PLN dan BPN Turun Lapangan Dukung Perizinan SUTET Palopo - Bakaru

Minggu, 20 Sep 2026 09:27
PLN dan BPN Turun Lapangan Dukung Perizinan SUTET Palopo - Bakaru
PLN UIP Sulawesi Sulawesi mematangkan persiapan pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru dengan menggandeng lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Sulawesi Selatan. Foto/Istimewa
Comment
Share
PALOPO - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan persiapan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Palopo-Bakaru dengan menggandeng lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Sulawesi Selatan.

Peninjauan lapangan yang berlangsung pada 10-15 September 2026 tersebut dilakukan untuk mencocokkan data pertanahan dengan kondisi eksisting pada rencana tapak menara transmisi yang menghubungkan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275 kV Palopo dengan GITET 275 kV Bakaru.

Kegiatan mencakup sejumlah wilayah yang akan dilalui jalur transmisi, yakni Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja, dan Kabupaten Enrekang.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran Kantor Pertanahan BPN melakukan pengecekan kondisi lapangan sekaligus mencocokkan data dengan kondisi aktual. Data hasil verifikasi selanjutnya menjadi salah satu bahan pendukung dalam proses perizinan dan persiapan tahapan pembangunan berikutnya.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru merupakan bagian dari upaya PLN memperkuat infrastruktur transmisi seiring meningkatnya kebutuhan listrik di Sulawesi.

“Pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru kami siapkan sebagai bagian dari penguatan sistem transmisi Sulawesi. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik sekaligus mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri di wilayah Sulawesi,” ujar Aditya.

Menurut dia, kesiapan aspek perizinan menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.

Karena itu, Aditya mengapresiasi dukungan Kantor Pertanahan BPN di wilayah yang dilalui rencana pembangunan jalur transmisi tersebut.

“Kami mengapresiasi dukungan Kantor Pertanahan BPN di seluruh wilayah yang dilalui. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan setiap tahapan pembangunan dipersiapkan secara matang, tertib, dan sesuai regulasi,” katanya.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan koordinasi lintas instansi diperlukan untuk memastikan data dan kondisi lapangan dapat menjadi dasar yang akurat dalam proses perizinan.

“Peninjauan bersama ini membantu kami memperoleh data lapangan yang lebih akurat sebagai dasar dalam menyiapkan proses perizinan. Dengan data yang lengkap sejak awal, tahapan pembangunan berikutnya dapat dipersiapkan dengan lebih baik,” ujar Donald.

Ia menambahkan, verifikasi lapangan juga menjadi bagian dari upaya PLN mengantisipasi potensi kendala pada tahap awal pembangunan. Dengan demikian, setiap tahapan dapat disiapkan secara lebih terencana dan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

“Dengan koordinasi yang baik sejak tahap awal, kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lebih tertib dan sesuai rencana. Infrastruktur ini nantinya diharapkan dapat memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Luwu Raya, Toraja, hingga Enrekang,” katanya.

SUTET 275 kV Palopo-Bakaru dirancang untuk mendukung penguatan sistem transmisi berkapasitas besar di Sulawesi. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik sekaligus memperkuat kapasitas sistem dalam melayani pertumbuhan kebutuhan listrik.

Bagi masyarakat, penguatan jaringan transmisi juga diharapkan berdampak pada peningkatan keandalan pasokan listrik untuk mendukung aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, serta kegiatan ekonomi dan industri di wilayah yang dilalui dan kawasan sekitarnya.

PLN UIP Sulawesi selanjutnya akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah daerah, Kantor Pertanahan BPN, serta pemangku kepentingan lainnya guna memastikan seluruh tahapan pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru dapat dipersiapkan secara tertib, sesuai ketentuan, dan mendukung penguatan sistem kelistrikan Sulawesi.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru