah pengetahuan dan wawasan mengenai sejarah di Sulawesi Selatan.

"Harusnya kan di museum itu sudah bisa kita lihat sejarah masa lampau, peninggalan sejarah tentang Sulsel. Orang masuk di museum itu, orang tahu mi, "'Oh, Sulsel begini. Sejarahnya dulu begini." Nah, kira-kira begitu gambarannya, kenapa museum itu penting museum," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Mirna mengungkapkan pihaknya akan melakukan revitalisasi pada tiga museum di Sulsel, yakni La Galigo, Karaeng Pattingalloang dan Benteng Somba Opu.

"Anggaranya dari Kementrian karena mereka yang minta. Nilainya sebesar Rp6 miliar lebih, karena kita juga akan melakukan pembersihan bastion-nya Benteng Somba Opu," ungkapnya.
(UMI)
Berita Terkait
Berita Terbaru