DPRD Sulsel Minta Pemprov Perhatikan Pelabuhan Penyeberangan Bira
Rabu, 28 Jan 2026 13:30
Komisi D DPRD Sulsel melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Penyeberangan Bira di Bulukumba. Foto: Istimewa
BULUKUMBA - Komisi D DPRD Sulsel melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Penyeberangan Bira di Bulukumba. Kedatangan mereka untuk mengecek aset Dinas Perhubungan yang dimiliki Pemprov.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid memimpin langsung kunjungan ini. Mereka diterima oleh Kepala UPT ASDP Bira, Syamsuddin.
Kadir mengatakan ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Dinas Perhubungan untuk meningkatkan pendapatan di Pelabuhan Penyeberangan Bira.
"Penerangan listrik yang kalau malam gelap gulita. Dan perlu ada pagar keliling, supaya para penumpang tidak keluar melalui jalan-jalan tikus," kata Kadir.
Politisi Golkar ini menuturkan, pihaknya juga menemukan sejumlah fasilitas yang harus dibenahi. Pemprov Sulsel harus memberi perhatian khusus untuk pelabuhan ini.
"Papan nama pelabuhan perlu diadakan. Dan perlu adanya komputer yang baru, sebab (komputer) yang sekarang sering macet-macet," jelasnya.
"Ini yang perlu menjadi perhatian gubernur, dibandingkan dengan progam taman andalan yang menyerap anggaran yang sangat besar," tandasnya.
Padahal menurut Kadir, Pelabuhan Bira adalah kebutuhan dasar masyarakat untuk menyeberang ke Kepulayuan Selayar dan pulau-pulau kecil lainnya, termasuk ke NTB dan Kendari.
Sekretaris Komisi D DPRD Sulsel, Abdul Rahman menambahkan pihaknya mengusulkan perlunya dibangun pagar pembatas. Sebab selama ini, masih banyak penumpang yang lewat samping dan tidak melalui portal.
"Padahal ketika ada pagar, bisa menambah PAD. Kemudian pelabuhan ini butuh perbaikan penerangan, karena di sana sudah banyak lampu yang tidak menyala, karena rusak," tuturnya.
Selain Kadir dan Rahman, turut hadir juga Anggota Komisi D lainnya yakni Havid Pasha dan Sultan Tajang.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid memimpin langsung kunjungan ini. Mereka diterima oleh Kepala UPT ASDP Bira, Syamsuddin.
Kadir mengatakan ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Dinas Perhubungan untuk meningkatkan pendapatan di Pelabuhan Penyeberangan Bira.
"Penerangan listrik yang kalau malam gelap gulita. Dan perlu ada pagar keliling, supaya para penumpang tidak keluar melalui jalan-jalan tikus," kata Kadir.
Politisi Golkar ini menuturkan, pihaknya juga menemukan sejumlah fasilitas yang harus dibenahi. Pemprov Sulsel harus memberi perhatian khusus untuk pelabuhan ini.
"Papan nama pelabuhan perlu diadakan. Dan perlu adanya komputer yang baru, sebab (komputer) yang sekarang sering macet-macet," jelasnya.
"Ini yang perlu menjadi perhatian gubernur, dibandingkan dengan progam taman andalan yang menyerap anggaran yang sangat besar," tandasnya.
Padahal menurut Kadir, Pelabuhan Bira adalah kebutuhan dasar masyarakat untuk menyeberang ke Kepulayuan Selayar dan pulau-pulau kecil lainnya, termasuk ke NTB dan Kendari.
Sekretaris Komisi D DPRD Sulsel, Abdul Rahman menambahkan pihaknya mengusulkan perlunya dibangun pagar pembatas. Sebab selama ini, masih banyak penumpang yang lewat samping dan tidak melalui portal.
"Padahal ketika ada pagar, bisa menambah PAD. Kemudian pelabuhan ini butuh perbaikan penerangan, karena di sana sudah banyak lampu yang tidak menyala, karena rusak," tuturnya.
Selain Kadir dan Rahman, turut hadir juga Anggota Komisi D lainnya yakni Havid Pasha dan Sultan Tajang.
(UMI)
Berita Terkait
News
Program MYP Pemprov Sulsel Bikin Pembangunan Infrastruktur Kian Terarah
Program Multi Years Project (MYP) 2025-2027 yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman - Fatmawati Rusdi dinilai mampu mengubah pola pembangunan infrastruktur menjadi lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Selasa, 11 Agu 2026 16:36
News
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik
PT PLN memperkuat sinergi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.
Sabtu, 08 Agu 2026 13:28
Sulsel
Pansus Temukan 50 Aset DLHK Sulsel Belum Bersertifikat, Ada yang Dikuasai Eks Pegawai
Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang belum memiliki sertifikat.
Senin, 03 Agu 2026 14:10
News
Fatma Wahyuddin Kunjungi Korban Kebakaran Tallo, Bantu Warga Terdampak
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fatma Wahyuddin, meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (1/8/2026).
Minggu, 02 Agu 2026 05:11
Makassar City
PKB Makassar Siapkan Bantuan ke KK untuk Dukung Program Urban Farming Terintegrasi
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo menggelar reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025/26 di Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Makassar pada Rabu (29/07/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 18:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali