Perkuat Jaringan Kelistrikan Sulawesi, PLN Inventarisasi Lahan SUTET Wotu–Bungku
Minggu, 13 Sep 2026 12:34
Petugas PLN UPP Sulsel melakukan rapat koordinasi bersama Kepala BPKAD Morowali Utara, Delfia Parenta (berbaju batik), dan staf terkait di Ruang Rapat Kantor BPKAD Morowali Utara. Foto/IST
MOROWALI UTARA - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bergerak cepat memperkuat keandalan pasokan listrik di Sulawesi Tengah. Melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan, PLN menggelar survei identifikasi dan inventarisasi lahan untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Wotu–Bungku di Desa Korompeeli, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, belum lama ini.
Langkah ini menjadi krusial dalam proses pengadaan tanah jalur transmisi SUTET 275 kV Wotu–Bungku. Proyek strategis ini dirancang sebagai salah satu tulang punggung (backbone) sistem kelistrikan 275 kV di Sulawesi untuk menopang kebutuhan energi, khususnya di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.
Dalam tahapan verifikasi dan validasi status kepemilikan lahan, PLN berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Proses ini melibatkan sinergi dari PLN UPP Sulawesi Selatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Morowali Utara, Dinas Pertanian, hingga Pemerintah Desa Korompeeli.
Fokus survei kali ini menyasar tiga titik tapak tower, di mana salah satu titiknya berada di atas aset milik Pemerintah Daerah Morowali Utara. Hasil penelusuran lapangan ini akan menjadi pijakan legal formal guna memastikan kejelasan status lahan sebelum berlanjut ke skema kerja sama pemanfaatan lahan sesuai regulasi.
Manager PLN UPP Sulawesi Selatan, Ronald Paschalis Foudubun, menyampaikan bahwa proses pengadaan tanah merupakan tahapan penting dalam mendukung kesiapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“PLN memastikan setiap tahapan pengadaan tanah dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Melalui survei identifikasi dan inventarisasi ini, kami bersama pemerintah daerah melakukan verifikasi terhadap status lahan agar proses berikutnya dapat berjalan dengan baik,” ujar Ronald.
Ronald menambahkan, pembangunan SUTET 275 kV Wotu–Bungku memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi. Kehadiran jaringan transmisi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan keandalan penyaluran tenaga listrik, terutama untuk mendukung kebutuhan masyarakat, layanan publik, serta pertumbuhan industri dan ekonomi di Sulawesi Tengah.
“Jalur transmisi ini merupakan bagian penting dari penguatan sistem kelistrikan Sulawesi. Dengan infrastruktur yang semakin andal, PLN berharap kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan wilayah, khususnya di Morowali dan Morowali Utara, dapat semakin didukung,” tambahnya.
Dukungan serupa mengalir dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Kepala BPKAD Morowali Utara, Delfia Parenta, mengapresiasi koordinasi lintas sektor ini demi memastikan tertib administrasi aset daerah.
“Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mendukung proses koordinasi dan verifikasi yang dilakukan bersama PLN. Kami berharap tahapan ini dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan, sehingga rencana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang memberi manfaat bagi masyarakat dapat terus berproses dengan baik,” ujar Delfia.
Seluruh proses pengadaan tanah dilaksanakan dengan merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendekatan ini merupakan wujud komitmen PLN untuk menjamin kepastian hukum, tertib administrasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui sinergi erat bersama pemerintah daerah hingga tingkat desa, PLN optimistis pembebasan lahan SUTET 275 kV Wotu–Bungku berjalan lancar demi memacu percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan di Sulawesi.
Langkah ini menjadi krusial dalam proses pengadaan tanah jalur transmisi SUTET 275 kV Wotu–Bungku. Proyek strategis ini dirancang sebagai salah satu tulang punggung (backbone) sistem kelistrikan 275 kV di Sulawesi untuk menopang kebutuhan energi, khususnya di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.
Dalam tahapan verifikasi dan validasi status kepemilikan lahan, PLN berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Proses ini melibatkan sinergi dari PLN UPP Sulawesi Selatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Morowali Utara, Dinas Pertanian, hingga Pemerintah Desa Korompeeli.
Fokus survei kali ini menyasar tiga titik tapak tower, di mana salah satu titiknya berada di atas aset milik Pemerintah Daerah Morowali Utara. Hasil penelusuran lapangan ini akan menjadi pijakan legal formal guna memastikan kejelasan status lahan sebelum berlanjut ke skema kerja sama pemanfaatan lahan sesuai regulasi.
Manager PLN UPP Sulawesi Selatan, Ronald Paschalis Foudubun, menyampaikan bahwa proses pengadaan tanah merupakan tahapan penting dalam mendukung kesiapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“PLN memastikan setiap tahapan pengadaan tanah dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Melalui survei identifikasi dan inventarisasi ini, kami bersama pemerintah daerah melakukan verifikasi terhadap status lahan agar proses berikutnya dapat berjalan dengan baik,” ujar Ronald.
Ronald menambahkan, pembangunan SUTET 275 kV Wotu–Bungku memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi. Kehadiran jaringan transmisi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan keandalan penyaluran tenaga listrik, terutama untuk mendukung kebutuhan masyarakat, layanan publik, serta pertumbuhan industri dan ekonomi di Sulawesi Tengah.
“Jalur transmisi ini merupakan bagian penting dari penguatan sistem kelistrikan Sulawesi. Dengan infrastruktur yang semakin andal, PLN berharap kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan wilayah, khususnya di Morowali dan Morowali Utara, dapat semakin didukung,” tambahnya.
Dukungan serupa mengalir dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Kepala BPKAD Morowali Utara, Delfia Parenta, mengapresiasi koordinasi lintas sektor ini demi memastikan tertib administrasi aset daerah.
“Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mendukung proses koordinasi dan verifikasi yang dilakukan bersama PLN. Kami berharap tahapan ini dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan, sehingga rencana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang memberi manfaat bagi masyarakat dapat terus berproses dengan baik,” ujar Delfia.
Seluruh proses pengadaan tanah dilaksanakan dengan merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendekatan ini merupakan wujud komitmen PLN untuk menjamin kepastian hukum, tertib administrasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui sinergi erat bersama pemerintah daerah hingga tingkat desa, PLN optimistis pembebasan lahan SUTET 275 kV Wotu–Bungku berjalan lancar demi memacu percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan di Sulawesi.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN Bangun PLTMG Baubau-2, Siapkan Tambahan Daya 30 MW
PLN siap mengakselerasi kesiapan sistem kelistrikan di Sulawesi Tenggara lewat rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Baubau-2 berkapasitas 30 MW.
Sabtu, 12 Sep 2026 14:10
News
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Listrik Kepulauan
PLN menyiapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Selayar berkapasitas 10 megawatt (MW) untuk memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sabtu, 12 Sep 2026 07:15
Makassar City
Mitigasi Kekeringan dan Kebakaran, PLN Perkuat Kaltana Kaluku Bodoa Makassar
Mengantisipasi risiko kekeringan dan kebakaran di kawasan permukiman, PLN UIP Sulawesi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa.
Jum'at, 11 Sep 2026 18:13
Makassar City
PLN Perkuat Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Pengelolaan Sampah Ekonomi Sirkular
PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pengolahan sampah bagi Bank Sampah Unit (BSU) Pelita Bangsa di Kota Makassar.
Jum'at, 11 Sep 2026 09:13
News
Sinergi PLN dan Pemkab Jeneponto Perkuat Legalitas 69 Tapak Tower SUTT
Proses legalisasi 69 tapak tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Punagaya–Bantaeng memasuki tahap lanjutan setelah Pemkab Jeneponto memberikan rekomendasi.
Kamis, 10 Sep 2026 18:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
4
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
5
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
4
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
5
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar