Kominfo Makassar Bekali Aparatur Kelurahan Melalui Bimtek Satu Data Indonesia
Rabu, 17 Jun 2026 14:44
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar terus memperkuat tata kelola data hingga tingkat kelurahan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar terus memperkuat tata kelola data hingga tingkat kelurahan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemenuhan Prinsip Satu Data Indonesia bertema “Peningkatan Kapasitas Aparatur Kelurahan Dalam Mewujudkan Data Statistik Sektoral yang Akurat” yang digelar di Aston Makassar Hotel & Convention Center, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, Wiena Hardian Pratama serta Asniar, Pejabat Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat pada Bagian Pemberdayaan Masyarakat Setda Kota Makassar.
Bimtek diikuti oleh aparatur kelurahan sebagai garda terdepan dalam penyediaan dan pengelolaan data pembangunan di tingkat wilayah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem dalam sambutannya menegaskan bahwa data kini menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan modern yang berbasis bukti atau evidence-based policy.
Menurutnya, kualitas kebijakan pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas data yang dimiliki. “Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan kebutuhan mendasar dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi pembangunan. Karena itu, penguatan kapasitas aparatur kelurahan dalam pengelolaan data menjadi langkah strategis yang harus terus dilakukan,” ujarnya.
Roem menjelaskan kelurahan saat ini tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga berperan sebagai subjek sekaligus ujung tombak pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Oleh sebab itu, setiap program pembangunan membutuhkan dukungan data statistik yang berkualitas agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan warga secara nyata.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa implementasi Satu Data Indonesia (SDI) merupakan amanat nasional yang bertujuan memperbaiki tata kelola data pemerintahan agar lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen mendukung pelaksanaan SDIsebagai bagian dari penguatan sistem data hingga level pemerintahan paling bawah.
“Penyelenggaraan Satu Data Desa Kelurahan Indonesia harus tetap berpedoman pada prinsip-prinsip Satu Data Indonesia, yakni standar data, metadata, interoperabilitas data, serta penggunaan kode referensi dan data induk yang sama. Dengan prinsip tersebut, kualitas dan keterpaduan data dapat terus terjaga,” jelasnya.
Sebagai bagian dari implementasi SDDI, Pemerintah Kota Makassar juga mendorong penguatan Program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik).
Program ini diarahkan untuk meningkatkan literasi statistik aparatur dan masyarakat, mendorong standardisasi pengelolaan data, mengoptimalkan pemanfaatan data dalam pembangunan, serta menciptakan agen-agen statistik di tingkat kelurahan.
Melalui kegiatan bimtek ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan data statistik sektoral yang sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia.
Selain itu, aparatur kelurahan diharapkan mampu menghasilkan data yang valid dan berkualitas sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Roem berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam membangun budaya pengelolaan data yang baik di lingkungan kelurahan.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, pengelolaan data statistik sektoral di tingkat kelurahan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar.
“Melalui sinergi seluruh pihak, kita ingin mewujudkan tata kelola data yang semakin kuat, terintegrasi, dan mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemenuhan Prinsip Satu Data Indonesia bertema “Peningkatan Kapasitas Aparatur Kelurahan Dalam Mewujudkan Data Statistik Sektoral yang Akurat” yang digelar di Aston Makassar Hotel & Convention Center, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, Wiena Hardian Pratama serta Asniar, Pejabat Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat pada Bagian Pemberdayaan Masyarakat Setda Kota Makassar.
Bimtek diikuti oleh aparatur kelurahan sebagai garda terdepan dalam penyediaan dan pengelolaan data pembangunan di tingkat wilayah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem dalam sambutannya menegaskan bahwa data kini menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan modern yang berbasis bukti atau evidence-based policy.
Menurutnya, kualitas kebijakan pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas data yang dimiliki. “Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan kebutuhan mendasar dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi pembangunan. Karena itu, penguatan kapasitas aparatur kelurahan dalam pengelolaan data menjadi langkah strategis yang harus terus dilakukan,” ujarnya.
Roem menjelaskan kelurahan saat ini tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga berperan sebagai subjek sekaligus ujung tombak pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Oleh sebab itu, setiap program pembangunan membutuhkan dukungan data statistik yang berkualitas agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan warga secara nyata.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa implementasi Satu Data Indonesia (SDI) merupakan amanat nasional yang bertujuan memperbaiki tata kelola data pemerintahan agar lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen mendukung pelaksanaan SDIsebagai bagian dari penguatan sistem data hingga level pemerintahan paling bawah.
“Penyelenggaraan Satu Data Desa Kelurahan Indonesia harus tetap berpedoman pada prinsip-prinsip Satu Data Indonesia, yakni standar data, metadata, interoperabilitas data, serta penggunaan kode referensi dan data induk yang sama. Dengan prinsip tersebut, kualitas dan keterpaduan data dapat terus terjaga,” jelasnya.
Sebagai bagian dari implementasi SDDI, Pemerintah Kota Makassar juga mendorong penguatan Program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik).
Program ini diarahkan untuk meningkatkan literasi statistik aparatur dan masyarakat, mendorong standardisasi pengelolaan data, mengoptimalkan pemanfaatan data dalam pembangunan, serta menciptakan agen-agen statistik di tingkat kelurahan.
Melalui kegiatan bimtek ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan data statistik sektoral yang sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia.
Selain itu, aparatur kelurahan diharapkan mampu menghasilkan data yang valid dan berkualitas sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Roem berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam membangun budaya pengelolaan data yang baik di lingkungan kelurahan.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, pengelolaan data statistik sektoral di tingkat kelurahan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar.
“Melalui sinergi seluruh pihak, kita ingin mewujudkan tata kelola data yang semakin kuat, terintegrasi, dan mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Wali Kota Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas, Ini Daftar Namanya
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melantik dan mengambil sumpah jabatan 47 Kepala UPT Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Pelantikan berlangsung di Baruga Anging Mamiri.
Rabu, 17 Jun 2026 12:49
Makassar City
Makassar Siapkan Forum Bisnis IGS 2026, Libatkan UMKM Berorientasi Ekspor
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Indonesia Global Summit (IGS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Juni 2026.
Selasa, 16 Jun 2026 17:56
Makassar City
Rekrutmen Juru Parkir Diperketat, PD Parkir Makassar Prioritaskan Warga Lokal
Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya memperketat aturan rekrutmen juru parkir (jukir) sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola parkir dan peningkatan pelayanan.
Selasa, 16 Jun 2026 16:19
News
Viral Kembali Berjualan, Bangunan Pedagang di Jalan Sunu Dibongkar Lagi
Pemerintah Kecamatan Bontoala kembali menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas saluran drainase di Jalan Sunu, Kelurahan Timongan Lompoa, Senin (15/6/2026).
Senin, 15 Jun 2026 18:05
News
PPP Sulsel Siap Sinergi Sukseskan Program Pembangunan Kota Makassar
Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, menginstruksikan seluruh kader PPP serta jajaran Fraksi PPP di DPRD Kota Makassar untuk mendukung program-program Pemerintah Kota Makassar
Senin, 15 Jun 2026 12:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Keliru, Kemendagri Diminta Evaluasi Hak Angket DPRD Gowa
2
35 Pengurus PPP Sulsel Segera Dilantik, Hadirkan Konsep Sinematografi dan Teknologi AI
3
Distribusi Biosolar di Maros Diperkuat, Pertamina Tingkatkan Penyaluran 14 Persen
4
Haul ke-7 Raja Binamu ke-16 Digelar Agustus 2026, Panitia Genjot Persiapan
5
Milad ke-72 UMI, Muzakkir Aqil Dorong Lahirnya Generasi Emas Berbasis Nilai Islam dan Teknologi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Keliru, Kemendagri Diminta Evaluasi Hak Angket DPRD Gowa
2
35 Pengurus PPP Sulsel Segera Dilantik, Hadirkan Konsep Sinematografi dan Teknologi AI
3
Distribusi Biosolar di Maros Diperkuat, Pertamina Tingkatkan Penyaluran 14 Persen
4
Haul ke-7 Raja Binamu ke-16 Digelar Agustus 2026, Panitia Genjot Persiapan
5
Milad ke-72 UMI, Muzakkir Aqil Dorong Lahirnya Generasi Emas Berbasis Nilai Islam dan Teknologi