2.336 Hektare Sawah di Maros Terendam Banjir, Tersebar di 8 Kecamatan
Rabu, 15 Feb 2023 17:13
Ribuan hektare sawah di Kabupaten Maros terendam banjir, tersebar di delapan kecamatan. Foto/Ilustrasi/iStockphoto
MAROS - Sebanyak 2.336 hektare sawah di Kabupaten Maros terendam banjir sejak Senin (13/2/2023). Hal ini disampaikan kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Agustam pada Rabu (15/2/2023).
"Total 2.336 hektar sawah yang terdampak. Tersebar di 8 kecamatan yakni, Moncongloe, Bontoa, Bantimurung, Turikale, Maros Baru, Lau, Simbang dan Tanralili," kata dia.
Agustam menyebutkan, kecamatan dengan lahan persawahan yang banyak terendam adalah Turikale, Maros Baru dan Bantimurung.
"Ada tiga wilayah yang terdampak cukup parah yakni Turikale 589 hektar, Maros Baru 568 hektare dan Bantimurung 375 hektar " terangnya.
Dia melanjutkan pihaknya belum bisa memastikan berapa luas lahan yang gagal panen.
"Sekarang masih status tergenang, 3-7 hari ke depan kita lagi perkembangannya, mudah-mudahan cepat surut agar tidak puso," ucapnya.
Diketahui, selain area persawahan, sejumlah rumah dan bangunan sekolah juga terdampak banjir kali ini. Bahkan area jalan poros maupun penghubung antar kecamatan juga dilaporkan sempat tergenang air.
Kepala BPBD Maros, Fadli, mengungkapkan hingga saat ini belum ada warga yang dievakuasi ke posko induk di Kantor BPBD Maros.
Sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing atau mengungsi ke rumah keluarganya. "Kalau di posko induk belum ada. Tapi yang ada tadi malam 14 warg di kalabbirang diungsikan ke kantor camat Bantimurung," ujarnya.
Dia menyebutkan, pemerintah daerah memang sudah menginstruksikan kepada pemerintah desa hingga kecamatan untuk menyediakan posko tanggap bencana. "Yang lokasinya di tempa yang dianggap aman bila ternjadi banjir," tutupnya.
"Total 2.336 hektar sawah yang terdampak. Tersebar di 8 kecamatan yakni, Moncongloe, Bontoa, Bantimurung, Turikale, Maros Baru, Lau, Simbang dan Tanralili," kata dia.
Agustam menyebutkan, kecamatan dengan lahan persawahan yang banyak terendam adalah Turikale, Maros Baru dan Bantimurung.
"Ada tiga wilayah yang terdampak cukup parah yakni Turikale 589 hektar, Maros Baru 568 hektare dan Bantimurung 375 hektar " terangnya.
Dia melanjutkan pihaknya belum bisa memastikan berapa luas lahan yang gagal panen.
"Sekarang masih status tergenang, 3-7 hari ke depan kita lagi perkembangannya, mudah-mudahan cepat surut agar tidak puso," ucapnya.
Diketahui, selain area persawahan, sejumlah rumah dan bangunan sekolah juga terdampak banjir kali ini. Bahkan area jalan poros maupun penghubung antar kecamatan juga dilaporkan sempat tergenang air.
Kepala BPBD Maros, Fadli, mengungkapkan hingga saat ini belum ada warga yang dievakuasi ke posko induk di Kantor BPBD Maros.
Sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing atau mengungsi ke rumah keluarganya. "Kalau di posko induk belum ada. Tapi yang ada tadi malam 14 warg di kalabbirang diungsikan ke kantor camat Bantimurung," ujarnya.
Dia menyebutkan, pemerintah daerah memang sudah menginstruksikan kepada pemerintah desa hingga kecamatan untuk menyediakan posko tanggap bencana. "Yang lokasinya di tempa yang dianggap aman bila ternjadi banjir," tutupnya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Bea Cukai Sulbagtara Salurkan Bantuan Korban Banjir di Sulawesi Utara
Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam di Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara
Kamis, 15 Jan 2026 20:07
Sulsel
Bupati Luwu Timur Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Ketua TP PKK Lutim, dr Ani Nurbani, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/26).
Minggu, 04 Jan 2026 11:52
News
15.000 Hunian untuk Warga Terdampak Bencana Ditarget Rampung Tiga Bulan
Sebanyak 15.000 unit hunian untuk warga yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatera ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan.
Minggu, 28 Des 2025 19:26
News
Tim Medis Sulsel dan Andalan Peduli Diberi Apresiasi Usai Misi Kemanusiaan di Aceh
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Tim Medis Pemprov Sulsel yang menjalan tugas di Sumatera dan Aceh dalam tanggap darurat bencana.
Jum'at, 19 Des 2025 13:07
News
UMI Dirikan Posko Kesehatan Pertama di Aek Manis, Wilayah Terisolasi Longsor
Tim Medis Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, kembali melanjutkan misi kemanusiaan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Desa Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara,
Sabtu, 13 Des 2025 21:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
2
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
3
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
4
Gubernur Fakhiri Dukung Pembangunan Kantor Klasis Port Numbay dengan Bantuan Rp3 Miliar
5
Opus Ramadhan Hadir Lagi, Rektor Unismuh Jadi Narasumber Utama
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
2
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
3
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
4
Gubernur Fakhiri Dukung Pembangunan Kantor Klasis Port Numbay dengan Bantuan Rp3 Miliar
5
Opus Ramadhan Hadir Lagi, Rektor Unismuh Jadi Narasumber Utama