Didukung Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Rp16 Miliar, Jembatan Salujambu Segera Dilintasi Warga
Sabtu, 01 Agu 2026 11:12
Jembatan Salujambu yang berada di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, dan menghubungkan wilayah Kabupaten Luwu dengan Kabupaten Luwu Utara, menunjukkan progres signifikan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Jembatan Salujambu yang berada di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, dan menghubungkan wilayah Kabupaten Luwu dengan Kabupaten Luwu Utara, menunjukkan progres signifikan dan tak lama lagi dapat dilintasi masyarakat.
Sebelumnya, kondisi infrastruktur penghubung di wilayah Salujambu belum mampu memberikan akses yang optimal bagi mobilitas masyarakat. Karena itu, pembangunan jembatan ini dapat memperlancar arus transportasi dan mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat di wilayah Luwu dan Luwu Utara.
Pembangunan Jembatan Salujambu merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu pada tahun 2025 senilai Rp16 miliar.
Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp13 miliar dialokasikan untuk pembangunan Jembatan Salujambu. Jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 70 meter dan lebar 4 meter tersebut kini dalam tahap perampungan pembangunan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, mengatakan hingga 30 Juli 2026, progres pembangunan Jembatan Salujambu terus berjalan.
"Jembatan penghubung dengan konstruksi beton bertulang sudah tuntas dan siap difungsikan," kata Ikhsan, Jumat (31/7/2026).
Sementara itu, untuk jembatan dengan konstruksi rangka baja, progres pembangunan rangka utama telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan tuntas pada 1 Agustus 2026.
Selanjutnya, pekerjaan pemasangan bondek dan pembesian plat ditargetkan selesai pada 11 Agustus 2026. Kemudian, pengecoran plat jembatan ditargetkan rampung pada 12 Agustus 2026.
Adapun pekerjaan pasangan batu dan timbunan oprit jembatan ditargetkan selesai pada 26 Agustus 2026. Tahap akhir berupa penyempurnaan dan pembersihan ditargetkan rampung pada 31 Agustus 2026.
“Jembatan ini dapat mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut,” jelasnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel berkat bantuan keuangan dari provinsi sehingga jembatan ini tidak lama lagi bisa difungsikan oleh masyarakat,” pungkas Ikhsan.
Sebelumnya, kondisi infrastruktur penghubung di wilayah Salujambu belum mampu memberikan akses yang optimal bagi mobilitas masyarakat. Karena itu, pembangunan jembatan ini dapat memperlancar arus transportasi dan mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat di wilayah Luwu dan Luwu Utara.
Pembangunan Jembatan Salujambu merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu pada tahun 2025 senilai Rp16 miliar.
Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp13 miliar dialokasikan untuk pembangunan Jembatan Salujambu. Jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 70 meter dan lebar 4 meter tersebut kini dalam tahap perampungan pembangunan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, mengatakan hingga 30 Juli 2026, progres pembangunan Jembatan Salujambu terus berjalan.
"Jembatan penghubung dengan konstruksi beton bertulang sudah tuntas dan siap difungsikan," kata Ikhsan, Jumat (31/7/2026).
Sementara itu, untuk jembatan dengan konstruksi rangka baja, progres pembangunan rangka utama telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan tuntas pada 1 Agustus 2026.
Selanjutnya, pekerjaan pemasangan bondek dan pembesian plat ditargetkan selesai pada 11 Agustus 2026. Kemudian, pengecoran plat jembatan ditargetkan rampung pada 12 Agustus 2026.
Adapun pekerjaan pasangan batu dan timbunan oprit jembatan ditargetkan selesai pada 26 Agustus 2026. Tahap akhir berupa penyempurnaan dan pembersihan ditargetkan rampung pada 31 Agustus 2026.
“Jembatan ini dapat mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut,” jelasnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel berkat bantuan keuangan dari provinsi sehingga jembatan ini tidak lama lagi bisa difungsikan oleh masyarakat,” pungkas Ikhsan.
(GUS)
Berita Terkait
News
MPDN Kota Makassar Periksa Protokol Notaris, Pastikan Keautentikan Akta Terjaga
Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kota Makassar melaksanakan Pemeriksaan Berkala Protokol Notaris di wilayah hukumnya selama periode 8-23 September 2026.
Rabu, 23 Sep 2026 15:12
News
Matangkan Pelaksanaan SKD Poltekpin 2026, 132 Peserta Siap Ikuti Seleksi
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mematangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia
Selasa, 22 Sep 2026 19:28
News
Tekankan Prinsip HAM Pembentukan Ranperda Ketenteraman dan Ketertiban Umum Bantaeng
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Bantaeng
Selasa, 22 Sep 2026 06:49
News
Kemenkum Sulsel Ikuti Rapat Persiapan Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti arahan dan persiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) di lingkungan Kementerian Hukum Tahun Anggaran
Senin, 21 Sep 2026 18:58
News
Perkuat Ekosistem Paten untuk Dorong Kedaulatan Teknologi
Indonesia saat ini menguasai sekitar 25 persen pangsa paten di kawasan ASEAN. Namun, kontribusi ekonomi dari pemanfaatan paten tersebut masih sangat kecil, hanya sekitar 0,08 persen.
Minggu, 20 Sep 2026 21:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
3
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
3
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban