Mitigasi Kekeringan dan Kebakaran, PLN Perkuat Kaltana Kaluku Bodoa Makassar
Jum'at, 11 Sep 2026 18:13
PLN UIP Sulawesi memberikan bantuan 18 unit tandon di Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Foto/Dok PLN
MAKASSAR - Mengantisipasi risiko kekeringan dan kebakaran di kawasan permukiman, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Penguatan dilakukan melalui Program Desa Siaga Bencana bertajuk “Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa” pada Rabu (9/9), dengan menyasar peningkatan kapasitas masyarakat dan Satgas Kaltana dalam mencegah serta merespons kondisi darurat.
Kaluku Bodoa memiliki kerentanan terhadap krisis air ketika musim kemarau berlangsung berkepanjangan. Di sisi lain, kepadatan permukiman juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran sehingga kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam upaya mitigasi bencana.
Untuk memperkuat kesiapan menghadapi kekeringan, PLN UIP Sulawesi memberikan dukungan berupa renovasi Posko Siaga Bencana serta penguatan sarana penyediaan dan distribusi air bersih. Dukungan tersebut mencakup pengeboran sumur, pompa air, dan tandon air.
Sementara untuk menghadapi risiko kebakaran dan kondisi darurat, PLN menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), fire blanket, perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), sarana komunikasi dan penerangan darurat, serta rambu jalur evakuasi dan titik kumpul.
PLN juga mendukung penyediaan Tas Siaga Aktif serta perlengkapan bagi Satgas dan kader Kaltana untuk menunjang respons awal ketika terjadi keadaan darurat.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi Henry Donald Silaen mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN membantu masyarakat membangun kesiapsiagaan yang dapat diterapkan secara langsung di lingkungan tempat tinggal.
“Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini kondisi kemarau berkepanjangan. Di sini kami berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat, baik berupa sarana prasarana, pelatihan, maupun dukungan lainnya melalui Program Desa Siaga Bencana. Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat, khususnya tim Kaltana, bisa semakin siaga dalam menghadapi berbagai risiko yang bisa saja terjadi,” ujar Donald.
Kepala BPBD Kota Makassar Dr. Muhammad Fadli, mengapresiasi dukungan PLN UIP Sulawesi yang dinilai turut memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Kelurahan Kaluku Bodoa.
“Di kondisi seperti sekarang ini, PLN tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada masyarakat berupa kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Kelurahan Kaluku Bodoa. Ini bukan kali pertama PLN mengulurkan tangan seperti ini. Tahun-tahun sebelumnya PLN juga sering berkoordinasi dengan kami terkait daerah-daerah yang kiranya membutuhkan bantuan. Terima kasih PLN UIP Sulawesi,” tutur Fadli.
Ketua Satgas Kaltana Kaluku Bodoa, Hanna, mengatakan dukungan tersebut membantu meningkatkan kesiapan Satgas dalam menjalankan tugas, khususnya ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PLN UIP Sulawesi atas segala bentuk bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk menunjang kesiapsiagaan Satgas Kaltana dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan adanya sarana dan perlengkapan ini, kami menjadi lebih siap untuk membantu masyarakat ketika sewaktu-waktu terjadi kekeringan maupun kebakaran,” ujar Hanna.
Selain dukungan sarana dan prasarana, PLN UIP Sulawesi memperkuat kapasitas masyarakat melalui sejumlah pelatihan. Materi yang diberikan meliputi mitigasi kekeringan dan kebakaran, pelatihan kader perempuan siaga bencana, penggunaan APAR, P3K dan evakuasi mandiri, hingga edukasi keselamatan kelistrikan rumah tangga dan pencegahan kebakaran.
Rangkaian pelatihan tersebut ditujukan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi bahaya serta melakukan respons awal secara tepat sebelum bantuan lebih lanjut datang.
Masyarakat juga didorong berperan aktif dalam menjaga lingkungan melalui aksi bersih lingkungan, identifikasi titik rawan kebakaran, kampanye hemat air, dan edukasi pencegahan kebakaran.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena mitigasi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab Satgas Kaltana, tetapi membutuhkan partisipasi warga dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui Program Desa Siaga Bencana, PLN UIP Sulawesi berharap Kaltana Kaluku Bodoa semakin mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah dan merespons risiko kekeringan maupun kebakaran.Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ketahanan masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih tangguh dalam menghadapi kondisi darurat.
Penguatan dilakukan melalui Program Desa Siaga Bencana bertajuk “Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa” pada Rabu (9/9), dengan menyasar peningkatan kapasitas masyarakat dan Satgas Kaltana dalam mencegah serta merespons kondisi darurat.
Kaluku Bodoa memiliki kerentanan terhadap krisis air ketika musim kemarau berlangsung berkepanjangan. Di sisi lain, kepadatan permukiman juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran sehingga kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam upaya mitigasi bencana.
Untuk memperkuat kesiapan menghadapi kekeringan, PLN UIP Sulawesi memberikan dukungan berupa renovasi Posko Siaga Bencana serta penguatan sarana penyediaan dan distribusi air bersih. Dukungan tersebut mencakup pengeboran sumur, pompa air, dan tandon air.
Sementara untuk menghadapi risiko kebakaran dan kondisi darurat, PLN menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), fire blanket, perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), sarana komunikasi dan penerangan darurat, serta rambu jalur evakuasi dan titik kumpul.
PLN juga mendukung penyediaan Tas Siaga Aktif serta perlengkapan bagi Satgas dan kader Kaltana untuk menunjang respons awal ketika terjadi keadaan darurat.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi Henry Donald Silaen mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN membantu masyarakat membangun kesiapsiagaan yang dapat diterapkan secara langsung di lingkungan tempat tinggal.
“Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini kondisi kemarau berkepanjangan. Di sini kami berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat, baik berupa sarana prasarana, pelatihan, maupun dukungan lainnya melalui Program Desa Siaga Bencana. Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat, khususnya tim Kaltana, bisa semakin siaga dalam menghadapi berbagai risiko yang bisa saja terjadi,” ujar Donald.
Kepala BPBD Kota Makassar Dr. Muhammad Fadli, mengapresiasi dukungan PLN UIP Sulawesi yang dinilai turut memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Kelurahan Kaluku Bodoa.
“Di kondisi seperti sekarang ini, PLN tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada masyarakat berupa kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Kelurahan Kaluku Bodoa. Ini bukan kali pertama PLN mengulurkan tangan seperti ini. Tahun-tahun sebelumnya PLN juga sering berkoordinasi dengan kami terkait daerah-daerah yang kiranya membutuhkan bantuan. Terima kasih PLN UIP Sulawesi,” tutur Fadli.
Ketua Satgas Kaltana Kaluku Bodoa, Hanna, mengatakan dukungan tersebut membantu meningkatkan kesiapan Satgas dalam menjalankan tugas, khususnya ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PLN UIP Sulawesi atas segala bentuk bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk menunjang kesiapsiagaan Satgas Kaltana dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan adanya sarana dan perlengkapan ini, kami menjadi lebih siap untuk membantu masyarakat ketika sewaktu-waktu terjadi kekeringan maupun kebakaran,” ujar Hanna.
Selain dukungan sarana dan prasarana, PLN UIP Sulawesi memperkuat kapasitas masyarakat melalui sejumlah pelatihan. Materi yang diberikan meliputi mitigasi kekeringan dan kebakaran, pelatihan kader perempuan siaga bencana, penggunaan APAR, P3K dan evakuasi mandiri, hingga edukasi keselamatan kelistrikan rumah tangga dan pencegahan kebakaran.
Rangkaian pelatihan tersebut ditujukan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi bahaya serta melakukan respons awal secara tepat sebelum bantuan lebih lanjut datang.
Masyarakat juga didorong berperan aktif dalam menjaga lingkungan melalui aksi bersih lingkungan, identifikasi titik rawan kebakaran, kampanye hemat air, dan edukasi pencegahan kebakaran.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena mitigasi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab Satgas Kaltana, tetapi membutuhkan partisipasi warga dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui Program Desa Siaga Bencana, PLN UIP Sulawesi berharap Kaltana Kaluku Bodoa semakin mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah dan merespons risiko kekeringan maupun kebakaran.Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ketahanan masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih tangguh dalam menghadapi kondisi darurat.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
300 Ribu Warga Maros Terdampak Kekeringan, 5 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada kekeringan dan minimnya air bersih.
Rabu, 07 Okt 2026 13:03
News
Keandalan Kelistrikan Sulbagsel Jadi Perhatian, PLN Kebut Proyek Transmisi
Dewan Komisaris PLN, Jisman Parada Hutajulu, melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Makassar, Senin (5/10) lalu.
Rabu, 07 Okt 2026 08:06
News
Hadapi Risiko Kerja di Ketinggian, PLN Perkuat Kesiapan Pekerja SUTT
PLN UIP Sulawesi melalui Tim K3LK PLN UPP Sulawesi Tengah menggelar Refreshment Training dan Screening Working at Height bagi para pekerja di Kabupaten Donggala.
Selasa, 06 Okt 2026 11:43
News
PLN UIP Sulawesi Uji Respons Darurat dan Pemulihan Bisnis melalui Simulasi BCMS
PLN UIP Sulawesi menguji kesiapsiagaan darurat dan pemulihan bisnis melalui simulasi tanggap darurat dan Business Continuity Management System (BCMS) di Kantor PLN UIP Sulawesi, Makassar.
Senin, 05 Okt 2026 18:51
News
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja
Forum tersebut menetapkan Syamsul Arifin sebagai Ketua DPD SP PLN UIP Sulawesi terpilih setelah melalui rangkaian persidangan dan proses pemilihan sesuai tata tertib organisasi.
Minggu, 04 Okt 2026 12:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Resmi Gabung Demokrat, Appi Ajak Kader Bersama-sama Besarkan Partai
2
Kuasa Hukum Husniah Talenrang Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Hilangnya Dokumen MA
3
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
4
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan
5
Sarasehan Kemitraan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Bersama Mitra Pentahelix
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Resmi Gabung Demokrat, Appi Ajak Kader Bersama-sama Besarkan Partai
2
Kuasa Hukum Husniah Talenrang Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Hilangnya Dokumen MA
3
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
4
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan
5
Sarasehan Kemitraan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Bersama Mitra Pentahelix