Angkasa Pura Indonesia Dorong UMKM Maros Naik Kelas
Senin, 09 Feb 2026 14:21
Seminar bertajuk
MAROS - PT Angkasa Pura Indonesia menggelar Seminar dan Talkshow bagi 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Maros, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai menegaskan, dari 100 orang pelaku UMKM yang hadir, 40 diantaranya merupakan pelaku UMKM binaan Angkasa Pura.
Dia menegaskan, untuk keberlangsungan UMKM ini, penting kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menggerakkan perekonomian di sekitar kawasan bandara.
"Strategi kolaborasi antar stakeholder harus bersama-sama menghidupkan perekonomian, salah satunya melalui UMKM," katanya.
Minggus juga mengingatkan para pelaku UMKM agar memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk mereka agar mampu bersaing di pasar yang semakin luas.
Melalui kegiatan Seminar dan Talkshow ini, Minggus berharap para pelaku UMKM memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengembangan usaha mereka.
Selain seminar dan talkshow, peserta juga mendapatkan layanan konsultasi bisnis, pembuatan desain usaha gratis, serta pameran produk UMKM.
"Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," jelasnya.
Seminar bertajuk "Injourney Airports UMKM Naik Kelas" tersebut dilaksanakan di ruang pola kantor Bupati Maros dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Maros melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).
Sementara itu, Bupati Maros AS Chaidir Syam berharap, UMKM di Kabupaten Maros terus berkembang seiring dengan keberadaan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang dinilai dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
"Harapannya UMKM di Kabupaten Maros terus bergerak dan berkembang. Keberadaan bandara juga menjadi dorongan besar agar UMKM bisa semakin maju," lanjutnya.
Terkait keterlibatan sektor swasta, mantan Ketua DPRD Maros ini berharap seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Maros dapat ikut ambil bagian dalam mendukung UMKM lokal.
"Harapannya seluruh perusahaan bisa ikut mensupport dan mendukung kegiatan UMKM. Saat ini jumlah UMKM kita hampir mencapai 30.000 unit," katanya.
AS Chaidir Syam sangat mengapresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia atas komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM di Maros.
"Jumlah UMKM di Kabupaten Maros saat ini sekitar 30.000 unit. Kami terus mendorong masyarakat untuk berkembang melalui UMKM. Seminar seperti ini sangat dibutuhkan untuk membuka wawasan agar UMKM tetap mampu bersaing," ujar Chaidir.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai menegaskan, dari 100 orang pelaku UMKM yang hadir, 40 diantaranya merupakan pelaku UMKM binaan Angkasa Pura.
Dia menegaskan, untuk keberlangsungan UMKM ini, penting kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menggerakkan perekonomian di sekitar kawasan bandara.
"Strategi kolaborasi antar stakeholder harus bersama-sama menghidupkan perekonomian, salah satunya melalui UMKM," katanya.
Minggus juga mengingatkan para pelaku UMKM agar memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk mereka agar mampu bersaing di pasar yang semakin luas.
Melalui kegiatan Seminar dan Talkshow ini, Minggus berharap para pelaku UMKM memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengembangan usaha mereka.
Selain seminar dan talkshow, peserta juga mendapatkan layanan konsultasi bisnis, pembuatan desain usaha gratis, serta pameran produk UMKM.
"Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," jelasnya.
Seminar bertajuk "Injourney Airports UMKM Naik Kelas" tersebut dilaksanakan di ruang pola kantor Bupati Maros dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Maros melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).
Sementara itu, Bupati Maros AS Chaidir Syam berharap, UMKM di Kabupaten Maros terus berkembang seiring dengan keberadaan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang dinilai dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
"Harapannya UMKM di Kabupaten Maros terus bergerak dan berkembang. Keberadaan bandara juga menjadi dorongan besar agar UMKM bisa semakin maju," lanjutnya.
Terkait keterlibatan sektor swasta, mantan Ketua DPRD Maros ini berharap seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Maros dapat ikut ambil bagian dalam mendukung UMKM lokal.
"Harapannya seluruh perusahaan bisa ikut mensupport dan mendukung kegiatan UMKM. Saat ini jumlah UMKM kita hampir mencapai 30.000 unit," katanya.
AS Chaidir Syam sangat mengapresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia atas komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM di Maros.
"Jumlah UMKM di Kabupaten Maros saat ini sekitar 30.000 unit. Kami terus mendorong masyarakat untuk berkembang melalui UMKM. Seminar seperti ini sangat dibutuhkan untuk membuka wawasan agar UMKM tetap mampu bersaing," ujar Chaidir.
(MAN)
Berita Terkait
Ekbis
Pertamina Sulawesi Bekali UMKM Perkuat Literasi Keuangan & Akses Permodalan
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah.
Selasa, 30 Jun 2026 21:35
Ekbis
BSI Apresiasi Penempatan SAL, Siap Perkuat Pembiayaan Produktif
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan yang menempatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sektor perbankan.
Selasa, 30 Jun 2026 07:37
Ekbis
Dukung Ekonomi Lokal, Pertamina Fasilitasi UMKM di Ajang 'Bola Gembira'
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Kamis, 25 Jun 2026 21:41
Ekbis
BEST 1 Makassar Himpun Lebih dari 1.000 UMKM, Dorong Pengusaha Lokal Naik Kelas
Lebih dari 1.000 pelaku UMKM dan pengusaha Muslim dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan hingga kawasan Indonesia Timur menghadiri Business Excellence Summit and Talk (BEST) 1 Makassar.
Senin, 22 Jun 2026 15:58
Makassar City
Makassar Siapkan Forum Bisnis IGS 2026, Libatkan UMKM Berorientasi Ekspor
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Indonesia Global Summit (IGS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Juni 2026.
Selasa, 16 Jun 2026 17:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Bubarkan Monev Setelah Kepala Dinas Ramai-Ramai Tidak Hadir
2
Mahasiswa Jadi Korban Penikaman di Tamangapa, Tiga Pelaku Diburu Polisi
3
Hasil Rekapitulasi PDPB, KPU Barru Tetapkan 144.680 Pemilih pada Triwulan II 2026
4
Ruas Pangkajene-Rappang di Kabupaten Sidrap Dipacu Rampung
5
Kallafriends Reopening Booth di MaRI, Hadirkan Keseruan Pesta Bola Dunia 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Bubarkan Monev Setelah Kepala Dinas Ramai-Ramai Tidak Hadir
2
Mahasiswa Jadi Korban Penikaman di Tamangapa, Tiga Pelaku Diburu Polisi
3
Hasil Rekapitulasi PDPB, KPU Barru Tetapkan 144.680 Pemilih pada Triwulan II 2026
4
Ruas Pangkajene-Rappang di Kabupaten Sidrap Dipacu Rampung
5
Kallafriends Reopening Booth di MaRI, Hadirkan Keseruan Pesta Bola Dunia 2026