4 Paket MYP Sulsel Tertinggal, Muhammad Sadar Desak Percepatan Pengerjaan
Kamis, 01 Okt 2026 15:38
Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, menyoroti progres pengerjaan proyek Multiyears Project (MYP) Pemprov Sulsel yang belum mencapai target pada sebagian besar paket pekerjaan hingga September 2026.
Dari enam paket MYP, baru paket III dan VI yang mencatat realisasi melampaui target. Sementara empat paket lainnya masih berada di bawah progres yang direncanakan.
Muhammad Sadar mengingatkan agar pelaksanaan proyek segera dipacu sesuai kesepakatan antara Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel dengan rekanan pemenang tender.
Menurut legislator fraksi NasDem DPRD Sulsel itu, percepatan diperlukan agar pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kami berharap seluruh rekanan bisa lebih mengoptimalkan pekerjaan di lapangan. Kesepakatan dan target yang sudah ditetapkan bersama perlu menjadi perhatian agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana,” jelas Sadar, saat rapat kerja bersama pemenang tender paket MYP, di ruang Komisi D DPRD Sulsel, Kamis (1/10/2026).
Berdasarkan data progres hingga September 2026, Paket I dengan panjang penanganan 300,24 kilometer ditargetkan mencapai 42,66 persen, namun realisasinya baru 40,99 persen.
Paket II sepanjang 209,38 kilometer mencatat target 36,703 persen dengan realisasi 27,839 persen. Sementara Paket III sepanjang 254,85 kilometer melampaui target 31,276 persen dengan realisasi 37,833 persen.
Adapun Paket IV sepanjang 286,80 kilometer ditargetkan mencapai 19,8 persen, tetapi realisasinya baru 16,23 persen. Paket V sepanjang 218,75 kilometer mencatat realisasi 26,38 persen dari target 26,976 persen.
Paket VI sepanjang 157,49 kilometer menjadi paket dengan realisasi yang melampaui target, yakni 10,44 persen dari target 4,45 persen.
Sadar berharap capaian tersebut menjadi perhatian bersama, terutama bagi paket yang masih tertinggal dari target. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara dinas terkait dan pihak pelaksana agar kendala di lapangan dapat segera ditangani.
“Yang terpenting, progres pekerjaan terus dipantau dan kendala yang ada segera dicarikan solusi. Kami ingin manfaat pembangunan ini bisa dirasakan masyarakat sesuai waktu yang direncanakan,” tuturnya.
Salah satu kendala yang turut memengaruhi keterlambatan pengerjaan, menurut Sadar, adalah kenaikan harga aspal. Ia menyebut harga aspal yang sebelumnya sekitar Rp9 juta per metrik ton kini meningkat menjadi Rp17 juta per metrik ton.
Kondisi tersebut akan menjadi perhatian DPRD Sulsel. Sadar mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya berencana memanggil distributor aspal di Sulawesi Selatan untuk meminta penjelasan mengenai penyebab kenaikan harga tersebut.
"Jadi Insyaallah dalam waktu dekat kami DPRD Sulsel akan memanggil distributor aspal di Sulsel, terkait apa penyebab sehingga harga aspal ini melambung tinggi," tutup Sadar.
Dari enam paket MYP, baru paket III dan VI yang mencatat realisasi melampaui target. Sementara empat paket lainnya masih berada di bawah progres yang direncanakan.
Muhammad Sadar mengingatkan agar pelaksanaan proyek segera dipacu sesuai kesepakatan antara Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel dengan rekanan pemenang tender.
Menurut legislator fraksi NasDem DPRD Sulsel itu, percepatan diperlukan agar pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kami berharap seluruh rekanan bisa lebih mengoptimalkan pekerjaan di lapangan. Kesepakatan dan target yang sudah ditetapkan bersama perlu menjadi perhatian agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana,” jelas Sadar, saat rapat kerja bersama pemenang tender paket MYP, di ruang Komisi D DPRD Sulsel, Kamis (1/10/2026).
Berdasarkan data progres hingga September 2026, Paket I dengan panjang penanganan 300,24 kilometer ditargetkan mencapai 42,66 persen, namun realisasinya baru 40,99 persen.
Paket II sepanjang 209,38 kilometer mencatat target 36,703 persen dengan realisasi 27,839 persen. Sementara Paket III sepanjang 254,85 kilometer melampaui target 31,276 persen dengan realisasi 37,833 persen.
Adapun Paket IV sepanjang 286,80 kilometer ditargetkan mencapai 19,8 persen, tetapi realisasinya baru 16,23 persen. Paket V sepanjang 218,75 kilometer mencatat realisasi 26,38 persen dari target 26,976 persen.
Paket VI sepanjang 157,49 kilometer menjadi paket dengan realisasi yang melampaui target, yakni 10,44 persen dari target 4,45 persen.
Sadar berharap capaian tersebut menjadi perhatian bersama, terutama bagi paket yang masih tertinggal dari target. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara dinas terkait dan pihak pelaksana agar kendala di lapangan dapat segera ditangani.
“Yang terpenting, progres pekerjaan terus dipantau dan kendala yang ada segera dicarikan solusi. Kami ingin manfaat pembangunan ini bisa dirasakan masyarakat sesuai waktu yang direncanakan,” tuturnya.
Salah satu kendala yang turut memengaruhi keterlambatan pengerjaan, menurut Sadar, adalah kenaikan harga aspal. Ia menyebut harga aspal yang sebelumnya sekitar Rp9 juta per metrik ton kini meningkat menjadi Rp17 juta per metrik ton.
Kondisi tersebut akan menjadi perhatian DPRD Sulsel. Sadar mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya berencana memanggil distributor aspal di Sulawesi Selatan untuk meminta penjelasan mengenai penyebab kenaikan harga tersebut.
"Jadi Insyaallah dalam waktu dekat kami DPRD Sulsel akan memanggil distributor aspal di Sulsel, terkait apa penyebab sehingga harga aspal ini melambung tinggi," tutup Sadar.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
PAN Sulsel Target 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Provinsi di Pileg 2029
Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi mematok target tinggi usai dilantik untuk periode kelimanya memimpin partai ini. Ia dikukuhkan langsung oleh Ketum DPP Zulkifli Hasan di Makassar pada Rabu (7/10/2026).
Rabu, 07 Okt 2026 18:16
News
PLN Komitmen Hak Pelanggan Terpenuhi, Verifikasi Gangguan Dilakukan Secara Akuntabel
PT PLN (Persero) terus memastikan pemenuhan hak pelanggan dalam menyikapi kondisi kelistrikan yang terjadi di Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Rabu, 07 Okt 2026 16:41
News
Usai Drainase Rampung, 800 Meter Jalan Aroepala Makassar Diaspal Lapis Kedua
Sebagian Jalan Aroepala di Kota Makassar akan kembali diaspal melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pengaspalan lapis kedua ini akan dilakukan usai pengerjaan drainase rampung.
Kamis, 01 Okt 2026 10:51
News
Ratusan Ojol Datangi DPRD Sulsel, Tolak Perubahan Status Mitra Menjadi Pekerja
Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Aliansi Ojol Bersatu Sulawesi Selatan mendatangi Kantor DPRD Sulsel, Jumat (25/9/2026).
Jum'at, 25 Sep 2026 20:51
Sulsel
Komisi E DPRD Sulsel Soroti Minimnya Anggaran Perlindungan Perempuan dan Anak
Komisi E DPRD Sulsel mendorong DP3A-Dalduk KB Sulsel untuk membangun koordinasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Sulsel membahas program yang dianggap mendesak dan penting.
Rabu, 23 Sep 2026 17:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrat Pinrang Bocorkan 7 DPC yang Sudah Komitmen Dukung Appi di Musda
2
Bela Bahlil, Ketua Golkar Sulsel Sebut Penilaian CELIOS Tidak Objektif & Abaikan Kondisi Geopolitik
3
Kualitas Udara Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
4
Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel Resmi Dibuka, Kader Baru Bisa Langsung Maju
5
Pemkot Makassar-Pertamina Rumuskan Skema Baru Distribusi BBM Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrat Pinrang Bocorkan 7 DPC yang Sudah Komitmen Dukung Appi di Musda
2
Bela Bahlil, Ketua Golkar Sulsel Sebut Penilaian CELIOS Tidak Objektif & Abaikan Kondisi Geopolitik
3
Kualitas Udara Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
4
Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel Resmi Dibuka, Kader Baru Bisa Langsung Maju
5
Pemkot Makassar-Pertamina Rumuskan Skema Baru Distribusi BBM Subsidi