PLN Bangun PLTMG Baubau-2, Siapkan Tambahan Daya 30 MW

Sabtu, 12 Sep 2026 14:10
PLN Bangun PLTMG Baubau-2, Siapkan Tambahan Daya 30 MW
Tampak dari udara lokasi temporary jetty yang berada di area rencana pembangunan PLTMG Baubau-2 30 MW, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Foto/Istimewa
Comment
Share
BAUBAU - PT PLN (Persero) mengakselerasi kesiapan sistem kelistrikan di Sulawesi Tenggara lewat rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Baubau-2 berkapasitas 30 Megawatt (MW). Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi melonjaknya kebutuhan listrik masyarakat, layanan publik, hingga sektor usaha di kawasan Baubau dan sekitarnya.

Sebagai bentuk keseriusan, PLN menggelar peninjauan lapangan langsung di lokasi proyek, belum lama ini. Peninjauan lintas unit ini melibatkan Divisi PPI PLN Kantor Pusat, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, PLN Nusantara Power Services, dan PLN Enjiniring.

Senior Manager Perencanaan PLN UIP Sulawesi, Misdjan Endang Subrata, menegaskan bahwa pembangunan PLTMG Baubau-2 merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjamin ketersediaan daya yang andal serta siap merespons pertumbuhan beban listrik daerah.

“PLN terus memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dapat mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat dan daerah. PLTMG Baubau-2 diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik, meningkatkan keandalan sistem, serta mendukung aktivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara,” ujar Subrata.

Ia menambahkan, pemetaan kebutuhan teknis serta fasilitas pendukung sejak dini menjadi kunci agar eksekusi di lapangan berjalan tepat sasaran. Melalui perencanaan matang, pembangunan infrastruktur ini diproyeksikan dapat memberi dampak positif secara optimal.

“Setiap pengembangan infrastruktur kelistrikan perlu disiapkan secara cermat. Mulai dari kebutuhan sistem, kesiapan teknis, hingga dukungan fasilitas pendukung harus dipastikan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Kehadiran PLTMG Baubau-2 diproyeksikan menjadi tulang punggung baru dalam memperkuat layanan kelistrikan, khususnya di wilayah kepulauan dan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara. Pasokan daya tambahan ini akan menjaga kontinuitas aliran listrik untuk konsumsi rumah tangga, fasilitas umum, hingga percepatan roda pembangunan daerah.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru