Digigit Anjing Liar, 6 Warga di Maros Dilarikan ke Puskesmas
Kamis, 07 Mei 2026 13:13
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Enam warga di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, menjadi korban gigitan anjing liar yang terjadi pada Rabu malam hingga Kamis pagi (7/5/2026).
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Camba. Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu korban masih menjalani perawatan di unit gawat darurat (UGD).
Kepala Puskesmas Camba, Fitriani, mengatakan kasus pertama terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.
Korban berinisial H saat itu sedang berjalan menuju masjid untuk melaksanakan salat Isya ketika tiba-tiba diserang seekor anjing liar.
“Tiba-tiba seekor anjing menyerang dan menggigit lutut kanan pasien, kemudian kembali menyerang lengan kanan, serta bagian kepala di belakang telinga kiri,” katanya.
Korban kemudian dilarikan anaknya ke Puskesmas Camba dan tiba sekitar pukul 19.10 Wita untuk mendapatkan penanganan medis.
Tak lama berselang, sekitar pukul 19.12 Wita, Puskesmas kembali menerima pasien berinisial A dengan luka akibat gigitan anjing.
Fitriani menjelaskan, korban saat itu sedang membuka pintu rumah samping di Lingkungan Gattareng dalam kondisi gelap.
“Seekor anjing tiba-tiba melompat dan menggigit tangan kanan pasien. Pasien terjatuh, kemudian anjing tersebut kembali menggigit bagian lutut,” ujarnya.
Korban kemudian menuju Puskesmas Camba didampingi ayahnya untuk mendapatkan perawatan.
Lima menit kemudian, pasien berinisial F juga datang ke Puskesmas dengan kondisi serupa. Korban diketahui sedang bermain di sekitar Pasar Rakyat Tobonggae, Lingkungan Gattareng, sekitar pukul 19.00 Wita.
“Tiba-tiba seekor anjing menyerang dan menggigit bagian bibir atas, kemudian kembali menyerang dan menggigit betis kiri,” jelasnya.
Korban lalu dibawa keluarganya ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
Kemudian, pada Kamis (7/5/2026) pagi sekitar pukul 06.18 Wita, seorang warga berinisial G datang ke Puskesmas Camba setelah diserang saat jogging di wilayah Mallisu, tepatnya di Tangkuli, depan Toko Putu Camba, Kelurahan Cempaniga.
“Secara tiba-tiba pasien diserang seekor anjing,” ujarnya.
Anjing tersebut pertama kali menggigit tangan kiri korban pada bagian pergelangan.
“Selanjutnya anjing kembali menggigit tangan kanan pada bagian tengah antara ibu jari dan jari telunjuk. Saat pasien berusaha melakukan perlawanan, dia kembali mengalami gigitan pada bagian betis kanan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus, mengatakan saat ini masih ada satu pasien yang menjalani perawatan di UGD.
Ia menyebut para korban terdiri atas tiga orang dewasa, dua lansia, dan satu anak-anak. Yunus memastikan anjing yang menyerang warga merupakan anjing liar.
Ia menambahkan seluruh korban telah mendapatkan vaksin rabies sesuai prosedur penanganan medis.
Mantan Kepala Puskesmas Bantimurung itu menjelaskan korban gigitan anjing wajib menjalani suntik vaksin rabies sebanyak tiga kali.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gigitan anjing.
“Kalau ada warga yang digigit anjing agar segera dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan penanganan medis dan suntik vaksin rabies,” tutupnya.
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Camba. Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu korban masih menjalani perawatan di unit gawat darurat (UGD).
Kepala Puskesmas Camba, Fitriani, mengatakan kasus pertama terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.
Korban berinisial H saat itu sedang berjalan menuju masjid untuk melaksanakan salat Isya ketika tiba-tiba diserang seekor anjing liar.
“Tiba-tiba seekor anjing menyerang dan menggigit lutut kanan pasien, kemudian kembali menyerang lengan kanan, serta bagian kepala di belakang telinga kiri,” katanya.
Korban kemudian dilarikan anaknya ke Puskesmas Camba dan tiba sekitar pukul 19.10 Wita untuk mendapatkan penanganan medis.
Tak lama berselang, sekitar pukul 19.12 Wita, Puskesmas kembali menerima pasien berinisial A dengan luka akibat gigitan anjing.
Fitriani menjelaskan, korban saat itu sedang membuka pintu rumah samping di Lingkungan Gattareng dalam kondisi gelap.
“Seekor anjing tiba-tiba melompat dan menggigit tangan kanan pasien. Pasien terjatuh, kemudian anjing tersebut kembali menggigit bagian lutut,” ujarnya.
Korban kemudian menuju Puskesmas Camba didampingi ayahnya untuk mendapatkan perawatan.
Lima menit kemudian, pasien berinisial F juga datang ke Puskesmas dengan kondisi serupa. Korban diketahui sedang bermain di sekitar Pasar Rakyat Tobonggae, Lingkungan Gattareng, sekitar pukul 19.00 Wita.
“Tiba-tiba seekor anjing menyerang dan menggigit bagian bibir atas, kemudian kembali menyerang dan menggigit betis kiri,” jelasnya.
Korban lalu dibawa keluarganya ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
Kemudian, pada Kamis (7/5/2026) pagi sekitar pukul 06.18 Wita, seorang warga berinisial G datang ke Puskesmas Camba setelah diserang saat jogging di wilayah Mallisu, tepatnya di Tangkuli, depan Toko Putu Camba, Kelurahan Cempaniga.
“Secara tiba-tiba pasien diserang seekor anjing,” ujarnya.
Anjing tersebut pertama kali menggigit tangan kiri korban pada bagian pergelangan.
“Selanjutnya anjing kembali menggigit tangan kanan pada bagian tengah antara ibu jari dan jari telunjuk. Saat pasien berusaha melakukan perlawanan, dia kembali mengalami gigitan pada bagian betis kanan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus, mengatakan saat ini masih ada satu pasien yang menjalani perawatan di UGD.
Ia menyebut para korban terdiri atas tiga orang dewasa, dua lansia, dan satu anak-anak. Yunus memastikan anjing yang menyerang warga merupakan anjing liar.
Ia menambahkan seluruh korban telah mendapatkan vaksin rabies sesuai prosedur penanganan medis.
Mantan Kepala Puskesmas Bantimurung itu menjelaskan korban gigitan anjing wajib menjalani suntik vaksin rabies sebanyak tiga kali.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gigitan anjing.
“Kalau ada warga yang digigit anjing agar segera dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan penanganan medis dan suntik vaksin rabies,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar