Kapolres Jeneponto Tanggung Biaya Pengobatan Balita Tumor Mata
Sabtu, 14 Feb 2026 16:48
Kapolres Polres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki memberikan biaya pengobatan kepada orang tua, Waiz Saputra (3), bocah penderita tumor mata. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Kapolres Polres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, menanggung seluruh biaya pengobatan balita penderita tumor mata, Waiz Saputra (3), warga Kampung Garonggong, Desa Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.
Keputusan tersebut diambil setelah Kapolres menerima laporan masyarakat terkait kondisi kesehatan Waiz yang membutuhkan penanganan medis segera. Pada Sabtu, 14 Februari 2026, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Jeneponto Ny. Ratih Haryo mengunjungi langsung rumah keluarga balita tersebut.
Waiz merupakan putra pasangan Nazaruddin (36) dan Risnawati (31). Ia diketahui menderita tumor pada mata sebelah kanan dengan kondisi yang memprihatinkan.
Turut mendampingi dalam kunjungan itu antara lain Kapolsek Bangkala AKP Saifullah, Camat Bangkala Barat Andi Ijo Paramisang, Kasi Pengawasan AKP Mahyuddin, Kasi Humas AKP Kaharuddin, serta Kasi Dokkes Ipda Amirullah bersama Tim Dokkes Polres Jeneponto.
AKBP Haryo Basuki menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan respons cepat atas informasi yang diterimanya dari masyarakat. Selain memberikan bantuan sosial, ia juga memastikan Waiz segera mendapat penanganan medis lanjutan.
"Setelah saya mendapat informasi dari masyarakat tentang kondisi ananda Waiz, saya memutuskan untuk datang langsung melihat keadaannya. Alhamdulillah, kami bisa hadir di sini untuk memberikan dukungan moril dan materiil," ujar AKBP Haryo Basuki.
Dalam kesempatan itu, Kapolres memerintahkan tim Dokkes untuk membawa Waiz menjalani pengobatan lanjutan di salah satu klinik kesehatan di Kecamatan Binamu. Ia juga menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan secara pribadi agar keluarga tidak terbebani secara finansial.
"Saya sudah perintahkan tim Dokkes untuk membawa Waiz berobat. Biayanya akan saya tanggung. Yang penting anak ini segera tertangani. Kita tidak ingin melihat anak sekecil ini harus menderita lebih lama," tegas Kapolres penuh empati.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah kecamatan setempat. Camat Bangkala Barat, Andi Ijo Paramisang, menilai tindakan Kapolres sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.
"Ini luar biasa. Bukan hanya datang menjenguk, tapi beliau langsung turun tangan membawa anak ini ke klinik dan membiayai pengobatannya. Ini bukti nyata bahwa Polri hadir di tengah masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, orang tua Waiz menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
"Terima kasih Bapak Kapolres. Kami tidak tahu harus berkata apa. Ini berkah bagi keluarga kami. Semoga Bapak dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan," ucap Nazaruddin terbata-bata.
AKBP Haryo Basuki menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk perhatian Polres Jeneponto kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik dalam persoalan hukum maupun kemanusiaan.
"Polisi adalah sahabat masyarakat. Kami ingin hadir di setiap kesulitan warga, baik itu masalah hukum maupun persoalan kemanusiaan seperti ini. Semoga Waiz lekas sembuh dan bisa tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya," pungkas Kapolres.
Keputusan tersebut diambil setelah Kapolres menerima laporan masyarakat terkait kondisi kesehatan Waiz yang membutuhkan penanganan medis segera. Pada Sabtu, 14 Februari 2026, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Jeneponto Ny. Ratih Haryo mengunjungi langsung rumah keluarga balita tersebut.
Waiz merupakan putra pasangan Nazaruddin (36) dan Risnawati (31). Ia diketahui menderita tumor pada mata sebelah kanan dengan kondisi yang memprihatinkan.
Turut mendampingi dalam kunjungan itu antara lain Kapolsek Bangkala AKP Saifullah, Camat Bangkala Barat Andi Ijo Paramisang, Kasi Pengawasan AKP Mahyuddin, Kasi Humas AKP Kaharuddin, serta Kasi Dokkes Ipda Amirullah bersama Tim Dokkes Polres Jeneponto.
AKBP Haryo Basuki menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan respons cepat atas informasi yang diterimanya dari masyarakat. Selain memberikan bantuan sosial, ia juga memastikan Waiz segera mendapat penanganan medis lanjutan.
"Setelah saya mendapat informasi dari masyarakat tentang kondisi ananda Waiz, saya memutuskan untuk datang langsung melihat keadaannya. Alhamdulillah, kami bisa hadir di sini untuk memberikan dukungan moril dan materiil," ujar AKBP Haryo Basuki.
Dalam kesempatan itu, Kapolres memerintahkan tim Dokkes untuk membawa Waiz menjalani pengobatan lanjutan di salah satu klinik kesehatan di Kecamatan Binamu. Ia juga menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan secara pribadi agar keluarga tidak terbebani secara finansial.
"Saya sudah perintahkan tim Dokkes untuk membawa Waiz berobat. Biayanya akan saya tanggung. Yang penting anak ini segera tertangani. Kita tidak ingin melihat anak sekecil ini harus menderita lebih lama," tegas Kapolres penuh empati.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah kecamatan setempat. Camat Bangkala Barat, Andi Ijo Paramisang, menilai tindakan Kapolres sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.
"Ini luar biasa. Bukan hanya datang menjenguk, tapi beliau langsung turun tangan membawa anak ini ke klinik dan membiayai pengobatannya. Ini bukti nyata bahwa Polri hadir di tengah masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, orang tua Waiz menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
"Terima kasih Bapak Kapolres. Kami tidak tahu harus berkata apa. Ini berkah bagi keluarga kami. Semoga Bapak dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan," ucap Nazaruddin terbata-bata.
AKBP Haryo Basuki menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk perhatian Polres Jeneponto kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik dalam persoalan hukum maupun kemanusiaan.
"Polisi adalah sahabat masyarakat. Kami ingin hadir di setiap kesulitan warga, baik itu masalah hukum maupun persoalan kemanusiaan seperti ini. Semoga Waiz lekas sembuh dan bisa tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya," pungkas Kapolres.
(MAN)
Berita Terkait
News
Plt Kadis Pendidikan Bantaeng Diperiksa Polisi, Istri Ikut Dicecar Soal DPO Air Cabai
Perkembangan kasus penyiraman air cabai di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus bergulir.
Rabu, 07 Okt 2026 10:14
Sulsel
Guru SD Jeneponto jadi Tersangka Penganiayaan Murid
Kasus saling lapor antara guru dan orang tua murid di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terus bergulir.
Rabu, 07 Okt 2026 07:29
News
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Aksesori Tower di Jeneponto
Tim URC Pegasus Satreskrim Polres Jeneponto menangkap Muh. Haikal (44), terduga pelaku pencurian aksesori tower telekomunikasi dengan kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta.
Minggu, 04 Okt 2026 19:10
News
Polisi Panggil Kadisdik Bantaeng Usai DPO Polres Jeneponto Diamankan di Kediamannya
Polisi bakal memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Yusuf, untuk dimintai keterangan terkait penangkapan Ayu Lestari Erang, salah satu buronan kasus dugaan penyiraman air cabai dan pengeroyokan di Kabupaten Jeneponto.
Jum'at, 02 Okt 2026 05:32
News
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
Satu dari tiga orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Jeneponto terkait kasus dugaan penyiraman air cabai dan pengeroyokan, Ayu Lestari Erang, ditangkap di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Kamis, 01 Okt 2026 17:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour