Prabowo Subianto Sindir Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok

Sabtu, 19 Sep 2026 15:12
Prabowo Subianto Sindir Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok
Tangkapan layar siaran langsung pidato Presiden Prabowo Subianto di HUT PAN, Jumat malam. Foto: PAN TV
Comment
Share
JAKARTA - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal sejumlah pakar yang disebutnya “saking pintarnya jadi goblok” menjadi sorotan dan beredar luas di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo awalnya berbicara mengenai keinginannya melihat Indonesia menjadi negara yang terhormat dengan rakyat yang sejahtera. Ia juga menyinggung persoalan gizi, stunting, serta masa depan anak-anak Indonesia.

Prabowo mengatakan dirinya tidak ingin ada anak Indonesia yang berangkat ke sekolah dalam kondisi lapar atau mengalami kekurangan gizi sehingga tidak mampu bersaing dengan anak-anak dari negara lain.

“Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya,” kata Prabowo.

Setelah menyampaikan hal tersebut, Prabowo kemudian menyinggung pihak yang disebutnya sebagai pakar.

“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar. Saking pintarnya, saking pintarnya jadi goblok,” ujar Prabowo.

Potongan video ketika Prabowo menyampaikan kalimat tersebut kemudian beredar di berbagai platform media sosial dan menjadi perhatian publik.

Prabowo dalam pidato yang sama kemudian memberikan konteks mengenai pernyataannya. Ia menyebut ada sejumlah pakar yang menurutnya melontarkan fitnah terhadap gagasan atau kebijakan yang dibawanya.

“Ada beberapa pakar, saking pakarnya dia melontarkan fitnah saudara-saudara,” kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mengatakan memilih tidak memperpanjang persoalan tersebut. Ia menyatakan akan memaafkan pihak yang dimaksud apabila menyadari kekeliruannya.

“Tapi sudahlah kita bangsa besar, kuat, saya pun mencatat saja. Kalau dia sadar saya maafkan,” ujarnya.

Prabowo kemudian menekankan pentingnya kejujuran intelektual bagi seseorang yang memiliki kepakaran.

“Tapi saya ingatkan, kalau Anda punya kepintaran, jangan lupa, seorang cendekiawan itu harus jujur. Itu namanya kejujuran intelektual. Intellectual honesty,” kata Prabowo.
(MAN)
Berita Terkait
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
News
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap sejumlah nomor telepon milik Presiden Republik Indonesia, pejabat negara, tokoh politik, media, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga pengusaha.
Selasa, 03 Nov 2026 22:10
Idrus Marham: Kritik dari Dalam Koalisi Harus Jadi Penguat Pemerintahan Prabowo
News
Idrus Marham: Kritik dari Dalam Koalisi Harus Jadi Penguat Pemerintahan Prabowo
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham menegaskan kritik dari internal koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sejatinya menjadi instrumen koreksi dalam kerangka penguatan bersama
Jum'at, 30 Okt 2026 07:51
Prabowo Lantik Rocky Gerung dan 25 Tokoh Lain sebagai Wantimpres
News
Prabowo Lantik Rocky Gerung dan 25 Tokoh Lain sebagai Wantimpres
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Salah satu nama yang masuk dalam jajaran tersebut adalah akademisi Rocky Gerung.
Jum'at, 02 Okt 2026 18:48
Idrus Marham Nilai Pidato Presiden Prabowo di Hadapan MPR Realistik dan Berbasis Kinerja
News
Idrus Marham Nilai Pidato Presiden Prabowo di Hadapan MPR Realistik dan Berbasis Kinerja
Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Idrus Marham menilai pidato Presiden di depan MPR, hari ini 14 Agustus 2026, sangat mengesankan. Pidato Presiden Prabowo realistik, karena berbasis data dan proyektif berbasis kinerja.
Jum'at, 14 Agu 2026 20:04
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
Ekbis
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
HNSI Sulsel mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang telah menetapkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) khusus bagi nelayan.
Selasa, 14 Jul 2026 14:23
Berita Terbaru