Wakil Ketua DPD RI Dorong BGN Segera Operasikan Dapur SPPG di Pulau 3T
Selasa, 11 Agu 2026 07:35
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menyampaikan keprihatinan mendalam setelah menyaksikan video permohonan dari anak-anak sekolah di Pulau Kalukulukuang, Kabupaten Pangkep.
PANGKEP - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Tamsil Linrung, menyampaikan keprihatinan mendalam setelah menyaksikan video permohonan dari anak-anak sekolah di Pulau Kalukulukuang, Kabupaten Kepulauan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Dalam video yang viral tersebut, anak-anak di pulau terluar itu dengan penuh harapan menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar mereka segera mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tamsil menyayangkan kenyataan bahwa meskipun program strategis nasional tersebut telah berjalan selama lebih dari satu tahun, para pelajar di pulau terpencil itu belum juga tersentuh manfaat dari program prioritas pemerintah tersebut.
Di sisi lain, berdasarkan laporan yang diterima, Yayasan Formasita selaku lembaga mitra menyatakan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mereka bangun sejak akhir 2025 telah rampung 100% dan siap beroperasi.
Pihak yayasan berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dapat segera menunjuk Kepala SPPG agar pelayanan bagi sekitar 1.300 penerima manfaat—yang terdiri atas siswa dan kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita)—dapat segera dimulai.
Tamsil menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis seharusnya tidak hanya berfokus di perkotaan atau daratan utama, melainkan merata hingga ke pulau-pulau terluar, terpencil, dan tertinggal (3T). Sebagai pimpinan DPD RI, ia mendesak BGN serta pihak terkait untuk segera merespons jeritan hati anak-anak di Pulau Kalukulukuang.
Mengingat kesiapan teknis di tingkat lokal sudah matang, Tamsil berharap realisasi program ini dapat segera dieksekusi dalam waktu dekat.
"Presiden Prabowo selalu menekankan pentingnya gizi anak-anak bangsa demi menyongsong Generasi Emas 2045. Jangan sampai anak-anak di wilayah kepulauan terpencil tertinggal. Segera manfaatkan dapur yang sudah siap itu demi masa depan mereka," pungkas Tamsil.
Dalam video yang viral tersebut, anak-anak di pulau terluar itu dengan penuh harapan menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar mereka segera mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tamsil menyayangkan kenyataan bahwa meskipun program strategis nasional tersebut telah berjalan selama lebih dari satu tahun, para pelajar di pulau terpencil itu belum juga tersentuh manfaat dari program prioritas pemerintah tersebut.
Di sisi lain, berdasarkan laporan yang diterima, Yayasan Formasita selaku lembaga mitra menyatakan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mereka bangun sejak akhir 2025 telah rampung 100% dan siap beroperasi.
Pihak yayasan berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dapat segera menunjuk Kepala SPPG agar pelayanan bagi sekitar 1.300 penerima manfaat—yang terdiri atas siswa dan kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita)—dapat segera dimulai.
Tamsil menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis seharusnya tidak hanya berfokus di perkotaan atau daratan utama, melainkan merata hingga ke pulau-pulau terluar, terpencil, dan tertinggal (3T). Sebagai pimpinan DPD RI, ia mendesak BGN serta pihak terkait untuk segera merespons jeritan hati anak-anak di Pulau Kalukulukuang.
Mengingat kesiapan teknis di tingkat lokal sudah matang, Tamsil berharap realisasi program ini dapat segera dieksekusi dalam waktu dekat.
"Presiden Prabowo selalu menekankan pentingnya gizi anak-anak bangsa demi menyongsong Generasi Emas 2045. Jangan sampai anak-anak di wilayah kepulauan terpencil tertinggal. Segera manfaatkan dapur yang sudah siap itu demi masa depan mereka," pungkas Tamsil.
(UMI)
Berita Terkait
News
Ada Keracunan MBG Lagi, Tamsil Linrung Soroti Rantai Pengawasan BGN hingga Kepala SPPG
Kasus dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Ratusan siswa di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG.
Jum'at, 04 Sep 2026 16:58
Sulsel
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh kader Golkar tidak alergi terhadap kritik.
Senin, 10 Agu 2026 17:21
Sulsel
19 Dapur SPPG Layani 45.959 Penerima Manfaat MBG di Parepare
Puluhan ribu penerima manfaat saat ini telah mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 19 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di empat kecamatan se-Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Selasa, 21 Jul 2026 12:22
News
Dapur Gizi Berdiri di Pulau 3T, Warga Kalukalukuang Pangkep Sambut Harapan Baru
Jauh di lepas pantai Kabupaten Pangkep, terletak Pulau Kalukalukuang, sebuah wilayah yang masuk kategori daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Sabtu, 11 Jul 2026 12:48
Sulsel
Empat Dapur MBG di Parepare Belum Kantongi SLHS, Masih Proses Pengurusan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Parepare sudah mencapai 21 unit Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi menyalurkan MBG kepada peserta didik dan kelompok B3.
Selasa, 09 Jun 2026 19:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MG ZS Hybrid+ Masuk Makassar, Tawarkan Fleksibilitas untuk Mobilitas Jarak Jauh
2
Husniah Talenrang Tersangka, Kabupaten Gowa Bakal Dipimpin Plt Bupati
3
25 Tahun Partai Demokrat, Sebuah Pengingat
4
Drama Sengit! Eleven Gagalkan Revans Smada di Final Putri Honda DBL South Sulawesi
5
Ratusan Ojol Datangi DPRD Sulsel, Tolak Perubahan Status Mitra Menjadi Pekerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MG ZS Hybrid+ Masuk Makassar, Tawarkan Fleksibilitas untuk Mobilitas Jarak Jauh
2
Husniah Talenrang Tersangka, Kabupaten Gowa Bakal Dipimpin Plt Bupati
3
25 Tahun Partai Demokrat, Sebuah Pengingat
4
Drama Sengit! Eleven Gagalkan Revans Smada di Final Putri Honda DBL South Sulawesi
5
Ratusan Ojol Datangi DPRD Sulsel, Tolak Perubahan Status Mitra Menjadi Pekerja