SMA Negeri 5 Jeneponto Dibobol Maling 2 Kali Kepsek Minta Polisi Bertindak

Sabtu, 31 Okt 2026 16:44
SMA Negeri 5 Jeneponto Dibobol Maling 2 Kali Kepsek Minta Polisi Bertindak
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Comment
Share
JENEPONTO - SMA Negeri 5 Jeneponto, di Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang inventaris sekolah dilaporkan hilang setelah aksi pembobolan yang diduga terjadi pada Sabtu malam (31/10/2026).

Kepala SMA Negeri 5 Jeneponto, H. Ali Said, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (31/10/2026).

"Assalamualaikum, ada lagi pencuri di sekolah. Banyak barang-barang yang diambil tadi malam," tulis Ali Said.

Ali Said memperkirakan pelaku menggunakan mobil untuk mengangkut barang-barang hasil curian. Dugaan tersebut muncul karena sejumlah barang yang hilang berukuran besar dan cukup banyak.

"Pakе mobil ini, barang-barang besar. Mixer, LCD, speaker, kabel baru dua rol, alat-alat satu peti, dan masih banyak lagi," ungkapnya.

Ali Said juga mengungkapkan bahwa pelaku diduga memutus kabel jaringan kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lingkungan sekolah.

Meski demikian, pihak sekolah meyakini rekaman kamera pengawas masih dapat membantu mengidentifikasi pelaku sebelum jaringan CCTV terputus.

"Naputus CCTV, tapi pasti bisa dilihat sebelum putus," jelas Ali Said.

Ali Said berharap pihak kepolisian, khususnya Polres Jeneponto, dapat menangani kasus tersebut secara serius dan segera mengungkap identitas serta menangkap para pelaku.

Pasalnya, aksi pencurian di SMA Negeri 5 Jeneponto bukan kali pertama terjadi. Peristiwa serupa sebelumnya juga pernah menimpa sekolah tersebut.

"Ini aksi pencurian kedua kalinya terjadi di SMA 5 Jeneponto, tapi sampai sekarang belum ada pelaku yang berhasil ditangkap," ungkap Ali Said.

Pihak sekolah berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan keamanan lingkungan pendidikan dapat terjaga.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian setempat.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru